
Hari demi hari pun berlalu, dan bulan pun berganti. Tak terasa sudah satu bulan Rama di Singapura. Satu bulan itu bagaikan satu abad untuk Rama dan Nayra.
Tapi di sela-sela kesibukannya, Rama selalu meluangkan waktu untuk melakukan video call kepada Nayra dan Kyara. Dengan melihat wajah istri dan putri kesayangannya walaupun hanya melalui layar ponsel, sudah mampu mengobati rasa rindunya. Biasanya Rama menelpon pada pagi hari dan malam hari menjelang tidur. Ya, dalam sehari Rama biasanya menelpon Nayra paling tidak dua kali.
Tapi malam itu tidak seperti biasanya. Entah kenapa Rama belum juga menelpon Nayra. Padahal sudah hampir tengah malam. Biasanya jam segitu Rama sudah menelponnnya.
Nayra masih fokus di depan laptop mengerjakan skripsinya. Sesekali diliriknya ponsel di sebelah laptopnya.
'Kenapa Mas Rama sampai sekarang belum juga menelponku?' gumamnya dalam hati.
Menit demi menit pun berlalu. Diliriknya jam yang tertera di laptopnya yang sudah menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Nayra makin gelisah. Dia tidak lagi bisa berkonsentrasi mengerjakan skripsinya.
Akhirnya dia pun menutup laptopnya dan memutuskan untuk menelpon Rama. Diraihnya ponsel yang sejak tadi diliriknya berkali-kali. Nayra dengan cepat menghubungi nomor suaminya.
Tut.. Tut.. Tut.. (Menghubungkan)
"Kenapa nggak diangkat? Sebenarnya kamu kemana Mas? Jangan membuatku takut!" gumamnya dengan raut muka penuh kecemasan.
Nayra pun mencoba lagi berkali-kali tapi tetap saja tidak diangkat. Nayra semakin gelisah. Pikirannya kemana-mana. Nayra takut sesuatu yang buruk menimpa suaminya. Tanpa terasa ada kristal bening yang jatuh dari pelupuk matanya. Nayra pun segera beristighfar lalu menengadahkan tangan seraya memanjatkan doa kepada Allah SWT.
"Ya Allah.. lindungilah suamiku dimana pun dia berada. Berikanlah dia keselamatan. Jangan biarkan sesuatu yang buruk menimpanya.. Aamiin"
Karena pikirannya tidak tenang, Nayra pun memutuskan untuk mengambil air wudhu lalu membaca kitab suci. Nayra berharap dengan membaca kitab suci hatinya akan merasa lebih tenang karena dulu ibunya pernah bilang kalau obat hati yang paling mujarab adalah membaca Al-Qur'an disertai dengan maknanya.
Benar apa yang dikatakan Bu Aini. Selesai membaca Al-Qur'an hati dan pikiran Nayra terasa lebih tenang. Tidak segelisah tadi.
Karena hari sudah larut malam, Nayra pun memutuskan untuk tidur. Nayra membaringkan tubuhnya di samping Kyara yang sudah terlelap sejak tadi. Perlahan dikecupnya pipi gadis kecil itu lalu dipeluknya.
__ADS_1
"Sayang.. semoga papa kamu baik-baik saja ya di sana! Mungkin saja dia ketiduran dan nggak sempat menelpon Mama"
Nayra mau berprasangka baik saja kepada Allah. Dia tidak mau membayangkan hal-hal yang buruk. Tak lama kemudian dia pun terlelap dalam tidurnya.
***
Keesokan paginya...
Drrrttt.. drrrrtttt.. drrrrrttt...
Nayra terjaga dari tidurnya begitu mendengar ponselnya bergetar di atas kabinet di samping tempat tidurnya. Dengan segera diraihnya ponsel itu. Mata Nayra terbelalak saat melihat tulisan "My Husband" di layar ponselnya. Segera Nayra meggeser tombolnya dan menempelkan ponsel itu ke daun telinganya.
Nayra : "Assalamu'alaikum Mas. Mas Rama baik-baik saja kan? Kenapa tadi malam tidak menelponku? Aku sangat mengkhawatirkanmu"
Rama : "Wa'alaikumsalam sayang, aku baik-baik saja. Jangan mengkhawatirkanku! Aku cuma ketiduran tadi malam. Mungkin karena terlalu capek. Jadi aku tidak sempat menelponmu. Kebetulan ponselku juga masih aku silent jadi aku nggak dengar waktu kamu menelponku"
Rama : "Enggak sayang. Aku baik-baik saja. Maafkan aku karena sudah membuatmu khawatir ya!"
Nayra : "Alhamdulillah kalau kamu baik-baik saja Mas. Lain kali jangan lupa menelponku! Jangan membuatku khawatir lagi!"
Rama : "Iya sayang. Sekali lagi maaf ya! Kyara mana? Apa dia sudah bangun?"
Nayra : "Kyara masih tidur Mas"
Rama : "Ya sudah kalau begitu aku tutup dulu telponnya ya! Nanti aku telpon lagi. Assalamu'alaikum"
Nayra : "Wa'alaikumsalam"
__ADS_1
Nayra merasa lega setelah Rama menelponnya. Kekhawatirannya pun seketika hilang setelah tau kalau suaminya ternyata baik-baik saja.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG......................
Jangan cuma dibaca doang ya.. tolong tinggalkan jejak LIKE, komen dan VOTE poin sebanyak-banyaknya..!!! ππ
Terima kasih..
__ADS_1