
Keesokan harinya setelah sarapan di hotel, Rama membawa Nayra dan Kyara jalan-jalan ke Colosseum. Colosseum adalah ampiteater Roma 3 tingkat monumental yang dulu digunakan untuk arena gladiator. Mereka pun berfoto ria di depan bangunan tersebut.
Setelah puas, mereka pun menuju Roman Forum dan Capitol.
Mereka juga menyempatkan untuk membeli gelato (es krim) yang selalu ada di mana-mana. Harganya tergantung ukuran cup, 1,2, atau 3 euro. Buah-buahan yang mereka pakai adalah asli dan tanpa pengawet.
"Enak nggak sayang es krimnya?" tanya Nayra kepada Kyara yang tengah menikmati es krimnya.
"Enak Mah"
Kyara sampai ketagihan. Setiap ada yang jual, dia pasti merengek minta dibelikan.
Kemudian mereka menuju ke Piazza di Spagna dan Fontana della Barcaccia. Dari sana terlihat ratusan anak tangga menuju ke puncak yang dikenal dengan Spanish Steps. Nayra terkagum-kagum melihat keindahan Spanish Steps. Dia pun mengajak Rama untuk menaikinya.
Walaupun menghabisan tenaga, naik hingga paling atas ada reward-nya. Mereka mendapatkan pemandangan luas kota Roma termasuk melihat kubah Basilica Santo Petrus. Kota Roma, seperti beberapa kota di Eropa lainnya, mempunyai keunikan yaitu bangunannya paling cuma 5 lantai. Tidak ada orang yang ingin membangun gedung pencakar langit di sana. Jadi semua rumah akan terlihat seragam, termasuk warna catnya juga seragam yaitu krem atau coklat tanah. Mereka pun menghabiskan waktu untuk berselfie ria di sana.
Saat hari menjelang sore, mereka menuju ke Trevi Fountain, yaitu air mancur tertinggi di Roma dan salah satu air mancur terkenal di dunia. Tempat itu sering digunakan untuk syuting film layar lebar.
"Kiya lihat itu ada air mancur!" seru Nayra sambil menunjuk kolam air mancur di hadapan mereka.
Melihat air mancur, Kyara meronta minta diturunkan dari gendongan papanya. Rama pun menurunkannya. Kyara langsung berlari mendekati kolam tersebut. Rama dan Nayra segera mengikutinya dari belakang.
Mereka bertiga pun menikmati keindahan kolam air mancur tersebut di antara ratusan wisatawan lainnya.
"Sayang, kata orang kalau kita melempar koin ke kolam ini, suatu saat nanti kita akan kembali lagi ke Roma. Apa kamu percaya itu?"
"Aku juga pernah dengar sih Mas, tapi itu kan cuma mitos"
"Tapi nggak ada salahnya kan kalau kita coba?"
"Terserah kamu lah Mas"
Rama pun mengambil beberapa koin dari dompetnya lalu memberikan satu koin kepada Nayra. Kemudian mereka berdua berdiri membelakangi kolam lalu melempar koin tersebut ke belakang.
Melihat itu, Kyara pun merengek minta koin kepada papanya.
"Papah, Kiya juga mau Pah!"
"Kamu juga mau sayang? Ini" Rama pun memberikan satu koin kepada Kyara. Dan Kyara pun langsung menirukan gaya papa dan mamanya. Dia membelakangi kolam lalu melempar koinnya ke belakang. Rama dan Nayra tertawa melihat tingkah Kyara yang begitu lucu dan menggemaskan.
Mereka pun berfoto ria di depan Trevi Fontain. Saat hari mulai gelap, mereka pun kembali ke hotel.
***
__ADS_1
Keesokan harinya mereka check-out dari hotel lalu menuju destinasi selanjutnya, yaitu kota Florence, Pisa dan Venice.
Di Kota Pisa, mereka berkunjung ke menara condong Pisa, salah satu dari keajaiban dunia.
Kota yang paling berkesan buat Nayra adalah Kota Venice karena kota itu terletak di atas permukaan air. Transportasi utama di Venice adalah perahu. Praktis tidak ada jalan raya di atol Venezia ini, semua orang menggunakan perahu, speed boat, gondola, atau menggunakan vaporetto (bus air). Venice juga disebut sebagai kota paling romantis di dunia karena yang datang ke sana rata-rata berpasangan.
Rama membawa Nayra dan Kyara check-in di hotel dengan Grand Canal View yang sangat indah.
"Masya Allah.. bagus banget pemandangannya Mas" ucap Nayra saat berdiri di dekat jendela sambil memperhatikan pemandangan di luar.
Rama Menghampiri Nayra lalu memeluknya dari belakang.
"Apa kamu suka?"
"Suka banget Mas. Aku pengen keliling Venice naik gondola seperti yang di film-film. Pasti sangat menyenangkan"
"Baiklah. Tapi beri aku satu ciuman dulu!" bisik Rama di telinga Nayra.
Nayra pun membalikkan badannya lalu mengecup bibir Rama. Kemudian mereka pun saling berciuman. Kebetulan saat itu Kyara sedang bobo siang.
Setelah Kyara bangun, mereka bertiga pun pergi naik gondola. Gondola adalah perahu kayu yang berbentuk memanjang dan dikayuh oleh seorang laki-laki yang berdiri di bagian belakang. Mereka bertiga duduk sambil menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan. Tidak lupa mereka berselfie ria di atas gondola.
Rute pertama adalah menuju Rialto Bridge. Jembatan tersebut begitu terkenal dalam sejarah karena bentuknya yang sangat unik.
Kyara sangat senang berada di antara banyak merpati. Dia berlari kesana-kemari mengejar merpati-merpati tersebut. Saat Rama memberikan sepotong roti kepada merpati-merpati tersebut, merpati-merpati itu pun langsung berkerumun mendekatinya. Kyara tertawa riang melihatnya. Nayra pun mengabadikan moment tersebut menggunakan kameranya.
***
Puas di Venice, mereka menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Kota Milan.
Milan adalah kota mode dunia. Sebut saja brand-brand-nya yang mendunia seperti Prada, Gucci, Georgio Armani, Dolce and Gabbana, dan lain-lain.
Selain dunia fashion, Milan juga sangat terkenal dengan dunia sepakbola. AC Milan dan Inter Milan adalah dua klub besar yang memiliki penggemar di seluruh dunia. Kedua klub tersebut bermarkas di stadion yang sama yaitu di San Siro.
Rama mengajak Nayra dan Kyara mengunjungi stadion sepak bola di San Siro. Mereka sempat berfoto di ruang ganti para pemain sepak bola AC Milan dan Inter Milan sebelum memasuki tribun.
"Ternyata kamu suka bola ya Mas?"
"Sebenarnya sih nggak terlalu suka. Tapi mumpung kita di Milan, nggak ada salahnya kan kita mampir sebentar"
"Iya bener juga"
Setelah puas mengelilingi stadion, mereka pun menuju destinasi selanjutnya, yaitu Chatedral Duomo di Milano. Duomo ini sudah menjadi icon bagi kota Milan, dan merupakan salah satu Chatedral terbesar di dunia. Di depan Chatedral tersebut juga banyak sekali merpati. Mereka pun berselfie ria di depan Chatedral tersebut.
__ADS_1
Setelah makan siang, mereka pun melanjutkan perjalanan mengitari pusat perbelanjaan di Galleri Vittorio. Ada banyak butik bertebaran di sana, seperti Prada, Gucci, Versace, atau brand internasional seperti Luois Vuitton, Swarovski, atau juga pilihan butik lain seperti Zara, H & M.
Rama mengajak Nayra memasuki butik Prada.
"Sayang, kamu pilih saja mana yang kamu suka!"
"Oh my God! Tapi ini mahal-mahal semua Mas" Nayra terkejut melihat harga yang tertera di setiap barang.
"Nggak pa pa. Kamu pilih saja! Kamu belikan juga buat Mama sama Alina ya!"
"Baiklah"
Nayra pun membeli tiga buah tas Prada untuknya, untuk Alina dan juga Bu Maya.
Setelah itu mereka masuk ke store resminya Ferrari. Kini giliran Rama yang berbelanja. Dia membeli beberapa baju untuknya dan juga untuk papanya.
Puas berbelanja, mereka pun menyempatkan untuk membeli gelato di Cioccolati Italiani sebelum pulang ke hotel. Selain Kyara, ternyata Nayra juga ketagihan dengan es krim yang satu ini karena rasanya memang sangat enak.
"Makan gelato di Italiano, mamma mia lezato!" kata Nayra sambil menikmati es krimnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG......................
Jangan lupa tekan LIKE, komen dan VOTE yang banyak ya setelah membaca..!! Makacii 😘
__ADS_1