
Rangga dan tasya kini sudah sampai di tujuan yaitu di rumah tasya.
Tasya pun bergegas turun namun ketika ia ingin turun tangan nya di tahan oleh rangga, tasya pun menghentikan niat nya untuk keluar dari mobil.
"Ada apa lagi sih?" Tanya tasya yang menatap rangga masih dengan rasa marah.
"Saya mohon kamu jangan salah paham kepada saya, dan tolong jangan ceritakan ini pada siapapun, nanti akan berakibat pada kita berdua sebaik nya ini menjadi rahasia kita berdua" jelas rangga pada tasya dan berharap tasya mengerti.
"Siapa yang mau mendengarkan cerita saya, dan siapa yang akan percaya jika saya menceritakan hal serendah ini pada semua orang??" Tutur tasya yang sangat menggoreskan hati rangga karena ia paham apa yang di maksud oleh tasya.
"Tidak akan ada orang yang percaya dengan cerita ini..." sambung tasya dan kini ia bergegas keluar dan menutup pintu mobil dengan keras.
"Heii.. heei" rangga kini kembali memanggil tasya namun tasya tak mau lagi berurusan dengan rangga kini ia sudah menutup pintu rumah nya.
Rangga yang kini merasa diri nya sangat bodoh bisa melakukan hal serendah itu pada wanita yang tak terlalu akrab pada nya.
Kini rangga hanya bisa menyesali perbuatannya dan ia pun kembali ke kantor nya.
Pov. Dirumah tasya.
Kini gadis itu memasuki kamar tanpa menutup pintu kamarnya. Ia kini sedang duduk di depan kaca riasnya dan kembali menangis.
Tasya sangat marah pada diri nya karena tidak bisa menjaga ciuman pertama itu. Lalu Tasya mengambil tissu dan berniat untuk menghapus bekas bibir rangga yang ia rasa masih menempel di sana.
"Hikks.. hikks... laki laki itu sangat rendah, dia gak cocok untuk menjadi pemimpin" merungut tasya di depan cermin dan masih dengan membersihkan bibirnya memakai tisu.
Ekey yang merasa mendengar orang menangis dari kamar tasya kini ia berjalan menuju kamar tasya, dan benar saja ia mendapati tasya sedang menangis di depan cermin dan banyak tisu yang berserakan di lantai bekas tasya mengelap bibir nya.
"Aaa... omg... lo kenapa caa??!!" Teriak ekey yang langsung berlari menghampiri tasya.
"Hikss hikks hiiks.." tasya yang tau kini ekey telah berada di belakang nya dan menatap nya dengan intens tangis nyapun semakin pecah.
"Lo kenapa ca.. sini cerita cup cupp.." ekey kini memeluk tasya dan tasya membalas pelukan itu.
Kini ekey membantu tasya untuk berdiri dan pindah ke ranjang tasya karen mencari tempat yang nyaman untuk bercerita.
"Kenapa..?" Tanya ekey sembari duduk di pinggir ranjang milik tasya.
"Key.. hikks hikks... gue bencii gua benciii....!!!!" Teriak tasya yang kini kembali memeluk ekey.
"Sama siapa?" Tanya ekey bingung. Dan kini mereka melepas pelukannya.
"Guee.. guee.. di cium sama pak rangg key.." tutur tasya yang kini menunduk karena malu dan kembali mengeluarkan banyak cairan bening dari matanya.
"What?? Lo serius??" Tanya ekey kaget.
"Iya key... tapi pliss lo jangan ceritain ini ke mama sama papa dan bang avnil" tasya mengingatkan ekey.
"Iya iya lo tenang aja, tapi kenapa bisaa? Dan kenapa lo sampai nangis kayak gini kayak habis di paksa gitu." Tutur ekey yang ikut panik.
"Iya.. gua itu di paksa sama pak rangga, tangan gua di pegang, trus dia cium gua sampai gua gak bisa gerak key.. dan hati gua sakit banget gak tau kenapa.. lo tau kan gua gak pernah ciuman seumur hidup gua hikss hikks.." jelas tasya yang masih meneteskan air matanya.
"Dan pak rangga mencuri ciuman pertama gua keyy... hancur banget rasa nya keyy.. mungkin di luar sana ciuman adalah hal yang biasa tapi itu nggak berlaku sama gue keyy... hiikkss hikkss" sambung tasya lagi.
__ADS_1
"Ya ampun pak rangga, gua gak nyangka deh sama dia, gua kira dia anti banget sama cewek, ya walupun banyak cewek yang ngejar ngejar dia" kini ekey menenangkan tasya agar tak menangis lagi.
"Udah gak usah nangis anggap aja itu kejadian yang gak di sengaja" sambung ekey.
"Ya gak bisa semudah itu lah key, ciuman itu perdana buat gua " marah tasya pada ekey.
"Yaudah lo mau apa?" Tanya ekey.
"Pesan tiket untuk penerbangan jam 9 pagi besok" tutur tasya yang kini berdiri dan mengambil ponselnya yang ada di dalam tas nya dan berniat untuk mengabari mama riana.
"What?? Secepat itu ca? Kenapa? Kita aja blum sempat untuk beli perlengkapan trus kita aja blum ke mansion utama" tutur ekey terkejut mendengar perintah tasya.
"Keyy.. lakuin aja.. gua gak mau lama lama di sini, nanti tante rani malah ngajak pak rangga lagi ke rumah gua gara gara tau gua bakal balik ke JG" jelas tasya yang berharap ekey mengerti dengan perasaannya sekarang.
"Tapi.." omongan ekey dengan cepat di potong oleh tasya.
"Lakuin aja key.. kalo lo gak mau gua aja yang brangkat sendirian" ancam tasya.
"Okeyy gua psenin skarang.. bodyguard juga?" Tanya ekey kembali.
"Hmm.." jawab tasya yang kini menekan tombol untuk menelfon orang tua nya.
//telfon//
"Hallo ma.."
"Hallo sayang.. giman? Udah balik dari rumah tante rani?" Tanya mama riana merasa senang karena anak nya semalam tidur di mansion utama milik orangtua rangga.
" hmm udah ma.." jawab tasya singkat.
Tasya yang sedang menahan tangis karena tak ingin orang tua nya tau tentang kejadian tadi ia pun dengan cepat menyampaikan maksud ia menelfon mamanya itu.
"Hmm enggak kok ma. Oh ya.. adek pulang besok pagi ya maa.. maaf gak bisa langsung ke rumah mama karena adek lagi sibuk ngurusin barang untuk di bawa ke sana" jelas tasya.
"Loh kenapa sayang? Kok mendadak banget? Kan 2 hari lagi.." tutur mama riana.
"Gak ma, harus besok.. karena banyak banget kerjaan di kampus ma.. lagian adek udah lama gak masuk kampus jadi adek gak mau nunda nunda" tutur tasya menjelaskan.
"Tapi kan papa udah menjelaskan ke pihak kampus kamu.. dan mereka pun gak masalah sayang? Atau kamu punya alasan lain untuk cepat pulang ke kota itu?" Tanya mama nya curiga.
"Nggak kok ma.. gak enak juga kalo gitu maa.. lagian kan bentar lagi adek wisuda.. jadi adek mau cepet cepet menyusun bahan yang harus adek susun" jelas tasya kembali memberi alasan.
"Yaudah mama izin dulu ke papa kamu ya sayang?" Tutur mama riana.
"Emmm gak perlu ma, lagian adek juga udah pesen tiket kok, tinggal nunggu keberangkatan besok" kembali tasya memberi alasan.
"Yaudah kamu hati hati ya sayang, mama juga gak bisa ke rumah kamu hari ini kan kamu tau mama ada acara penting" jelas mama riana.
"Iya gapap ma.. yaudah ya ma adek mau siapin barang dulu" sambung tasya.
"Iya sayang, besok tlfon mama ya?"
"Iya ma.. dah maa.." tasya mengakhiri tlfon itu
kini sambungan telfon terputus.
__ADS_1
*
*
Ekey kini sudah memesan tiket dan ekeypun memberi tahu kabar mendadak ini pada bodyguard yang menjaga di luar sana.
Kini tasya di bantu oleh ekey untuk mengemasi barang tasya dan begitu juga dengan ekey iya juga mengemasi barang barang nya.
Dan tak lupa juga ekey sediri ke mall untuk membeli barang keperluan tasya dan dia.
*
Jam sudah menunjukkan jam 8 malam.
Pov. Di mansion utama bryan.
"Pa.." panggil mama riana.
"Hmm iya sayang.." jawab papa bryan, bryan orang yang sangat romantis.
"Ank kamu tadi telfon trus dia bilang dia mau berangkat ke kota JG besok pagi" tutur mama riana to the point.
"Haa?? Yang bener? Kok adek gk telfon papa si ma..." tanya bryan penasaran kenapa anaknya mendadak pulang ke kota JG.
"Iya pa, alasannya mau melengkapi dan menyusun bahan nya di sana" jelas mama riana pada suaminya itu.
"Iya papa tau.. dia bakalan sibuk, tapi kenapa harus mendadak gini si ma?" Tanya papa bryan.
Kini papa bryan mengambil ponslenya yang ada di atas meja samping ranjang nya dan bergegas untuk menelfon anak nya itu.
//telfon tersambung//
"Hallo dekk"
"Iya hallo pa.." jawab tasya lembut.
"Bener bilang mama kamu kalau kamu mau berangkat besok pagi? Kenapa sayang?" Tanya papa bryan pada anak nya itu.
"Emm iya pa.. adek gak mau nunda nunda lagi, lagian adek juga udah sehat dan adek juga bawa bodyguard papa kok papa tenang aja" jawab tasya sembari tersenyum manis yang tak di lihat oleh papanya itu.
"Yakin gak ada alasan lain?" Tanya papa bryan pada anak nya itu.
"Enggak kok pa.. " jawab tasya kini yang takut jika papanya tau tentang kejadian tadi.
"Yaudah kalo itu keputusan kamu, besok telfon papa ya sayang.." tutur papa bryan.
"Iya pasti pa.." jawab tasya.
Dan kini telfon pun berakhir..
Jangan lupa di vote kakak semua😉✨✨🥰 semoga kalian suka dengan karya pertama aku🥰 jangan lupa like dan komen.
Tunggu eps selanjutnya.
Saya akan selalu up cerita ini sesuai jadwal dan tidak menunggu banyak like, semoga dengan seperti ini kalain mau dan suka dengan karya yang saya buat ini.🥰🥰🥰🙏
__ADS_1