Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO

Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO
75. Marah kepada semua orang


__ADS_3

Kini tasya dan para pekerjanya sudah sampai di kota JK, dan sekarang sudah menunjukkan jam 11.30.


Dan ekey langsung menaiki mobil yang terpisah dari tasya karena ia sudah di beri tau oleh bodyguard tasya saat masih di bandara tadi.


//Flashback//


Di bandara Tasya sedang memakan cemilan sembari memainkan ponselnya. Tiba tiba salah satu bodyguard tasya memanggil ekey.


"Ikut saya sebentar" ekeypun hanya mengikuti dengan penuh tanda tanya di wajahnya.


Setelah jauh dari tasya, bodyguard itupun langsung menjelaskan rencananya nanti.


"Kenapa? Ada sesuatu?" Tanya ekey bingung.


"Emm begini, pastikan di pesawat nanti nona tasya tertidur"


"Ya iyalah, kalo gak tidur di pesawat namanya bukan tasya" ujar ekey.


"Yasudah, ketika kita sudah sampai di kota JK nanti, katakan pada nona tasya kalau kau ingin pulang kerumah nya non tasya, karena tuan bryan menyuruh kami mengantar nona tasya ke rumah pak rangga" jelas salahsatu bodyguard tasya yaitu andi.


"Kok gitu, tasya mana mau kerumah pak rangga" omel ekey.


"Katakan pada non tasya, jika tuan bryan ingin dia menginap di rumah pak rangga malam ini juga karena rekan bisnisnya sedang menginap di mansion utama dan para bodyguard rekan kerjanya menginap di rumah nya non tasya" jelas andi


"Terus..?"


"Dengan alasan itu pasti Nona tasya pasti tidak ingin pulang kerumahnya dan ke mansion utama, dan katakan sekali lagi kalau tuan bryan hanya ingin nona tasya menginap sementara di rumah pak rangga, karena disana aman" sambung andi.


"Okey.. tapi nanti kalau dia marah marah gimana?"


"Saya serahkah sama kamu semuanya, ini adalah perintah dari tuan" lalu bodyguard itu langsung pergi setelah memberi tugas pada ekey.


*


Lalu ekey mulai menjelaskan pada tasya jika dia harus menginap di rumahnya rangga.


Skip.. ekey sudah menjelaskannya


"Haa? Gilak lo ya? Hotel ada, rumah sahabat gua juga ada. Kenapa harus di rumah dia?" Marah tasya pada ekey.


"Aduh caa.. plis yaa ini perintah bokap lo.. lagian gak amankan klau lo sembarangan nginap"


"Ya tapi gak harus rumah dia kali.. lagian apa gunanya bodyguard gua?"


"Ya mereka harus ikut menjaga di sekitar mansion utama ca.. mereka mana bisa nolak kalo itu perintah dari bokap lo.. plis ya caa lo ikutin aja, kalau enggak emang lo mau gua di pecat" mohonekey pada tasya dan mengharap akan menyetujuinya.


"Trus lo kenapa gak ikut gua aja?" Tanya tasya.


"Ya-ya gua harus urusin rumah lo juga ca, disana kan ada para pekerja temen bokap lo, jadi gua juga harus bantu bantu gitu.." kembali ekey memberi alasan konyol.


"Tapi kenapa harus di rumah pak rangga sihh" kesal tasya dan membuang nafas beratnya.


"Ya mungkin karna di situ aman trus kan pak rangga punya bodyguard juga, anggap aja bokap lo lagi menjem bodyguardnya pak rangga"


"Tapi pak rangga gak ada di rumah kan?" Tanya tasya.


"Ya gak tau, mungkin ada"


"Pliss ya ca mau aja... kan cuma malam ini aja, besok udah pulang"


"Akhhh... iya iya deh.. terserah kalian semua" omel tasya.


Ekey yang memdengar jawaban tasyapun merasa sangat lega.


"Nanti yang antar gua kerumahnya dia siapa?"


"Nanti ada sekertaris dani yang jemput lo"

__ADS_1


"Tuh kan, perasaan gua gak enak tau gak, kalau ada sekertaris dani ya pasti ada dia" ujar tasya.


"Ya mau gimana lagi"


*skip


Kini merekapun sudah menaiki pesawat dan akan lepas landas.


//flashback off//


"Nih ca barang barang keperluan lo" ekey pun memberi keperluan tasya saat di rumah rangga nanti.


"Emm iya, ini serius ya gua kerumah nya pak rangga?"


"Iya ca udah ikutin aja, emeng lo mau baru pulang dari kota JG trus udah debat aja sama orang tua lo" ujar ekey yang berusaha meyakin kan tasya.


"Hufttt...." tasyapun kembali membuang nafasnya dengan kasar.


"Malam non tasya" tiba tiba dani menghampiri tasya.


"Emm.." jawab tasya singkat.


"Mari saya bantu membawa barang nona"


"Gak perlu saya bisa sendiri, yaudah mana mobilnya saya ngantuk.." omel tasya pada dani, karena ia benar benar kesal dengan semua orang termasuk kepada bodyguardnya sendiri yang tidak bersalah.


"Kak andi.. besok besok tasya gak butuh bodyguard ya... bilangin tuh sama papa, dan bilang juga sama papa, kalau besok tasya langsung pulang kerumah aja gak mau ke mansion utama" jelas tasya dengan taut wajah yang kesal dan menahan amarah pada semua orang.


"Baik nona" hanya itu saja yang bisa andi katakan mengiyakan semua apa yang di katakan oleh tasya.


Kini tasya mulai berjalan menuju mobil yang di kendarai oleh dani, dan dani membuka pintu untuk tasya.


Karena barang bawaan tasya hanya sedikit, jadi ia membawa barangnya ikut masuk ke dalam mobil dan tidak di masukkan dalam bagasi mobil.


*


"Emm..." jawab tasya.


Lalu dani mulai menginjak gas dan menuju rumah rangga.


Sekejap suasana hening dan tiba tiba tasya membuka suara untuk mempertanyakan sesuatu.


"Sekertaris dani" panggil tasya.


"Iya ada yang bisa saya bantu nona?" Dani pun mengintip di kaca spion nya untuk melihat tasya.


" pak rangga di mana?" Tanya tasya.


"Ada di rumah nona, dia sedang menunggu anda" jawab dani.


"Ohh.." jawab tasya singkat.


"Nanti saya bisa langsung ke kamar ga? Gak usah pakai ketemu sama dia?" Ujar tasya yang ingin menghindar dari rangga.


"Saya tidak bisa menjamin nya nona, karena saya hanya di perbolehkan mengantar nona sampai di pintu saja" jelas dani.


"Ckkk.." tasyapun berdecak kesal.


*


1 jam kemudian kini mereka sudah sampai di rumah rangga. Dan kini pintu mobil di buka oleh bodyguard di sana.


"Makasih" ucap tasya pada bodyguard itu.


"Tidak masalah nona" jawab bodyguard itu.


Lalu mereka membuka pintu untuk tasya dan di sambut oleh beberapa pelayan untuk membantu tasya membawa barang nya menuju kamar nya nanti.

__ADS_1


"Selamat datang nona, mari kami bantu untuk membawa barang nona" tasyapun memberi barangnya itu lalu pelayan itupun langsung pergi menuju kamar.


"Emm tunggu, saya ikut ke kamar" ujar tasya yang berusaha agar tidak bertemu dengan rangga.


"Mari nona" jawab pelayan itu.


Kini tasya mulai mengikuti para pelayan itu menuju kamar dan sesekali melihat di sekeliling rumah rangga yang begitu mewah dan megah.


Kini para pelayan sudah menaruh barang tasya di dalam kamar.


"Selamat malam nona, kami permisi dulu" lalu pelayan itu dengan terburu buru pergi dari sana.


Tasya yang ingin melangkah masuk kedalam kamarnyapun terkejut mendengar deheman dari belakang nya.


"Eheem.."


"Ohh gad...." tasyapun memejamkan matanya karena ia tau itu adalah suara deheman rangga.


Lalu tasya menoleh ke belakang.


"Siapa yang menyuruh kamu untuk langsung masuk ke kamar" ucap rangga dengan raut wajah dingin.


"Kenapa? " jawab tasya jutek


Lalu rangga berdiri dan mendekat ke arah tasya.


Cupp...


rangga langsung mencium bibir milik tasya dan benar benar membuat tasya terkejut sehingga tasya memegang bibir nya sendiri.


Tasya menatap rangga sejenak.


"Kenapa? Mau lagi?" Tanya rangga spontan.


lalu dengan cepat tasya memukul dada bidang rangga.


"Gila yaaa...!!! Bapak gak liat apa di bawah banyak orang.."


Cup... kembali rangga mencium bibir milik tasya namun kali ini cukup lama, rangga ******* bibir tasya dengan lembut.


Tasyapun benar benar kesal dan memukul dada rangga dan juga mendorong rangga, alhasil rangga langsung melepaskan ciuman itu.


"Itu untuk kamu yang memanggil saya dengan sebutan bapak" gumam rangga.


"Ya gak harus gitu juga kan?" Kini mata tasya berkaca.


"Okey.. saya mau bicara dulu sama kamu,ikut saya"


"Gak.. saya mau istirahat" dengan kesal tasyapun ingin melangkah masuk ke kamarnya.


Dengan cepat rangga menahan nya.


"Ikut saya atau saya akan berbuat sesuatu dengan kamu" ujar rangga yang sesekali melirik ke arah kamar dan membuat tasya langsung mengerti apa yang di maksud oleh rangga.


"Akhhhh... yaudahh iya iya..." tasyapun langsung pergi meninggalkan rangga ia berjalan saja mendahului rangga.


"Ckkk... gadis ini" decak rangga sembari tersenyum dengan gaya khasnya.


*


*


Kini mereka sudah duduk di balkon rumah milik rangga.


Jangan lupa di vote kakak semua😉✨✨🥰 semoga kalian suka dengan karya pertama aku🥰 jangan lupa like dan komen.


Tunggu eps selanjutnya.

__ADS_1


Saya akan selalu up cerita ini sesuai jadwal dan tidak menunggu banyak like, semoga dengan seperti ini kalain mau dan suka dengan karya yang saya buat ini.🥰🥰🥰🙏


__ADS_2