PERFECT FAMILY

PERFECT FAMILY
CHAPTER 58 “ROBERT TEWAS?”


__ADS_3

(Skip) Malam hari


"Haah.. aku sudah mencari kemana-mana sampai malam, tapi aku tetap tidak berhasil menemukan apapun! Layla benar-benar tidak ada di sekitar sini! Sebenarnya pergi ke mana dia? Kenapa dia tidak menungguku di rumah dan malah bertindak sendirian?! Kalau dia sampai kenapa-napa, maka aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri! Karena hanya dia satu-satunya keluarga yang aku miliki sekarang! Sedangkan yang lainnya, entahlah mereka ada di mana. Aku benar-benar tidak tau! Semuanya sudah tidak ada sekarang dan hanya tersisa aku sendiri di rumah. Sekarang aku harus bagaimana??" Ucap Robert.


Robert pun menjadi semakin bingung


"Tapi aku juga tidak boleh menyerah begitu saja! Aku harus bisa mengungkapkan semua ini! Aku harus tau, siapa dalang sebenarnya dari semua kejadian aneh ini! Siapa yang ingin menghancurkan keluarga Jamieson?! Dan siapa yang sebenarnya sengaja membuatku jadi sendirian seperti ini?! Kalau aku tau orangnya, maka aku akan langsung membunuhnya! Gara-gara orang itu, aku jadi sendirian!" Ucap Robert.


Robert pun menjadi kesal


Tiba-tiba..


TIN TIN


Ada suara klakson mobil


(DEG) Robert terkejut dan langsung berbalik


(DEG) 'MOBIL?!' - DALAM HATI ROBERT.


Mobil itu pun langsung melaju dengan sangat kencang menuju ke arah Robert


(DEG) 'APA DIA INGIN MENABRAKKU?!!' - DALAM HATI ROBERT.


Robert pun menjadi panik dan langsung mengayuhkan sepedanya dengan sangat kencang


'A.. aku tidak bisa kabur! I.. ini ada di jalan raya! Mobil itu akan menabrakku!' - dalam hati Robert.


TIN TIN


(DEG) 'SIAL! MOBIL SIAPA ITU?!' - DALAM HATI ROBERT.


Robert pun terus mengayuh sepedanya dengan sangat kencang dan mobil itu pun terus melaju ke arah Robert


(DEG) 'SIALAN! Sebenarnya siapa dia?! Kenapa dia ingin menabrakku?!!' - dalam hati Robert.


TIN TIN


Mobil itu pun menjadi semakin dekat


'SIAL! DIA AKAN SEGERA MENABRAKKU!!' - DALAM HATI ROBERT.


BRAK


Mobil itu pun langsung menabrak Robert

__ADS_1


(DEG)


BRUK


Robert pun terhempas ke aspal


SRAK


"Akh sakit." Ucap Robert kesakitan.


Badannya pun dipenuhi dengan darah


'Akh ini benar-benar sakit!' - dalam hati Robert.


Mobil itu pun berhenti di dekat Robert


'Ukh mobil siapa itu?' - dalam hati Robert.


Robert pun langsung melihatnya dengan seksama


(DEG) 'Mobil kakek?!' - dalam hati Robert.


Robert pun menjadi shock


'K.. kakek yang menabrakku?!' - dalam hati Robert.


'A.. apa kakek berniat membunuhku? Kalau begitu keluargaku dan yang lainnya.. ju.. juga dibunuh?!' - dalam hati Robert.


Robert pun menjadi semakin shock dan perlahan penglihatannya pun menjadi semakin buram


'Akh ini sakit. Aku benar-benar tidak menyangka kakek ingin membunuhku! Tapi kenapa? Kenapa dia menghabisi seluruh anggota keluarganya? Sebenarnya apa yang terjadi? Apa yang tidak aku ketahui? Kakek yang selama ini menyayangiku, ternyata mencoba membunuhku? Apa selama ini semua yang dia tunjukkan itu adalah kebohongan?! Dia ternyata bermuka dua! Aku tidak menyangkanya! Kakek yang selama ini aku sayangi, ternyata adalah seorang pengkhianat! Aku membencimu kek! Aku membencimu!!' - dalam hati Robert.


Tiba-tiba orang itu pun keluar dari mobil dan langsung mendekati Robert


'Ukh apa itu kau kek? Aku tidak bisa melihatnya dengan jelas! Tapi itu sepertinya kau!' - dalam hati Robert.


Orang itu pun tersenyum saat melihat Robert


'Sial! Apa kakek tersenyum? Dia benar-benar senang melihat cucunya dalam keadaan seperti ini? Sepertinya memang benar dugaanku! Dia memang benar-benar telah membunuh seluruh keluargaku dan dia juga berniat membunuhku! Satu-satunya keluarga yang tersisa! Jadi ini semua adalah rencanamu ya kek?! Kau sengaja memisahkanku dengan keluargaku, membuat skenario seakan-akan kau ditangkap agar kami jadi dibenci oleh semua orang, lalu setelah itu kau membersihkan namamu dengan melimpahkan semua kejahatanmu pada orang lain! Lalu setelah papa membuat sedikit kesalahan padamu, maka kau akan langsung membunuhnya! Begitu juga dengan mama, Layla, pak Jim, dan juga supir baruku! Kau sengaja membunuh mereka, karena mereka telah mengganggumu! Lalu kau juga membunuhku agar aku tidak membocorkan rencana jahatmu itu! Kau ingin imagemu selalu kelihatan baik di depan semua orang! Setelah ini, orang-orang akan merasa kasihan padamu, karena kau telah kehilangan keluargamu. Akibat dari tuduhan palsu itu! Lalu setelah itu, keluarga John dan William juga pasti akan kena imbasnya. Kau sungguh egois kek! Kau hanya ingin dirimu terlihat baik dan bersih! Kau rela membunuh keluargamu hanya demi image itu?! Kau benar-benar kejam! Aku sangat membencimu! Aku sangat-sangat membencimu!!" Ucap Robert.


BAK


Lalu orang tersebut pun langsung memukul kepala Robert


SRUK

__ADS_1


Robert pun menjadi tak sadarkan diri dan orang tersebut pun menyeringai


(Skip) ke pelayan


"Tuan Robert kok belum pulang ya sampai sekarang?" Tanya pelayan (3).


"Entahlah. Tadi terakhir kulihat, dia pergi menggunakan sepedanya. Sepertinya dia pergi mencari adiknya!" Ucap pelayan (4).


"Hm kau benar. Terus bagaimana? Apa kita harus diam saja di sini?" Tanya pelayan (3).


"Ya mau gimana lagi? Masa kita juga ikut pergi sih? Masalahnya tuan Robert tidak menyuruh kita untuk ikut membantu. Aku takutnya kalau kita pergi tanpa perintahnya, dia malah akan jadi sangat marah pada kita!" Ucap pelayan (4).


"Hm iya. Kau benar juga sih!" Ucap pelayan (3).


"Iya. Oleh karena itu, lebih baik kita tetap menunggu di sini!" Ucap pelayan (4).


"Iya." Ucap pelayan (3).


"Hm. Intinya kita harus terus berhati-hati! Jangan sampai kita jadi mangsa selanjutnya! Aku tidak mau nasib kita jadi sama seperti pelayan tadi! Yang tadi sore habis dihabisi oleh tuan Robert, karena telah membuat kesalahan fatal!" Ucap pelayan (4).


"Hm iya, kau benar. Aku sudah mendengar kabarnya! Bahkan katanya, pelayan lain lah yang telah mengurus jasadnya!" Ucap pelayan (3).


"Iya. Makanya kita harus berhati-hati! Karena ini bukan tempat yang aman!" Ucap pelayan (4).


"Iya kau benar. Tapi ngomong-ngomong, mayatnya itu diapain?" Tanya pelayan (3).


"Yang kudengar sih.. mayat-mayat yang selama ini mati di sekitar rumah itu pasti akan ditaruh di bawah basemen!" Jawab pelayan (4).


(DEG) "Jadi selama ini semua mayatnya ada di basemen?!" Tanya pelayan (3) kaget.


"Iya. Yang aku dengar sih gitu. Karena aku belum pernah melihatnya secara langsung!" Jawab pelayan (4).


"Ah.. begitu. Lalu mayatnya itu diapain? Apakah dibakar atau dibiarkan begitu saja?!" Tanya pelayan (3).


"Entahlah. Aku juga tidak tau. Tapi kau tidak pernah mencium bau busuk kan?!" Tanya pelayan (4).


"Tidak. Aku tidak pernah menciumnya. Makanya aku bingung. Sebenarnya selama ini mereka menaruh mayatnya di mana!!" Ucap pelayan (3).


"Iya, aku juga sama sepertimu. Memang tidak ada bau busuknya. Tapi setelah mendengar dari beberapa pelayan yang mengetahui soal itu, aku jadi tidak penasaran lagi! Ya walaupun aku tidak pernah turun ke basemen dan melihatnya secara langsung, tapi aku yakin bahwa memang benar mayat-mayatnya ada di dalam sana!" Ucap pelayan (4).


"Hm iya. Keluarga ini memang sangat menakutkan! Aku jadi merinding sekarang!!" Ucap pelayan (3).


"Sama nih. Jadi lebih baik, ayo kita masuk saja ke dalam dan jangan membahas soal ini lagi! Tolong jangan beritahukan percakapan kita ini pada siapapun ya. Cukup kita berdua saja yang tau!" Ucap pelayan (4).


"Hm iya. Aku tidak akan memberitahu siapapun!" Ucap pelayan (3).

__ADS_1


Lalu kedua pelayan itu pun langsung masuk ke dalam rumah


To Be Continued...


__ADS_2