
"Kejadian itu juga sudah lewat! Jadi lebih baik, lupakan saja!" Ucap Jim.
"Hm terima kasih pak Jim." Ucap Layla sembari tersenyum.
"Iya." Ucap Jim sembari tersenyum.
"Kalau begitu.. itu artinya kau berpura-pura berada di pihak kakek ya pak Jim?!" Ucap Robert.
"Iya tuan Robert! Saya hanya berpura-pura selama ini!" Ucap Jim.
"Oh begitu. Baiklah." Ucap Robert.
"Hm.. kalau begitu.. sekarang gantian Layla yang bertanya!" Ucap Layla.
"Iya nona Layla. Silahkan!" Ucap Jim sembari tersenyum.
"Hm. Bagaimana pak Jim bisa tau kalau aku berada di rumah kakek?!" Tanya Layla.
"Ah itu. Sebenarnya.."
FLASHBACK ON
Jim masih berada di rumah kecil dan menunggu
"Hm.. apa sekarang nona Layla sudah sampai di suatu tempat? Apa dia baik-baik saja? Aku takut dia kenapa-napa! Apa sebaiknya aku cari tau saja ya dia pergi ke mana? Rasanya hatiku tidak tenang kalau tidak melihatnya secara langsung! Kalau begitu, sebaiknya aku pergi saja dan mencari tau!" Ucap Jim pada dirinya sendiri.
Lalu Jim pun langsung masuk ke dalam mobil
BRRMM
Tiba-tiba ada sebuah mobil yang datang
"I.. itu kan mobilnya tuan Harry! Kalau dia datang ke sini, apa itu artinya.."
(DEG) "Dia akan membunuhku?!" Ucap Jim kaget.
'Ah sial! Sepertinya memang benar begitu! Karena dia kembali setelah menaruh nona Layla di suatu tempat! Ada kemungkinan dia kembali untuk membunuhku! Karena sejak awal, tuan Harry tidak mengatakan apa-apa dan dia juga sama sekali tidak ada niatan untuk mengajakku pergi bersama nona Layla. Itu artinya, mangsa dia selanjutnya adalah aku! Dan kemungkinan besar, nona Layla juga akan dibunuh setelah tuan Harry berhasil membunuhku!' - dalam hati Jim.
"Grrtt.. aku tidak akan membiarkan hal itu sampai terjadi!" Ucap Jim.
Lalu tak lama kemudian, Harry pun turun dari mobilnya!
(DEG) 'Sebuah pisau?!' - dalam hati Jim.
Jim melihat Harry membawa sebilah pisau
"Grrtt.. itu artinya dugaanku benar! Dia memang berniat menusukku dan membunuhku! Kalau begitu, aku harus segera pergi dari sini! Untunglah dia tidak melihatku karena gelap! Sekarang aku harus bergegas pergi dari sini, sebelum dia mengetahuinya! Aku harus mencari nona Layla!" Ucap Jim.
Harry pun langsung mengetuk pintunya
"Jim. Jim." Panggil Harry.
__ADS_1
'Tuh kan benar! Sebaiknya aku segera pergi dari sini!' - dalam hati Jim.
Jim pun langsung menyalakan mobilnya dan langsung pergi dari sana
BRUMM
'Jim!' - dalam hati Harry.
"Grrtt!!"
Harry pun menjadi marah
(Skip) ke Jim
"Hm.. sekarang aku harus mencari nona Layla ke mana? Masalahnya aku tidak tau nona Layla ada di mana! Kalau aku meneleponnya, aku takut dia sedang bersama orang lain! Mungkin penjaga atau apa gitu. Aku takut menelepon di saat yang tidak tepat! Begitu juga dengan mengirim chat! Aku takut jika hpnya disita! Kalau sampai orang lain tau, maka nona Layla bisa saja berada dalam bahaya! Jadi aku juga harus berhati-hati dalam mengambil tindakan!" Ucap Jim.
'Tapi kalau dipikir-pikir.. tempat yang paling mungkin dijadikan tempat sandera itu di mana ya? Kalau di gedung tua sih tidak mungkin. Karena tuan Harry pasti tau kalau aku akan pergi ke sana! Jadi sepertinya tuan Harry akan membawa nona Layla ke tempat yang lain! Nona Layla itu kan cucu kesayangannya tuan Harry. Jadi ada kemungkinan bahwa tuan Harry membawa nona Layla ke tempat yang bagus! Tapi di mana ya?!' - dalam hati Jim.
Jim pun mulai berfikir
'Hm.. tempat yang bagus. Tempat bagus yang dimiliki oleh tuan Harry dan pastinya tidak terpikirkan olehku adalah..'
(DEG) "Rumah mewah!" Ucap Jim.
"Ah iya! Aku yakin tuan Harry pasti akan membawa nona Layla ke sana! Karena itu adalah satu-satunya tempat yang tidak akan pernah terpikirkan oleh siapapun! Karena tempat itu sangat privat dan tuan Harry jarang membawa siapapun ke sana! Jadi pastilah tempat itu akan dijadikan tempat sandera yang bagus! Lagipula terakhir kali nona Layla ke sana kan saat dia masih kecil. Jadi pasti dia tidak tau apa saja yang ada di sana! Aku yakin, nona Layla ada di sana! Tidak ada salahnya juga kan untuk mengeceknya?! Lagipula aku tau tempatnya kok. Jadi aku pasti bisa cepat menemukannya!" Ucap Jim.
'Ya, aku harus ke sana dan mengeceknya!' - dalam hati Jim.
Lalu Jim pun langsung bergegas pergi ke rumah mewah milik Harry!
BRUMMM
Jim pun langsung menambah kecepatan mobilnya
BRUMMM
(Skip) Sesampainya Jim di sana
(Melihat dari jauh) 'Eh? Itu seperti..'
"Tuan James dan nona Layla!" Ucap Jim kaget.
'Tapi kok tuan James bisa ada di sini sih?! Kenapa dia tiba-tiba ada bersama nona Layla?! Apa tuan James juga disekap di sini?! Kalau begitu, aku harus segera membawa mereka pergi dari sini! Karena tuan Harry pasti sedang mengejarku sekarang!' - dalam hati Jim.
Lalu Jim pun langsung mendekati James dan Layla
TIN
TIN
(DEG) "MOBIL!" Ucap James kaget.
__ADS_1
(DEG) "Mobil?!" Ucap Layla.
"Ayo kabur Layla! CEPAT!" Ucap James yang langsung menarik tangan Layla.
(DEG) "Eh?! Kok mereka malah kabur sih?! Apa mereka salah paham?! Apa mereka mengira bahwa aku tuan Harry?!" Ucap Jim kaget.
'Tidak bisa dibiarkan! Kalau begini terus, bisa-bisa tuan Harry datang ke sini! Aku harus cepat-cepat membawa mereka pergi dari sini!' - dalam hati Jim.
Jim pun langsung mempercepat mobilnya
BRUMM
(DEG) "I.. iya pa. Ta.. tapi tunggu dulu!" Ucap Layla.
"Kenapa harus tunggu dulu?!! Apa kau mau mati?! I.. itu pasti kakekmu! Dia pasti berniat untuk menabrak kita!" Ucap James.
(DEG) "Se.. sepertinya bukan deh! Berhenti dulu pa!!" Ucap Layla.
"Hah apa maksudmu?! Aku tidak mengerti! Lebih baik sekarang kita lari yang kencang!!" Ucap James panik.
"Ti.. tidak pa. Sepertinya kau salah orang! Itu bukan kakek!" Ucap Layla.
(DEG) "Apa maksudmu?!" Ucap James.
James pun seketika berhenti
'Nah akhirnya mereka berhenti juga! Ini kesempatan yang bagus untukku turun dan membawa mereka pergi!' - dalam hati Jim.
"Haah.. haah.. itu sepertinya bukan kakek!" Ucap Layla.
"Hah?!" Ucap James bingung.
Lalu mobil itu pun langsung berhenti tepat di belakang mereka!
"Itu bukan mobil kakek!" Ucap Layla.
"La.. lalu ini mobil siapa?!" Tanya James.
"Halo tuan besar." Ucap Jim.
Jim sudah keluar dari dalam mobil
(DEG) "J.. Jim?!" Ucap James kaget.
"Iya tuan besar. Ini saya!" Ucap Jim sembari tersenyum.
FLASHBACK OFF
"Nah itu dia yang terjadi. Yang selanjutnya, nona Layla kan sudah tau!" Ucap Jim.
"Hm iya pak Jim." Ucap Layla sembari tersenyum.
__ADS_1
"Tapi pak Jim. Kenapa.."
To Be Continued...