
Mami rani dan rangga kini sudah sampai di villa mereka, kini mereka memutuskan untuk makan siang di rumah saja.
Dan setelah mereka makan siang rangga kembali bekerja di dalam ruang kerjanya bersama dani sedangkan mami rani ia kembali ke kamarnya untuk istirahat, sembari menunggu suaminya pulang.
*
*
*Di kota JG
Kini jam sudah menunjukkan jam 3 sore, tasya dan ekey sudah di bandara untuk menjemput kedatanagn 2 sahabatnya itu.
Sedikit lama mereka menunggu akhirnya para sahabatnya itupun terlihat juga dari dalam bandara itu.
"Tu dia ca.." tutur ekey sembari menunjuk ke arah nayfa dan putri.
"Akhirnya.. lama banget si mereka"
"Haayy..." nayfa dan putripun sedikit heboh ketika melihat ekey dan tasya.
"Hay.." balas ekey dan tasya kembali.
"Kok lama sii.. capek tau nungguin kalian" tutur tasya sembari memperlihatkan wajah kesalnya.
"Iya tadi kita ke Wc dulu trus tadi kita beli cemilan, habisnya kita laper bgt" jelas nayfa pada dua orang yang sudah lama menunggui mereka dari tadi.
"Ohh gitu yaudah yuk kita ke cafe makan, kalian mau makan apa?" Tanya tasya lalu mereka kini menuju ke parkiran mobil.
"Kita makan di mekdi aja deh, udah lama gak makan di mekdi" tutur putri.
"Yaudah yuk" kini mereka memasuki mobil dan dikendarai oleh andi.
"Kak andi kita ke mekdi deket hotel aja ya.." tutur tasya pada bodyguard nya itu.
"Siap non" balas andi.
*
*
1 jam kemudian mereka sudah sampai di mekdi terdekat dri hotel tempat tasya tinggal.
"Kak andi sama kak juan ikut makan juga ya, ajak juga orang yang di mobil belakang" perintah tasya.
"Tidak usah non kita kan tadi sudah makan siang" balas juan.
__ADS_1
"Gak boleh nolak ini perintah, ajak kak nino juga di mobil belakang, dan bapak bapak itu juga" ajak tasya sekali lagi lalu mereka semuapun turun, dan semua para bodyguard pun juga ikut turun dan ikut makan di dalam sana.
*
"Ca Kita pesen yang kayak dulu aja yuk, pesan 1 porsi yang isinya banyak trus kita makan bertiga deh" ajak nayfa pada dua sahabatnya.
"Ayok ayokk..." balas tasya dan putri kompak.
"Trus gua gimana?" Tanya ekey
"Ya juga ikut makan lah, tapi gak bareng kita hahah" balas nayfa. Mereka bertigapun tertawa kecuali ekey.
"Oh ya, kalian pesan aja apa yang mau kalian makan" tutur tasya pada para bodyguard nya itu.
"Baik non" balas salah satu bodyguard itu.
*
*
Sudah hampir 1 jam mereka di sana dan sempat bercerita tentang hal hal lucu karena mereka sudah 2 bulan tidak bertemu, jadi ada banyak cerita yang ingin mereka ceritakan satu sama lain.
Kini mereka semua sudah selesai makan dan memutuskan untuk langsung pulang ke hotel.
Beberapa menit kemudian kini mereka semua sudah sampai di hotel milik keluarga tasya karena memang jarak tempat mereka makan tadi cukup dekat dengan hotel.
"Hmm iya.." jawab putri lalu mereka berdua masuk ke kamar tasya dan beristirahat.
*
*
Kini jam sudah menunjukan jam 8 malam, mereka memutuskan untuk makan malam di ruangan itu saja.
"Ca btw lo ngundang pak rangga gak untuk hadir di acara wisuda lo?" Tanya putri sembari mengunyah makanannya.
"Gua gak ngundang dia, tapi nyokap sama bokap gua itu udah pasti ngundang pak rangga"
"Bagus dong, kan kalin di jodohin kan?" Tutur nayfa.
"Kalian kok tau?" Tanya tasya terkejut karena ia merasa tak pernah menceritakan hal ini pada kedua sahabatnya itu.
"Ya iya lah, mama riana yang cerita sama kami" jawab nayfa kembali.
"Lagian lo kabar kayak gini gak mau cerita sama kita, gimana si katanya sahabat gak boleh ada yang di tutup tutupin" sindir putri.
__ADS_1
"Iya iya maaf, ya habisnya kabarnya kan gak bagus, ngapain di ceritain, kecuali gua merasa bahagia banget tentang perjodohan ini ya baru gua ceritain bahkan gua ceritain ke orang orang seluruh dunia ini"
"Ca coba aja dulu, ya emang si kita juga gak suka sama pak rangga karena dia tuh orangnya kasar, gak romantis, gak asik.. pokok nya hal yang negatif semuanya ada di dia, tapii.. kita tetap dukung nyokap sama bokap lo buat jodohin lo sama pak rangga" jelas putri.
"Serius deh ca, lo serasi banget sama pak rangga, sama sama punya paras sempurna.. hahaha" goda nayfa.
tasya yang mendengar itupun langsung bergidik ngeri.
"Tuh kan ca, semua orang bilang kalo lo tuh serasi sama pak rangga.." sambung ekey.
"Key diem ya.. lo gitu banget sama gua" omel tasya pada ekey. Ekey yang mendengar tasya yang sudah mulai kesal pun kini ia sedikit tertawa bersama nayfa dan juga putri.
"Udah aah males banget sama kalian" kini tasya meneguk air dengan sangat banyak karena ia benar benar kesal semua orang ingin menjodohkannyan dengan rangga.
*
*
*Di negara NYR
Rangga kini sedang menyenderkan badannya di bagian kepala ranjang, ia sedang melihat ponsel miliknya. Lama rangga memainkan ponselnya kini ia teringat tentang hadia yang ia beli tadi.
Rangga kini mematikan ponselnya dan mengalihkan posisinya terduduk di atas ranjang.
Ia menatap paperbag yang ada di atas meja kerjanya, disana ada banyak paperbag yang berisi hadiah hanya untuk tasya.
Kini rangga berdiri dan mengambil salah satu paperbag yang berisi kalung berlian itu, dan ia kembali duduk di ranjang nya sembari membukakan kotak berisi kalung itu.
Lama Rangga menatap dan membolak balikkan kalung itu dan tak sadar iyapun tersenyum melihat kaluang itu.
"Cantik.." batin rangga dan ia masih melihat kalung itu.
"Kira kira reaksinya nanti gimana ya?" Tanya rangga pada dirinya sendiri.
"Ckk.. dasar.. sudah pasti dia menyukainya apalagi harganya yang sangat mahal, dasar semua perempuan mata duitan" tutur rangga.
Kini rangga meletakkan kalung itu kembali ke dalam paperbag dan ia kembali keranjang nya untuk tidur.
"Huufft... mendingan tidur dari pada memikirkan perempuan itu" kini rangga mulai memejamkan matanya untuk tidur.
Jangan lupa di vote kakak semua😉✨✨🥰 semoga kalian suka dengan karya pertama aku🥰 jangan lupa like dan komen.
Tunggu eps selanjutnya.
__ADS_1
Saya akan selalu up cerita ini sesuai jadwal dan tidak menunggu banyak like, semoga dengan seperti ini kalian mau dan suka dengan karya yang saya buat ini.🥰🥰🥰🙏