Penyesalan Suami : Forgive Me My Wife

Penyesalan Suami : Forgive Me My Wife
Bonus Chapter Leon (3)


__ADS_3

BAB 101


Leon hanya bisa menyandar pada dinding yang dingin, ia menanti tim dokter keluar membawa kabar baik. Ia tidak tahu lagi harus bagaimana, memaksa masuk ke dalam pun percuma, tidak akan membantu.


Pria yang bisa melakukan apapun dengan kekuasaannya kini diam, menatap lurus. Kekuatan dan kekuasaan tidak bisa digunakan.


Pintu ruang bersalin bergeser, setelah menanti hampir satu jam lamanya, brankar itu keluar, Pamela tersenyum lemah, kedua matanya belum terbuka sempurna, efek obat masih bekerja dalam tubuhnya.


“Ah sayang akhirnya, terima kasih.” Leonard menangis, bersimpuh di atas lantai. Ia bersyukur istrinya baik-baik saja.


Leon mengikuti perawat dan dokter obgyn masuk ruang perawatan, selang infus dan oksigen terpasang di tubuh Pamela. Istrinya ini terlihat ringkih, tapi masih bisa tersenyum hangat . Pamela mengulurkan tangan pada Leon, ia hanya ingin memberitahu suaminya kalau semua baik-baik saja tidak perlu khawatir.


Menurut dokter dan hasil pemeriksaan mendalam, Pamela mengalami kelelahan, beruntungnya tidak ada penyakit serius yang perlu diwaspadai.


“Pamela, aku takut........ jangan seperti itu lagi sayang, maaf aku menghamili mu untuk kedua kalinya.”


“Hemmm.” Jawab Pamela yang masih lemas.


“Apa kamu trauma hamil dan melahirkan?.”


“Untuk saat ini ya.” Pamela tersenyum tipis.

__ADS_1


“Baik, kita akan program anak berikutnya beberapa tahun lagi setelah Ed besar, kamu setuju? Aku ingin seorang putri. Atau anak kembar sepertinya bagus, sayang.” Keinginan Leon sangat menggebu.


PLAK


“Mom?.”


“Apa dua tidak cukup Leonard? Istrimu ini  belum pulih sepenuhnya tetapi rencana memiliki anak sudah ada dalam kepalamu itu.” Cibir Nyonya Torres menggelengkan kepala, kenapa putranya menjadi bodoh dan memalukan seperti ini? Bagusnya tidak ada satu pun orang lain dalam ruangan kecuali mereka bertiga.


Leon membantu menyuapi Pamela makan, tapi ada yang aneh menurutnya. Kenapa makanan di piring cepat sekali habis? Rupanya Leon tanpa sadar ikut mencoba makanan milik sang istri, tatapannya hanya tertuju pada Pamela yang beberapa jam lalu nyaris membuat jantungnya berhenti berdetak. Ia tidak akan sanggup hidup tanpa belahan jiwanya ini, tidak akan.


“Leon, anak kedua kita laki-laki? Kamu beri nama siapa? Ed??.” Tanya Pamela yang mengakhiri makannya dan merelakan semua untuk Leon.


Cukup sudah Leon dan Donatello memperebutkan Pamela, sekarang bertambah kandidat pesaingnya Ed. Nasib Leon, seorang ayah yang tidak pernah mau mengalah dari anak-anaknya..


Sepupu Leon masuk dalam ruangan, mendorong ranjang bayi.


Putra kedua Aleandro Leonard Torres dan Pamela Gerard, bayi yang lahir ditemani ayahnya. Lagi-lagi anak itu sangat mirip dengan Leon, Edgardo Rafael mewarisi struktur wajah Leon, mungkin hanya bagian bibir saja lebih mirip Pamela.


“Keduanya tidak ada yang mirip denganku.” Tawa Pamela.


“Jangan khawatir sayang, kelak anak ketiga kita akan sangat mirip denganmu. Aku pastikan itu.”

__ADS_1


Leon berani menyentuh dan menggendong bayi itu, ia tidak lagi kaku.


“Permisi, Leon, Pamela, Nyonya Torres dan dokter juga anak keduaku. Aku datang, maaf terlambat.” Ucap Dylan sembari menggendong El.


“Apa? Anak? Siapa?.” Hunus Leon.


“Tentu saja El dan anak kedua kalian, aku sudah menganggap sebagai anakku sendiri.” Kalimat yang begitu ringan dan polos keluar dari bibir Dylan.


“Enak sekali kau, buat sendiri. Kemarikan, mereka darah dagingku, keduanya milikku.” Geram Leon, merebut El dari pangkuan Dylan.


Pandangan Pamela tertuju pada seorang wanita cantik yang berdiri di samping mantan rival suaminya.


“Ini siapa?.” Tanya Pamela penasaran.


“Ah ini calon tunanganku, Pamela.” Jawab Dylan dengan malas, ia terpaksa menerima perjodohan oleh Tuan Manassero meskipun tidak ingin, untuk menikah Dylan mencari wanita yang bisa merebut hatinya seperti dia yang ia temui di New York.


...*******...


mungkin kisahnya dylan kalau engga ada halangan sebelum akhir bulan ini ya 😅


dukungannya ditunggu kaka 😁🙏

__ADS_1


__ADS_2