PERFECT FAMILY

PERFECT FAMILY
CHAPTER 76 “KEMBALI BERKUMPUL!”


__ADS_3

"Bagaimana kau bisa tau kalau aku ada di sana?!" Tanya Layla.


"Itu karena.."


"Jim, Layla!" Panggil James.


"Eh? Tuan James sudah memanggil kita nona!" Ucap Jim.


"Ah iya. Mengganggu saja! Baru saja kau ingin memberitahuku, tapi malah diganggu! Kau bahkan belum memberitahuku apapun!!" Ucap Layla.


"Hm nanti saja ya nona. Sekarang kau harus berkumpul dengan keluargamu dulu!" Ucap Jim.


"Hm iya deh. Tapi kau harus memberitahuku lho nanti! Janji ya!!" Ucap Layla.


"Iya, janji!" Ucap Jim sembari tersenyum.


"Hm." Ucap Layla sembari tersenyum.


"Kalau begitu, ayo!" Ucap Jim yang langsung menggandeng tangan Layla.


"Iya pak Jim." Ucap Layla.


Lalu mereka berdua pun langsung pergi mendatangi James


"Kalian berdua habis membicarakan soal apa?" Tanya James.


"Bukan apa-apa kok pa." Jawab Layla sembari tersenyum.


"Oh begitu. Baiklah kalau begitu, ayo ikut aku! Ternyata Lilia dan Robert dirawat oleh dokter pribadi kita!" Ucap James.


"Oh begitu. Syukur deh kalau gitu." Ucap Layla.


"Iya. Sekarang ayo ikuti aku!!" Ucap James.


"Iya pa." Ucap Layla.


"Baik tuan." Ucap Jim.


Lalu mereka berdua pun langsung pergi mengikuti James


(Skip) Sesampainya di sebuah ruangan ~


"Nah ini dia ruangannya!" Ucap James.


"Oh. Kalau begitu, ayo kita cepat masuk ke dalam! Layla sudah tidak sabar untuk bertemu dengan mereka!!" Ucap Layla yang tidak sabaran.


"Iya Layla. Ayo!" Ucap James sembari tersenyum.

__ADS_1


Lalu James pun langsung membuka pintunya


CKLEK


(DEG) "MAMA! KAKAK!" Ucap Layla senang.


Layla pun langsung mendatangi mereka dan langsung memeluk Lilia


"Mama!! Aku merindukanmu!!!" Ucap Layla.


"Mama juga sayang!" Ucap Lilia yang langsung memeluk Layla dengan erat.


"Tuan, apa kau juga terluka?" Tanya dokter.


"Tidak. Kau bisa pergi sekarang. Terima kasih banyak ya!" Ucap James.


"Iya tuan. Kalau begitu, saya permisi." Ucap dokter.


"Iya. Sekali lagi, terima kasih ya dok!" Ucap James.


"Terima kasih dok." Ucap Lilia.


"Iya, sama-sama. Saya permisi." Ucap dokter.


Lalu dokter itu pun langsung pergi meninggalkan ruangan


"Tidak tuan." Jawab Jim sembari tersenyum.


"Oh syukurlah kalau begitu." Ucap James.


"Iya." Ucap Jim.


(Skip) ke Lilia


"Layla, apa kau terluka?!" Tanya Lilia khawatir.


"Tidak ma. Aku tidak terluka! Kakek sama sekali tidak menyakitiku!!" Ucap Layla.


"Syukurlah kalau kau tidak terluka Layla." Ucap Robert.


"Eh kak Robert?!" Ucap Layla.


Layla pun langsung mendatangi Robert


(DEG) "A.. apa yang terjadi padamu kak?! Ke.. kenapa kau terluka parah seperti ini?!" Ucap Layla kaget.


"Hm.. ini semua karena ulah kakek!" Ucap Robert.

__ADS_1


(DEG) "Apa?! A.. apa dia menyerangmu?!" Tanya Layla kaget.


"Tidak. Dia tidak menyerangku. Tapi dia menabrakku!" Ucap Robert.


(DEG) "Apa?! Kakek menabrakmu?!" Ucap Layla kaget.


"Iya Layla. Dia menabrakku! Cucunya sendiri! Dia menabrakku dengan mobil, saat aku sedang mengendarai sepeda! Saat itu, aku sedang mencarimu. Tapi tiba-tiba dia datang dengan mobil dan langsung menabrakku dari arah belakang! Oleh karena itu, aku jadi terluka parah seperti ini! Dan yang lebih jahatnya lagi adalah dia membiarkanku mati membusuk di dalam gudang! Tapi sayangnya rencananya tidak berjalan dengan lancar! Ternyata aku masih hidup dan berhasil kabur dari sana! Itu semua juga berkat bantuan Vina sih. Jadi aku sangat berterimakasih padanya." Ucap Robert.


(DEG) "Apa?! Jahat sekali kakek melakukan itu! Benar-benar iblis! Lalu kenapa kau bisa bertemu dengan Vina kak?!" Tanya Layla.


"Hm aku bertemu dengannya di gudang yang sama. Kakek ternyata menculik Vina dan menaruhnya di gudang yang sama denganku! Oleh karena itu, kami bekerja sama untuk melarikan diri dari gudang itu! Dan akhirnya kami berhasil! Lalu setelah itu, kami bertemu dengan papa dan mama!" Ucap Robert.


(DEG) "Apa?! Bahkan kakek juga menculik Vina?! Sahabatku?!!" Ucap Layla kaget.


"Iya Layla. Dia menculik sahabatmu! Sepertinya karena Vina mencoba mencariku dan kakek tidak mau kejahatannya terungkap! Oleh karena itu, dia menculik Vina!" Ucap Robert.


(DEG) "Benar-benar jahat! Bahkan dia juga melibatkan orang yang tidak bersalah! Padahal Vina tidak tau apa-apa! Aku jadi semakin membencinya! Aku benci kakek!!!" Ucap Layla marah.


"Aku juga Layla. Aku juga!" Ucap Robert.


"Hm. Jadi bagaimana kalian berdua bisa bertemu dengan papa dan mama di sana?!" Tanya Layla.


"Saat kami sudah berhasil keluar, kami melihat ada gedung lain di dekat tempat penyekapan kami! Lalu sebelum kami pergi, kami memutuskan untuk mengeceknya! Awalnya Vina tidak mau. Tapi aku bersikeras untuk masuk ke dalam! Karena siapa tau saja, ada sesuatu yang bisa kutemui di dalam! Dan saat kami membuka gedung itu, ternyata ada papa dan mama di dalam! Ya walaupun awalnya aku tidak mengenali papa karena dia membelakangiku, tapi pada akhirnya kami bisa berkumpul bersama! Jadi begitulah ceritanya Layla. Lalu setelah itu, kami semua pergi ke sini untuk mengobati luka kami. Sedangkan papa, pergi mencarimu!" Ucap Robert.


"Oh begitu. Tapi pa, bagaimana papa bisa tau kalau Layla ada di rumah kakek?!" Tanya Layla.


"Karena kemana lagi dia akan membawamu selain menuju ke rumahnya?! Dia pasti membawamu ke sana untuk melindungimu! Karena kaulah satu-satunya anggota keluarga yang tersisa! Dan kau juga sangat dekat dengan kakekmu. Jadi pastilah, dia tidak akan membunuhmu! Karena kau juga termasuk pewaris keluarga Jamieson, Layla!" Ucap James.


(DEG) "Ta.. tapi, kenapa hanya aku yang tidak disakiti?! Kenapa kalian semua disakiti, sedangkan aku tidak?!" Tanya Layla.


"Karena kau tidak membuat kesalahan apapun Layla." Jawab Robert.


"Ta.. tapi.. sebelumnya aku dan pak supir pergi ke gedung tua itu untuk mencari keberadaan mama! Bukankah seharusnya aku dihukum juga untuk itu?!" Ucap Layla.


"Tidak Layla. Walaupun kau pergi ke gedung tua itu, tapi kau sama sekali tidak membahayakan. Sedangkan kami semua, memang punya potensi untuk membahayakan kakekmu! Terlebih, kakekmu itu sangat menyayangimu! Dia selalu ingin punya anak perempuan! Jadi aku yakin, dia pasti tidak akan menyakitimu! Apalagi kau adalah pewaris keluarga Jamieson! Jadi kalau Robert tidak ada, maka kaulah yang akan jadi pewarisnya! Kau yang akan mewarisi seluruh kekayaan keluarga Jamieson!!" Ucap James.


"Ya, papa benar! Aku setuju dengannya!" Ucap Robert.


(DEG) ... - Layla pun menjadi terdiam.


"Aku tau nona kaget. Tapi memang begitulah adanya. Tuan Harry sepertinya memang ingin menghancurkan keluarga ini dan membunuh semua orang. Tapi dia sama sekali tidak berniat untuk membunuhmu!" Ucap Jim yang langsung memegang pundak Layla.


(DEG) ... - Layla.


"Mama pun juga setuju dengan perkataan mereka Layla. Jadi mulai sekarang, kau harus berhati-hati!" Ucap Lilia.


"I.. iya ma. Sepertinya kalian semua benar! Terlebih aku juga.."

__ADS_1


To Be Continued...


__ADS_2