
Sambil menunggu Dylan nih aku kasih jodoh dulu Dayana. Masa ga kasian sama Dayana😭
Jadi memang semua udah ada jodohnya ya
Untuk yang berminat melamar silahkan kirim cv tapi sisa Steve aja yang belum aku cariin jodoh 😜
Yang lainnya tinggal menunggu up aja.
Suara gemericik hujan gerimis dari atas genting adalah santapan biasa bagi dokter umum berparas cantik ini. Ia tak pernah sekalipun mengeluh kala hujan atau panas menemaninya di awal hari. Tetap pergi menuju klinik dimana tempatnya melayani warga dan menyalurkan ilmu serta keahliannya. Segala kemewahan tak ia dapatkan melainkan suasana tentram dan damai di milikinya saat ini dan itu sangat dibutuhkan.
Aileen Dayana Kei, perempuan cantik berusia 27 tahun, lulus sebagai dokter satu tahun yang lalu. Jika kebanyakan dokter muda mengejar karir di rumah sakit besar dan ternama, tapi tidak dengan Dayana. Dirinya memilih hidup di sebuah desa yang asri, penduduk ramah, membantu warga yang sakit tanpa pamrih.
Dayana memang bukan berasal dari keluarga kaya raya, ibunya mengelola toko roti di ibu kota. Toko roti milik nenek Dayana. Serta ayah dan ibu yang telah berpisah sejak ia masih sangat bayi, baru saja dilahirkan Dayana tak pernah merasakan sentuhan kasih sayang seorang ayah. Memandang wajahnya pun tidak pernah, mengingat ayahnya pergi bersama wanita lain meninggalkan Bunda Nayra yang sedang hamil besar. Miris memang tapi itulah jalan hidup yang telah ditakdirkan untuknya.
__ADS_1
Sampai ia dewasa pun nasib baik dan keberuntungan belum singgah mengubah keadaan. Harus sakit hati pada seorang pria yang kini menjadi suami adik sepupunya. Sekuat apapun Dayana berusaha merebut tapi pria itu bukan jodohnya, tak akan ia dapatkan apapun dari usahanya.
“Pagi dokter”, sapa perawat di klinik.
“Pagi”, senyum Dayana. Membuka jaket tebal yang membalut tubuhnya dari rasa dingin. Ia pun membuka ponsel dan menghubungi keluarga yang jauh di sana.
“Pagi bundaku yang cantik, bunda apa kabar?”, tanya Dayana dengan suara lembutnya. Matanya yang sedikit sipit mengedip indah pada sosok wanita yang sangat ia cintai. “Iya bunda nanti Dayana sempatkan pulang. Bagaimana kabar oma?”.
Cukup melepas rindu, Dayana segera menutup sambungan video, ia pun menerima secangkir teh melati hangat yang dibuat melalui proses tradisional.
Mulai membaca lebih dari 20 daftar riwayat pasien yang telah siap ia periksa.
.
.
__ADS_1
Entah Dayana yang tidak tahu atau memang itu orang tidak penting yang datang. Akhirnya ia bertanya pada salah satu security di depan pintu klinik.
“Pak ada acara apa ya, kenapa warga dan perawat berdesakan seperti itu?”
“Oh, itu Dok. Ada artis mau shooting di desa kita. Menurut informasi villa pribadinya ada di sini Dok, dekat dari rumah kontrakan Dokter Dayana”.
“Oh villa besar diujung jalan ya? Saya pikir pemiliknya pengusaha”, Dayana terkekeh bersama petugas keamanan.
“Bukan dokter, villa itu baru dibangun 3 tahun yang lalu dan benar-benar selesai satu tahun lalu, karena sempat molor pengerjaannya”, terangnya lagi.
“Memang artis siapa yang datang? Sebegitu terkenalnya Pak, sampai saya tidak tahu siapa namanya dan asing bagi saya”.
Lanjutkan di Novel
Tante, I Love You
__ADS_1
Semoga berkenan mampir dan kasih dukungan untuk Dokter Dayana
🤗🤗🤗🤗