PERFECT FAMILY

PERFECT FAMILY
CHAPTER 73 “MENEMUKAN MAYAT!”


__ADS_3

"Mau pergi ke suatu tempat! Ada hal yang harus kakek urus. Jadi kakek pergi dulu ya! Kakek tidak akan lama kok!" Ucap Harry.


"Hm baiklah." Ucap Layla.


'Kalau kakek pergi kan aku jadi bisa lebih leluasa untuk berkeliling rumah ini!' - dalam hati Layla.


"Baiklah kalau begitu, kakek pergi dulu ya Layla. Sampai jumpa." Ucap Harry sembari tersenyum.


"Iya kek. Sampai jumpa." Ucap Layla.


Lalu Harry pun pergi


'Nah bagus! Sekarang adalah waktu yang tepat untuk berkeliling tempat ini!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung pergi berkeliling


'Hm.. kalau di depan sini sih gak ada yang mencurigakan. Tempatnya mewah dan biasa saja. Apa sebaiknya aku cek di belakang rumah ya?! Karena bisa saja ada sesuatu di belakang sana!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung pergi ke belakang rumah


(Skip) Sesampainya di belakang rumah


'Wahhh indah sekali tempat kakek!!' - dalam hati Layla.


Layla pun menjadi kagum


'Ah tapi lupakan! Jangan tergoda dengan pemandangan yang indah ini! Sekarang aku harus fokus pada misiku! Mumpung tidak ada orang di sini!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung berkeliling di belakang rumah Harry


'Hm? Kok ada rumah kecil ya di sini? Apa ini gudang? Hm.. sebaiknya aku cek deh!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung mendekati gudang kecil tersebut


'Hm? Ini tempat apa ya? Sepertinya menarik! Coba aku buka ah!' - dalam hati Layla.


Layla pun hendak membukanya. Namun sayang, pintunya digembok!


"Yah digembok. Aku harus mencari batu dulu!" Ucap Layla pelan.


Layla pun langsung pergi mencari batu


'Aku harus cepat! Pokoknya aku harus gunakan kesempatan ini untuk mencari keluargaku! Siapa tau saja mereka disembunyikan di sini! Mungkin saja nantinya aku bisa bertemu dengan papa dan mama!!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung mengambil sebuah batu


'Nah ini dia! Bagus! Sekarang aku harus cepat-cepat membuka gudang itu, sebelum kakek datang ke sini! Semoga saja para pelayan dan pekerja-pekerja yang ada di sini, tidak melihatku! Mereka pasti ada di dalam rumah sekarang. Jadi sebisa mungkin, aku tidak boleh membuat suara yang berisik!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung pergi ke gudang tersebut


(Skip) Sesampainya di sana


'Nah sekarang aku harus menghancurkan gembok ini! Semoga saja bisa kuhancurkan dengan batu! Kuharap aku bisa masuk ke dalam!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung memukul gembok tersebut dengan batu!


BAK


BAK


BAK


"Ayo sedikit lagi. Pokoknya harus terbuka! Dan semoga saja, tidak ada yang datang ke sini! Aku mohon, aku mohon. Ayo ayo!!" Ucap Layla yang jadi sedikit panik.


'Ukh semoga saja mereka tidak dengar!!' - dalam hati Layla.


BAK


BAK

__ADS_1


Layla terus memukul-mukul gemboknya dengan batu!


TAK


Gembok tersebut pun terlepas


'YES BISA!' - DALAM HATI LAYLA.


Layla pun menjadi senang


'Sekarang ayo kita masuk ke dalam!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung membuka pintu gudang tersebut


KRIETT


'Hm? Tidak ada.. apa-apa?' - dalam hati Layla.


Gudang tersebut tampak normal


...


'Apa benar tidak ada apa-apa di sini? Maksudku.. masa tidak ada yang aneh sih? Bukankah ini terlalu normal?' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung masuk ke dalam dan langsung menutup pintunya


'Hm.. aku harus mengeceknya sekali lagi. Aku tidak bisa asal mempercayainya begitu saja, hanya karena tidak ada yang aneh di sini!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung melihat-lihat dan mengecek beberapa tempat


'Hm.. gudang ini sangat kecil. Tapi masa tidak ada sesuatu yang aneh sih di sini? Firasatku mengatakan, ada sesuatu yang aneh di sini!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung menginjak-injak lantai tersebut


KRIET


KRIET


Layla pun mulai berjalan-jalan dan terus melihat lantai


(DEG) 'Pintu?!' - dalam hati Layla.


Layla terkejut


"A.. ada pintu di bawah sini?!" Ucap Layla kaget.


'B.. bagaimana mungkin?!' - dalam hati Layla.


"A.. aku harus membukanya! Siapa tau ada sesuatu di dalam sini! Untunglah tidak ada gembok! Kurasa tidak dikunci!!" Ucap Layla.


Layla pun langsung bergegas membuka pintu tersebut


KRIETT


(DEG) 'Benar-benar bisa dibuka!' - dalam hati Layla.


"Ukh tapi kok ada bau busuk ya?!" Ucap Layla yang langsung menutup hidungnya.


(DEG) 'Jangan bilang..'


"Papa! Mama!" Ucap Layla.


Layla pun langsung bergegas menuruni tangga tersebut


"Aduh tempat ini gelap. Aku harus menyalakan senter! Untunglah hpku tidak diambil kakek. Jadi aku bisa menggunakan senter hp!" Ucap Layla.


Layla pun langsung menyalakan senter hpnya dan mulai turun ke bawah


(DEG DEG) 'Aku harap.. itu bukan papa dan mama! Semoga saja kakek tidak membunuh mereka! A.. aku benar-benar takut sekarang!!' - dalam hati Layla.

__ADS_1


Jantung Layla pun berdetak tak beraturan


'Aku mohon, semoga saja itu bukan papa dan mama!' - dalam hati Layla.


Layla pun akhirnya sampai di bawah


'Ukh baunya menyengat sekali. Sepertinya ada mayat di bawah sini! Tapi semoga saja, itu bukan mayat papa dan mama!!' - dalam hati Layla.


(DEG DEG DEG DEG) Jantung Layla terus berdetak sangat kencang


'Aku takut..' - dalam hati Layla.


Layla pun perlahan mencari mayat tersebut


'Hm.. di mana mayat itu? Aku yakin, itu pasti bau mayat! Di mana kakek menyembunyikan mayat itu?!!' - dalam hati Layla.


"Ah iya. Ngomong-ngomong soal mayat, ternyata tempat ini sangat besar! Ruangan apa ini? Apa ini basemen?! Ini sangat besar!!" Ucap Layla.


'Kalau begitu, aku harus mencari saklar lampu dulu supaya aku bisa melihat dengan jelas!' - dalam hati Layla.


Layla pun perlahan mencari saklar lampu


'Hm.. di mana saklar lampunya? Ayo dong ketemu!!' - dalam hati Layla.


Layla pun akhirnya menemukan saklar lampunya


'Nah ini dia!' - dalam hati Layla.


Layla pun langsung menyalakan lampunya


CTAK


Lampu pun menyala di ruangan tersebut!


(DEG) "PAK SUPIR?!" Ucap Layla kaget.


Layla pun langsung mendatangi supir tersebut


(DEG) "MA.. MAYAT?! P.. PAK SUPIR?!" Ucap Layla shock.


'Aakhhh i.. ini supir baruku! Ke.. kenapa di.. dia bisa ada di sini?! Bu.. bukannya kakek bilang, dia menyuruhnya untuk pulang?! Ta.. tapi apa ini?!!' - dalam hati Layla.


"P.. pak supir. K.. kau sudah mati?! A.. apa kakek yang membunuhmu?!" Ucap Layla shock.


Layla pun langsung menangis


"Hiks hiks pak supir. Kau kan tidak salah apa-apa. Ta.. tapi kenapa kakek malah membunuhmu dengan kejam seperti ini?!! Hiks hiks maafkan aku. Aku seharusnya tidak percaya begitu saja pada kakek. Dan aku seharusnya memastikanmu pulang dulu waktu itu. A.. aku tidak tau kalau kau juga akan dibunuh oleh kakek! Kakek benar-benar kejam! Dia membunuh orang yang tidak bersalah!!" Ucap Layla.


"Huwaa." Layla menangis dengan histeris.


'Padahal kau orang yang baik dan aku menyukaimu. Tapi kenapa kakek malah membunuhmu? Tolong maafkan aku pak supir. Aku seharusnya melindungimu!!' - dalam hati Layla.


(DEG) "Ya ampun. Se.. sekarang pak Jim bagaimana?! A.. apa kakek juga akan membunuhnya?!" Ucap Layla.


(DEG) 'Jangan bilang.. kakek pergi karena ingin membunuhnya!' - dalam hati Layla.


(DEG) "Ti.. tidak! Jangan sampai itu terjadi!" Ucap Layla.


Layla pun langsung bergegas keluar dari tempat tersebut


"Tidak akan kubiarkan pak Jim kenapa-napa! Dia adalah satu-satunya keluarga yang aku punya! Aku tidak bisa membiarkannya mati begitu saja di tangan kakek! Aku harus menghentikannya! Aku harus menolongnya! Aku tidak mau kehilangannya, seperti aku kehilangan pak supir!!" Ucap Layla.


"Aku tidak mau!!!"


Layla pun akhirnya berhasil keluar dari gudang tersebut!


HAP!


Tiba-tiba ada seseorang yang mendekap Layla dari belakang

__ADS_1


(DEG) 'KAKEK!'


To Be Continued...


__ADS_2