Pengorbanan Nayra

Pengorbanan Nayra
Pengakuan Nayra


__ADS_3

Sore itu Rama pulang lebih awal dari biasanya. Sampai di rumah, Rama langsung masuk ke kamarnya dan menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur tanpa berganti pakaian. Kepalanya terasa pusing. Dia terus saja kepikiran dengan kata-kata Sofia di kantor tadi. Dia berniat bertanya langsung kepada Nayra tapi ternyata Nayra belum pulang dari kampus.


Rama pun memejamkan mata dan berniat untuk tidur agar rasa sakit di kepalanya itu hilang. Tak lama kemudian dia pun terlelap.


Setengah jam kemudian Nayra tiba di rumah. Nayra heran melihat mobil Rama sudah terparkir di garasi.


"Assalamu'alaikum" ucap Nayra kepada Bi Surti yang kebetulan sedang menyapu di teras rumah.


"Wa'alaikumsalam Bu Nayra"


"Apa Mas Rama udah pulang Bi?"


"Sudah Bu"


"Tumben jam segini Mas Rama udah pulang. Sekarang dia dimana Bi?"


"Pak Rama ada di kamarnya Bu. Tadi pulang kerja dia nyariin Bu Nayra"


"Oh ya udah, makasih Bi"


Nayra pun masuk ke dalam rumah lalu menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Ceklek!


Nayra membuka pintu. Dilihatnya Rama sudah tertidur pulas di atas ranjang. Nayra pun berjalan mendekati Rama kemudian duduk di sampingnya.


'Tumben Mas Rama pulang kerja langsung tidur. Apa dia lagi sakit?' Nayra pun meletakkan telapak tangannya di kening Rama.


'Tapi badannya nggak panas. Mungkin Mas Rama kecapekan' pikirnya.


Nayra pun melepaskan sepatu Rama kemudian melepaskan dasinya perlahan. Tapi tiba-tiba saja Rama membuka matanya.


"Mas Rama udah bangun?"


Rama pun duduk lalu menyandarkan punggungnya. Rama menatap Nayra dengan tajam.


"Kamu kenapa Mas? Apa kamu sakit?" tanya Nayra lagi.


"Kepalaku pusing" sahut Rama lirih.


"Apa Mas Rama sudah minum obat?" Nayra terlihat cemas.


Rama menggelengkan kepalanya.


"Kalau gitu aku ambilkan obat dulu ya Mas"


Nayra pun bergegas keluar untuk mengambil obat sakit kepala di kotak P3K dan segelas air putih lalu kembali ke kamar.


"Ini Mas obatnya" Nayra duduk di samping Rama lalu menyerahkan obat dan segelas air itu kepada Rama. Rama pun langsung meminumnya.


"Makasih sayang"


Rama pun meletakkan gelas yang sudah kosong di atas meja.

__ADS_1


"Apa Mas Rama mau makan sesuatu? Biar aku ambilkan"


"Enggak sayang, aku nggak lapar"


"Apa Mas Rama capek? Mau aku pijitin?"


"Nggak usah, nanti saja. Aku mau bicara sesuatu sama kamu"


"Soal apa Mas?"


"Tapi kamu harus menjawabnya dengan jujur!"


"Sebenarnya ada apa Mas? Jangan membuatku penasaran!"


"Apa sebelum menikah denganku kau pernah punya pacar?"


Nayra terkejut mendengar pertanyaan Rama.


'Kenapa tiba-tiba Mas Rama menanyakan soal itu?' batin Nayra.


"Sayang.. tolong jawab pertanyaanku!"


"Emh.. kenapa tiba-tiba kau menanyakan soal itu Mas?" Nayra terlihat gugup.


"Aku cuma ingin tau.. Aku ingin tau segalanya tentang istriku. Tapi kalau kamu nggak mau menjawabnya nggak apa apa. Aku nggak akan memaksamu"


"Emh.. aku.. sebenarnya.. aku pernah punya pacar Mas. Tapi itu kan hanya masa lalu Mas. Buat apa kita bicarakan?"


Deg!


Jantung Nayra makin berdebar kencang karena Rama terus saja bertanya. Nayra makin gugup. Tangannya gemetar. Dia tidak berani menatap Rama ataupun menjawab pertanyaannya.


'Pasti Mas Rama tau sesuatu. Apa Mas Adit sudah menceritakan semuanya pada Mas Rama?' gumam Nayra dalam hati.


Rama pun meraih tangan Nayra lalu menggenggamnya. Rama bisa merasakan tangan Nayra yang gemetaran.


"Sayang, sebuah hubungan akan bertahan jika dilandasi dengan kejujuran dan kepercayaan. Tanpa keduanya sebuah hubungan tidak akan bertahan lama. Cepat atau lambat pasti hubungan itu akan hancur berkeping-keping.."


"Aku nggak mau kamu merahasiakan sesuatu dariku. Karena aku juga nggak merahasiakan apa-apa darimu. Jadi tolong jawab pertanyaanku dengan jujur!"


Nayra tidak bisa mengelak lagi. Dia pun mengumpulkan segenap keberaniannya untuk menceritakan semuanya kepada Rama.


"Sebenarnya sejak kemarin aku mau cerita sama kamu Mas. Tapi aku takut kamu marah"


"Aku nggak akan marah. Sekarang ceritakan padaku!"


"Sebenarnya.. orang yang telah menolongmu dari preman-preman itu adalah.."


"Maksud kamu Aditya?"


"Iya.. Aditya adalah.. Aditya adalah mantan pacarku Mas"


Rama terkejut mendengar pengakuan dari Nayra.

__ADS_1


"Astaghfirullahaladzim.. ternyata benar apa yang dikatakan Sofia"


"Sofia? Memangnya Sofia bilang apa sama kamu Mas?"


"Sofia tadi bilang kalau kamu adalah mantan pacar Aditya. Sofia curiga karena semalam waktu berdansa sama Sofia, Aditya terus saja menatapmu. Dan waktu menyanyi di atas panggung, Aditya selalu melihat ke arahmu. Waktu itu kamu juga menangis kan saat dia menyanyi? Tapi waktu aku tanya, kamu bilang mata kamu kena debu"


"Maafkan aku Mas. Aku nggak bermaksud membohongimu"


"Nayra.. Apa benar kamu sudah meninggalkan Aditya dan menikah denganku?"


Nayra pun menganggukkan kepalanya.


"Ya Tuhan.. kenapa kamu nggak bilang sama aku sebelumnya Nay? Kalau saja waktu itu aku tau kamu sudah punya pacar, aku nggak akan setuju untuk menikahimu Nay"


"Apa yang kau katakan Mas? Pernikahan kita sudah lama terjadi. Kamu nggak perlu menyesalinya!"


"Tapi aku merasa bersalah sama kamu dan juga Aditya Nay. Kalian pasti sangat menderita gara-gara pernikahan ini. Kenapa kau lakukan semua ini Nay? Kenapa kau korbankan kebahagiaanmu sendiri demi aku dan Kyara?"


"Sudahlah Mas. Semuanya sudah terjadi. Aku hanya berusaha memenuhi permintaan terakhir Mbak Aisha. Dan aku nggak pernah menyesali keputusan ku Mas"


"Ternyata selama ini kamu sudah banyak berkorban untuk ku dan juga Kyara, Nay. Kamu bukan hanya mengorbankan masa mudamu, tapi kamu juga mengorbankan cinta dan kebahagiaanmu sendiri. Dan selama ini aku malah menyia-nyiakan kamu. Maafkan aku Nay, karena selama ini aku sudah banyak membuatmu menderita"


"Nggak apa apa Mas. Aku ikhlas melakukan semua itu"


"Nayra.. Nayra.. Kenapa ada perempuan sebaik kamu di dunia ini sayang?"


Rama pun menarik Nayra ke dalam pelukannya. Ada butiran air bening yang jatuh dari pelupuk mata mereka. Tapi Nayra merasa lega karena dia sudah menceritakan semuanya pada suaminya. Kini tidak ada lagi rahasia di antara mereka berdua.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.....................


Notes :


Tolong LIKE, komen dan VOTE yg banyak yaa..!! Makasii.. ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2