Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO

Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO
45. Kenapa tasya mendadak pergi?


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan jam 7 malam.


kini mami rani ingin menelfon mama riana untuk menanyakan tasya, dan malam ini ia bernit untuk menemui tasya di mansion utama brian karena besok ia tak akan sempat untuk menemui tasya.


//telfon berlangsung//


Riana: "Hallo assalamualaikum jeng"


Rani: "Hallo Waalaikumsalam"


riana: "gimana jeng, tumben telfon"


rani: "iya nih, rencananya mau ke tempat tasya karena dia kan mau berangkat besok, takut besok gak sempet makanya mau malam ini, tasya nya ada ga jeng?"


Mama riana pun bingung ingin menjawab apa, sedangkan ia sudah berjanji pda anak nya untuk merahasiakan keberangkatannya dari tante rani, entah apa alasan anak nya itu merahasiakan keberangkatannya, mama riana pun tak tau alasannya apa. tapi mau bagaimana lagi niat tante rani itu sangat baik, ia ingin bertemu dengan tasya terlebih dahulu sebelum ia berangkat ke kota JG, dan terpaksa mama riana menjelaskan semuanya pada mami rani.


Riana: "maafkan kami sebelum nya jeng rani, sebenarnya tasya sudah berangkat ke kota JG tadi pagi, sekali lagi maafkan kami jeng, saya sebenarnya tidak berniat merahasiakan ini kepada keluarga jeng rani, tetapi ini permintaan dari tasya anak kami, saya pun juga tidak tau apa alasan tasya merahasiakan keberangkatannya hanya kepada keluarga jeng rani... sekali lagi maafkan kami jeng dan terutama maafkan tasya"


Rani: "sudah berangkat? Kenapa mendadak jeng? Dan kenapa tasya tidak ingin kami mengetahui tentang keberangkatannya? Apa ada masalah? Atau ada hubungannya dengan rangga ?"


Riana:" kami pun tidak tau alasannya apa jeng, bahkan tasya pun tidak singgah ke mansion kami, dia hanya berpamitan lewat telfon, kami pun juga bingung dengan sikap tasya yang seperti ini, biasanya dia ingin kemana mana ia selalu pamit dan datang ke mansion kami, tapi kali ini tidak"


Rani: "oke lah jeng, akan saya tanyakan pada rangga, siapa tau ini ada hubungannya sama rangga karena tasya terakhir bersama rangga kemarin, apa rangga tidak mengantar tasya pulang ke mansion kmarin?"


Riana: "emm, tidak jeng, memangnya mereka mau kerumah kami ya?"


Rani : " iya jeng, tasya yang meminta nya, tapi sebelum rangga mengantar tasya dia membawa tasya ke kantornya terlebih dahulu karena pagi itu dia ada meeting, makanya dia membawa tasya ke kantornya. Seperti nya ini ada yang tidak beres jeng"


Riana: " sepertinya iyaa jeng, tak seperti biasanya tasya bersikap seperti ini"


Rani: " yasudah saya tutup dulu telfonnya, saya akan menanyakan ini pada rangga"


riana: " baik jeng"


Telfon pun berakhir.


Kini mami rani menyuruh rangga untuk datang ke mansion milik nya, karena ia ingin menanyakan tentang tasya.


*


*


*dikota JG


Tasya sudah membersihkan diri, dan ingin kebawah untuk bertemu dengan robi.


Kini tasya sudah berada di restoran yang ada di hotel itu, dan tak lupa ekey dan para bodyguard juga ikut mengawal di luar dan di dalam restoran itu.

__ADS_1


"Hai mas robi, udah lama nunggu ya?"


"Enggak kok, sini duduk" robi pun tersenyum manis pada tasya.


"Makasih mas.. btw mas apa kabar udah lama gak ketemu"


"Yang ada mas yang nanya kamu apa kabar, semenjak penculikan itu mas gak ikut nyari kamu dan pak avnil juga gak ngasih tau ke mas, setelah kamu di bawa kerumah sakit di negara itu, barulah informasi itu menyebar di hotel ini" jelas robi.


"Kamu baik baik aja kan sekarang?" Tanya robi menatap sayu mata gadis yang ia cintai itu namun tidak dengan tasya, tasya hanya menganggap robi sebagai kkak nya sendiri.


"Alhamdulillah baik mas, ya walaupun masih ada trauma dikit hehe.. apa lagi liat pistol rasa nya pengen pingsan aja" jawab tasya dengan gaya bercanda namun itu benar yang ia katakan ia trauma jika mengingat tentang penculikan itu.


"Maafin mas gak bisa jengukin kamu ke kota JK saat kamu pulang, karena pak avnil gak ngasih ijin sama mas, karena hotel nantinya tidak ada yang mengawasinya" jelas kembali robi.


"Iya gapapa mas, kan skarang kita udah ketemu" tutur tasya sembari memperlihatkan gigirapi nya di depan robi dan robi yang melihat itupun merasa semakin tergila gila dengan kecantikan tasya.


"Yaudah yok kita makan, mas udah pesen makanan diet kesukaan kamu"


"Aa mas robi bisa aja, ini kan makanan diet aku pas SMA dulu hehehe" kini merekapun saling tertawa.


*


Kini jam sudah menunjukkan jam 8.30 malam. Tasya dan robi sudah berbincang cukup lama dan banyak hal hal yang mereka bicarakan.


Begitupun dengan ekey dan para bodyguard mereka juga makan di restoran itu dengan gratis dikarenakan itu hotel milik majikan mereka sendiri jadi apa yang di lakukan tasya dan apa yang tasya makan mereka pun juga ikut memakan nya.


"Mas, aku ke atas dulu ya, soal nya besok mau langsung ke kampung mau urusin surat surat gitu"


"Yaudah, perlu di anterin gak?"


"Emm enggak deh mas.. tuh banyak bodyguard udah nunggu" sembari tasya menunjuk para bodyguard yang sudah menantinya di pintu masuk resto


"Yaudah.. hati hati ya ca, nanti kalo kamu butuh apa apa, kabarin mas ya"


"Iya mas.. oh iya selama 2 bulan ini kami masak di atas aja, jadi tolong liat para bodyguard saya ya mas.. mereka makan nya di sini aja"


"Iya iya, pak avnil juga udah bilang gitu hhehe" jawab robi.


Kini tasya ekey dan para bodyguard mengantar tasya untuk ke tempat nya tinggal selama 2 bulan itu.


*


*


Kini rangga sudah sampai di mansion utama milik orang tua nya. Ia langsung berjalan menuju dapur untuk makan malam, kebetulan rangga blum makan malam.


"Mi.."

__ADS_1


"Mii.. mamii.." panggil rangga namun mami nya tak kunjung keluar.


Yang keluar malah kepala pelayan mansion itu yaitu pak tono.


"Ada apa tuan?" Tanya tono dengan sopan dan menundukkan kepala nya.


"Saya mau makan. Siapkan makanan yang baru untuk saya"


"Baik tuan.. tunggu 20 menit tuan" lalu pelayan itu pergi ke dapur untuk meminta chef khusus mansion itu untuk memasak.


Rangga kini duduk di depan tv untuk menunggu makanannya. Tak lama kemudian mami nyapun muncul dan menghampiri rangga.


"Dari mana kamu? Dari tadi mami nyuruh kesini tapi lama banget" mami rani pun langsung duduk di sebelah anak nya itu.


"Sibuk mi" jawab rangga singkat.


"Kenapa mami manggil rangga ke sini?" Tanya rangga yang tak menatap pada mami nya itu dan ia malah melihat tv.


"Mami mau nanya sama kamu.. kamu gak apa apain tasya kan?" Rangga pun tersentak kaget dengan pertanyaan mami nya itu.


"Ha? Apa apain? Emang nya rangga ngapain?" Tanya rangga sok polos.


"Mami serius ngga.. trus knapa tadi mama nya tasya bilang kalo pas hari itu kalian gak jadi ke mansion tante riana?"


"Kmaren si rangga mau antar dia kesana, cuman dianya aja yang gak jadi ke mansion orang tuanya, yaudah rangga antar aja dia di rumah pribadinya langsung" jelas rangga yang mengharap mami nya tak lagi menanyakan hal aneh.


"Bener cuma itu yang mau kamu jelasin ke mami? Gak ada yang lain lagi? Atau kalian bertengkar lagi di kantor?" Tanya mami rani menatap intens pada anak nya itu dan mengharap rangga berkata jujur.


"Mami kenapa jadi curigaan banget si. Tanya aja sama dia tuh,ngapain gak jadi ke mansion utama orang tuanya" ketus rangga dan kini ia berdiri dan ingin ke kamarnya untuk menghindari pertanyaan mami nya itu.


"Rangga tunggu..duduk.." tahan mami nya itu dan rangga kembali duduk.


"Tasya mendadak pulang ke kota JG dan dia merahasiakan keberangkatannya dari kita, kenapa? Apa ada hubungan nya sama kamu? Bahkan tante riana pun bilang kalau tasya tidak biasanya seperti ini, dia bahkan tidak berpamitan langsung pada mama nya, ia berpamitan hanya lewat telfon" jelas mami rani yang kini membuat rangga kaget dan bingung dengan kepergian tasya ke kota JG.


Rangga pun terdiam sejenak dia berfikir.


Apakah tasya pergi mendadak seperti ini gara gara dia atau tidak? Atau dia pergi karena ingin menghindar dari nya? Atau tasya pergi karena kejadian kemarin yang terjadi di dalam ruangannya?


Begitu banyak pertanyaan yang timbul di benak rangga. Kini maminya memanggil nya karena melihat rangga tiba tiba diam.


"Rangga.. kamu kenapa diem? Apa benar itu ada hubungannya sama kamu?"


Jangan lupa di vote kakak semua😉✨✨🥰 semoga kalian suka dengan karya pertama aku🥰 jangan lupa like dan komen.


Tunggu eps selanjutnya.


Saya akan selalu up cerita ini sesuai jadwal dan tidak menunggu banyak like, semoga dengan seperti ini kalain mau dan suka dengan karya yang saya buat ini.🥰🥰🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2