PERFECT FAMILY

PERFECT FAMILY
CHAPTER 71 “BERHASIL LOLOS”


__ADS_3

"Sebenarnya ini adalah masalah keluarga!" Ucap James.


(DEG) "Masalah keluarga?!" Ucap Vina kaget.


"Iya benar. Dan orang yang telah menculikmu itu adalah kakeknya Robert! Yaitu Harry! Mengapa aku bisa yakin?! Karena ini adalah wilayah properti ayahku! Jadi hanya dialah yang bisa masuk ke sini!!" Ucap James.


(DEG) "J.. jadi begitu. Tapi kenapa kakek Harry melakukan semua ini?!" Tanya Vina.


"Itu karena.. kita semua sudah membuat kesalahan padanya!" Ucap James.


(DEG) "Membuat kesalahan?!" Ucap Vina kaget.


"Iya benar. Alasan kenapa kau diculik itu karena kau mencari Robert! Benar begitu, bukan?!" Ucap James.


"Ah iya. Om benar. Pasti karena alasan itu, aku jadi diculik! Mungkin saja tuan Harry marah padaku, karena aku mencari kak Robert! Dia pasti marah karena aku ikut campur urusan keluarga om!!" Ucap Vina.


"Iya. Tapi tidak papa Vina. Lagipula sejak awal, memang kakek Robert lah yang bersalah. Sekarang mari kita lupakan ini dan ayo kita pulang!" Ucap James.


'Tapi bagaimana dengan Layla? Apakah aku harus memberitahukannya di sini? Tapi kalau aku beritahu sekarang, maka Vina bisa tau! Dan aku tidak mau Vina semakin terlibat dalam masalah keluarga kami! Jadi apa sebaiknya aku tunda dulu saja ya sampai Vina pergi??' - dalam hati Robert.


"Hm iya om. Sebaiknya kita pulang sekarang!" Ucap Vina.


"Iya. Tapi sepertinya aku tidak bisa ikut pulang dengan kalian deh. Sepertinya aku harus tetap berada di sini." Ucap James.


(DEG) "Ta.. tapi kenapa?! Kalau papa sampai tau kalau kami semua telah kabur, maka kau.."


"Kali ini, dia tidak akan mungkin bisa menyakitiku! Aku berjanji! Sekarang lebih baik, kalian semua cepat kabur dari sini!" Ucap James.


"Kalau begitu, aku juga akan tetap berada di sini denganmu pa!" Ucap Robert.


"Tidak Robert. Jangan!" Ucap James.


"Tapi pa.."


"Sudahlah, kalian turuti saja kemauanku. Sekarang kalian harus pergi ke rumah sakit! Nanti aku akan menyusul ke sana! Aku harus memperbaiki situasi yang ada di sini dulu. Nanti sisanya, akan kuceritakan di rumah sakit! Kalian percaya padaku, bukan?!" Ucap James.


(DEG) "B.. baiklah. Tapi aku mohon, kali ini jaga dirimu dan kembalilah pada kami. Jangan tinggalkan kami lagi!!" Ucap Lilia.


"Iya. Aku tidak akan pernah meninggalkan kalian lagi kok! Aku berjanji! Ini janji James Jamieson!" Ucap James sembari tersenyum.


"Hm baiklah. Kalau begitu, ayo kita pergi anak-anak!" Ucap Lilia.


"Ta.. tapi ma. Papa.."


"Sudah Robert. Kita harus percaya pada papamu. Sebaiknya kita pergi sekarang! Kita harus mengobati lukamu ini!!" Ucap Lilia yang langsung menarik tangan Robert.


"Baiklah baiklah tunggu. Biarkan aku bicara dengan papa sebentar!" Ucap Robert.


"Hm baiklah. Jangan lama-lama." Ucap Lilia.


"Iya ma. Ini tidak akan lama kok!" Ucap Robert.


"Hm." Ucap Lilia.

__ADS_1


Lalu Robert pun langsung mendatangi James


"Ada apa Robert?" Tanya James.


"Itu pa.. aku hanya ingin mengatakan bahwa Layla juga menghilang! Aku sebenarnya sedang mencari Layla waktu itu, tapi aku tidak menyangka bahwa kakek akan menabrakku! Itulah yang sebenarnya terjadi!!" Ucap Robert.


(DEG) "J.. jadi begitu?!" Ucap James kaget.


"Iya pa. Jadi apakah kau bisa mencari Layla? Karena aku tidak berhasil menemukannya pa. Jadi aku mohon, carilah Layla!" Ucap Robert.


"Hm baiklah. Kau tenang saja Robert. Aku pasti akan membawa adikmu kembali. Yasudah kalau begitu, cepat kau pergi! Kau harus mengobati luka-lukamu ini. Aku tidak mau kau kenapa-napa Robert!" Ucap James khawatir.


"Iya, baiklah. Kalau begitu, aku pergi dulu ya pa. Jaga dirimu baik-baik. Jangan tinggalkan kami lagi!" Ucap Robert.


"Iya. Papa pasti akan segera kembali kok! Jangan khawatir!!" Ucap James sembari memegang pipi Robert.


"Iya pa. Kalau begitu, Robert pergi dulu." Ucap Robert.


"Iya Robert. Hati-hati. Jaga dirimu baik-baik!" Ucap James.


"Iya pa." Ucap Robert.


Lalu Robert pun pergi


'Haah.. akhirnya mereka pergi juga. Dengan begitu, keluargaku akan aman! Sekarang aku harus pergi mencari Layla! Aku yakin, papa pasti membawa Layla ke rumah mewah itu! Aku harus mencarinya ke sana!!' - dalam hati James.


James pun langsung memutuskan untuk pergi menuju ke sebuah rumah mewah yang terletak tidak jauh dari gedung tua itu!


(Skip) ke Vina


"Ya Vina. Kau tenang saja. Dia pasti akan baik-baik saja!!" Ucap Lilia.


"Hm.. kuharap begitu. Aku sangat mengkhawatirkan om James, tante." Ucap Vina.


"Iya, tante juga. Tapi kita harus percaya padanya! Suami tante itu tidak lemah kok. Dia pasti akan kembali dengan selamat!!" Ucap Lilia.


"Hm iya tante." Ucap Vina.


'Semoga saja begitu.' - dalam hati Robert.


...


Lalu mereka pun langsung pergi menuju ke rumah sakit


"Fyuh syukurlah kita berhasil sampai di sini dengan selamat!" Ucap Lilia.


"Iya ma. Tapi bagaimana kita bisa membayar pengobatannya?" Tanya Robert.


"Hm.. kau tenang saja. Biar mama yang mengurusnya!" Ucap Lilia.


"Hm oke ma." Ucap Robert.


"Hm." Ucap Lilia.

__ADS_1


Lalu Lilia pun langsung melihat ke arah Vina


"Kau juga harus diperiksa ya Vina." Ucap Lilia.


"Ah tidak usah tante. Aku gak mau ngerepotin!!" Ucap Vina.


"Ah sama sekali enggak kok. Lagipula kamu juga udah bantuin anak tante. Jadi tante juga harus berterimakasih ke kamu dong. Jadi kamu harus mau ya!" Ucap Lilia.


"Hm iya deh tante. Makasih." Ucap Vina.


"Terima kasih kembali." Ucap Lilia sembari tersenyum.


'Hm.. tante Lilia baik banget sih.' - dalam hati Vina.


Vina pun tersenyum


(Skip) ke Layla


"Hm.. mana sih kakek? Katanya dia mau dateng ke sini. Tapi sampai sekarang gak dateng-dateng! Padahal katanya dia mau dateng pagi-pagi!!" Ucap Layla.


'Ck capek aku nunggunya!' - dalam hati Layla.


"Sabar ya nona. Mungkin tuan Harry sedang mengurus sesuatu!" Ucap Jim.


"Ck mengurus apa sih pak Jim?!" Ucap Layla kesal.


"Hm.. saya juga tidak tau. Tapi semoga saja, tuan Harry tidak menyakiti keluarga nona!" Ucap Jim.


(DEG) "Ah iya ya. Aku lupa soal keluargaku! Aduh jangan-jangan.. kakek melakukan sesuatu pada mereka lagi! Aduh sekarang kita harus bagaimana pak Jim?!!" Ucap Layla yang langsung menjadi panik.


"Tenang tenang. Untuk sekarang, kita tunggu saja dengan sabar!" Ucap Jim.


"Hah menunggu?! Mau sampai kapan kita menunggu terus pak Jim?!!" Ucap Layla.


"Hm.. aku juga tidak tau nona. Tapi tidak ada yang bisa kita lakukan juga! Kita saja bahkan tidak tau di mana tuan Harry menyembunyikan keluarga nona! Jadi yang bisa kita lakukan hanyalah menunggu!!" Ucap Jim.


(DEG) ... - Layla pun menjadi terdiam.


"Jadi cobalah untuk menunggu dengan sabar. Aku tau kau pasti sudah sangat ingin bertemu dengan keluargamu. Tapi masalahnya, tidak ada yang bisa kita lakukan! Jadi kita ikuti saja dulu permainan tuan Harry. Nanti juga pasti kita akan menemukan jalan keluarnya! Jadi saya mohon, bersabarlah dulu nona!!" Ucap Jim.


"Hm baiklah. Maafkan aku pak Jim.." Ucap Layla menyesal.


"Iya tidak papa." Ucap Jim yang langsung mengelus kepala Layla.


"Hm.."


'Semoga saja secepatnya aku bisa bertemu dengan keluargaku! Karena aku sudah sangat merindukan mereka!!' - dalam hati Layla.


Lalu tak lama kemudian, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah!


TOK TOK TOK


(DEG) "Siapa itu?!"

__ADS_1


To Be Continued...


__ADS_2