
Pagi yang cerah dan matahari menyinari bumi ini, tanda aktifitas akan segera di mulai. Namun laki laki bertubuh kekar ini masih nyaman dengan kasur dan selimutnya.
Seseorang mengetuk pintu dari luar kamar nya.
Tok tok tok "rangga udah bangun belum?" Tanya mami rani namun tidak di jawab oleh anak nya itu.
"Boleh mami masuk?" Tok tok tok. Rangga pun sedikit mengerjapkan matanya karena mendengat ketukan pintu.
"Siapa?" Tanya rangga dengan suara serak khas bangun tidur. " ini mami sayang" jawab mami rani.
"Masuk" jawab rangga dan menekan tombol remot supaya kunci pintunya terbuka.(biasalah horang kaya).
"Aduhh ya ampunn anak mami kok blum bangun si udah jam setengah tujuh loh ini, emang kamu gak mau ke kampus apa?" Tanya mami rani sembari membuka hordeng kamar rangga dan seketika itu juga rangga menutup mata nya karena silau alibat sinat matahari yang masuk ke kamar nya.
"'Hmmm" cuma itu jawaban rangga karena ia masih mengantuk.
"Udah shalat blum?" Tanya mami nya lagi membuka selimut yang ada di badan anak nya itu. Mendengarkan pertanyaan itu rangga tersentak kaget karena ia tidak bangun tadi pagi untuk shalat.
"Ohh god..." rangga langsung duduk dan menepikan selimut nya karena kaget ia belum shalat.
"Kenapa mami gak bangunin rangga si pas shalat subuh" tanya rangga kesal pada mami nya yang tidak membangunkan nya untuk shalat.
"mana mami tau kalo kamu blum shalat, lagian biasa nya kamu nggak di bangunin, tau tau udah bangun aja, jadi mami pikir ya gak perlu bangunin" jelas mami rani sembari duduk di tepi ranjang anak nya itu.
"Yaudah sana cepatan wudu' " lalu rangga berdiri menuju kamar mandi.
"Mami tunggu di bawah untuk sarapan ya" maminya berteriak karena rangga sudah menutup pintu kamar mandi nya.
Kini rangga sudah siap siap ke kampus dan menuruni anak tangga untuk sarapan terlebih dahulu di bawah.
Seperti biasa asisten pribadi yang sangat setia padanya itu sudah menunggu nya di bawah.
Saat ia melihat bos nya menuri anak tangga dani pun berdiri menyambut kedatangan bos nya.
"Pagi bos" dani menundukkan kepalanya.
"Hmm" itulah jawaban dari bos dingin nya.
//di meja makan//
__ADS_1
"Kamu mau sarapan apa?" Tanya mami rani oada putra kesayangan nya itu.
"Terserah mi" jawab rangga singkat sambil membuka layar ipad nya karena melihat imel yang di kirim kan oleh dani.
Lalu datang lah alya yang memakai seragam sekolah dan memeluk maminya dari belakang.
"Pagi mami nya alya tersayang" manja alya pada mami nya itu. Rangga yang menyaksikan tingkah adik nya itu lalu menggelengkan kepala.
"Ccehhkk.. beban keluarga aja bangga" jawab rangga santai.
"Ranggaa.." tegur maminya itu. alya tersenyum licik dan menjulurkan lidah nya kepada rangga.
Rangga tidak menggubris tingkah adik nya itu, lalu ia memanggil dani.
"Dani kesini" perintah rangga.
"Ayo dani ikut sarapan" sambung mami rani tersenyum ramah pada dani karena dani sudah di anggap keluarga oleh keluarga edian pratama.
"Iya mi" jawab dani, dani juga memanggil mami rangga sebagai sebutan mami.
Rangga langsung berdiri dan berpamitan pada mami nya. "Assalamualaikum mi" "waalaikum salam" jawab mami rani dan rangga mencium tangan maminya begitu juga dengan dani.
// di kampus //
Tasya baru sampai di kampus dan begitu juga dengan rangga. Rangga di tempat parkir khusus dosen sedangkan tasya di tempat parkir khusus mahasiswa/siswi. Tetapi nantinya mereka menempuh jalan yang sama jika menuju ke lobby.
Tasya turun dari mobil, dan menekan tombol remot untuk mengunci mobil nya. Ketika tasya ingin melangkah tasya tidak sengaja melihat seseorang yang tak asing baginya yang keluar dari dalam mobil.
"Haa? Itu bukan nya si kevin?" Tanya tasya pada dirinya sendiri dan kemudian menuju ke samping mobilnya agar tidak terlihat oleh kevin dan mengintip kevin dari balik mobil nya.
"Ngapain dia ke sini?, jangan- jangan dia nyariin gua lagi" tasya bergidik ngeri jikalau benar nantinya kevin mencari nya.
Iya, tasya tidak ingin bertemu kevin lagi karena kevin 2 tahun yanga lalu pernah menyakiti hatinya walaupun mereka tidak pernah berpacaran tetapi kevin memberi harapan palsu pada tasya sehingga membuat tasya begitu kecewa pada kevin.
Lalu tasya pergi cepat dari tempat parkir itu, ketika tasya sedikit berlari meninggalkan mobil nya itu kevin pun melihat tasya yang berlari kecil yang akan meninggal kan parkiran.
"Tasya..tasya" teriak kevin memanggil tasya dan ikut mengejar tasya.
__ADS_1
Namun tasya pura-pura tidak mendengarnya, ia terus berlari kecil sambil sesekali melihat ke arah belakang dan ketika ia sedang melihat ke belakang ia tak sengaja menebrak seseorang yang bertubuh tinggi,putih dan kekar itu di hadapan nya.
Sentak tasya merasa kaget karena tau siapa orang yang ia tabrak beberapa detik yang lalu. Ia pun panik ,di sisi lain ia di kejar oleh mantan gebetan nya dan di sisi lain ia takut di marahi lagi oleh dosen nya itu karena lagi lagi ia tidak sengaja menabrak rangga.
"Kamu lagi kamu lagii.. ada urusan apa si kamu selalu menabrak saya?" Tanya rangga kesal. Tasya tak bisa menjawab karena ia panik melihat kevin yang berlari akan mendekati nya.
Seketika tasya mendapat ide konyol. Iya langsung melingkarkan tangan kanan nya di tangan kiri kekar dosen nya itu. Dan berpura pura tersenym ke arah rangga dan menyenderkan kepalanya di lengan rangga. Rangga pun bingung dengan mahasiswi nya yang satu ini. Dan berusaha melepaskan tangan nya yang di pegang oleh taysa.
"Kamu apa apaan si, lepas gak" kesal rangga. Lalu kevin berhenti di depan rangga dan tasya.
"Eh kevin, kamu kok ada di sini" tanya tasya pura pura tak tau kalo kevin mengejar nya tadi.
Kavin kaget karena melihat tasya menggandeng tangan lelaki kekar di depan nya itu dan ia menjawab pertanyaan tasya terbata bata.
"Eh ii-iya, aku nyari kamu" jawab kevin. Tasya pun kaget tapi dia berpura pura tersenyum ke arah rangga. Rangga pun tambah bingung apa yang terjadi sekarang.
" hmm? Nyari aku?" Panik tasya.ia tak lagi menggubris perkataan kevin tadi.
"Oh iya kenalin ini pacar aku" tutur tasya tersenyum paksa ke arah rangga, rangga pun mengerutkan keningnya dan melototkan matanya ke arah tasya dan tasya pun membalas plototan rangga pada nya, tanda tasya memerlukan bantuan nya sekarang.
"Pacar kamu?" Tanya kevin kaget dan penasaran.
"Hooh, iya dia pacar aku" tasya tersenyum ke arah kevin.
"sayang kenalin ini kevin teman aku dulu" tasya memperkenalkan mantan gebetan nya pada rangga.
tasya memaksa rangga agar mau berjabat tangan dengan kevin.
"Sayang, ayo kenalan dulu" geram tasya pada rangga dan memplototkan matanya ke arah rangga. Rangga pun menuruti perintah tasya.
"Rangga, pa-pacarnya dia" rangga tak tau pasti nama tasya sehingga ia hanya menyebut nama tasya dengan sebutan dia.
*Wajah panik tasya*
*wajah bingung rangga*
__ADS_1
...Jangan lupa di vote teman teman semua, semoga kalian suka dengan karya yang aku buat. 🥰🥰🥰✨✨ vote komen like kritik dan saran✨...