Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO

Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO
24. Di culik


__ADS_3

Kini masalah anak buah alexander yang tertangkap sudah selesai. Tapi lain lagi dengan 2 anak buah alexander yang kabur itu, ia sudah melaporkan semua pada kevin tentang apa yang terjadi dan termasuk masalah rangga yang juga mengirim bodyguard untuk membuntuti tasya.


"Bodoh kalian semuaa, kenapa bisa ketahuan, kenapaa? " teriak kevin emosi pada anak buah nya yang sudah berkumpul itu.


"Rangga rangga rangggaa!!" Teriak kevin sembari meninju tembok. (Semenjak nama rangga trending topik kini kevin pun sudah tau siapa rangga sebenarnya)


"Aku sudah yakin dari dulu kalau mereka berdua itu tidak ada hubungan apa apa, aku tau itu adalah cara tasya untuk menghindari ku" tutur kevin pada tangan kanan nya.


"Aku mau sekarang kalian balass anak buah rangga itu,kirim sebagian anak buah untuk mengalihkan perhatian rangga dan anak buah nya itu, lalu kalian culik tasya tapi ingat jangan sampai wanita yang aku cintai itu tergores sedikit pun, Se di kit pun!!!" Tegas kevin pada anak buah nya lalu anak buahnya mengangguk paham.


"Jika kalian telah berhasil membawa tasya kabur bawa ia ke negara JR, dan bawa ia ke vila ku yang terletak di pulau pantai itu" jelas kevin lagi memerintah kan anak buah nya.


"Baik tuan" serentak anak buah nya bergerak untuk meluncurkan aksinya.


Kini anak buah kevin yang ada di kota JG itu sudah berkumpul, dan mereka berhasil menculik salah satu anak buah rangga yang berjaga di apartemen tempat tasya tinggal.


*


*


"Bos, anak buah kevin menculik salah satu anak buah yang berjaga di apartemen nona tasya" lapor bodygurad nya itu.


"Apa? Kenapa bodoh sekali? Cari tau kemana anak buah kevin itu membawa mereka pergi" tutur rangga marah pada anak buahnya itu.


"Kami sudah tau tempat mereka membawa salah satu tim saya bos" jelas anak buahnya itu


"Lalu kenapa kau disini? Cepat kerahkan semua anak buah mu itu untuk melawan anak buah kevin" Perintah rangga.


"Sudah bos saya sudah mengirim 5 orang untuk mencari mereka" tutur anak buah rangga.


"Kau tidak tau anak buah alexander itu kuat dan pasti mereka membawa semua anak buah nya itu, apa kau yakin dengan anak buah mu yang lemah itu aaa? Dengan kalian yang banyak saja di sana bisa kebobolan begitu. Cepat arahkan semua anak buah mu itu" tutur rangga marah besar.


Entah kenapa rangga begitu marah kalau kevin mengusik kehidupan dia dan tasya sekarang padahak dulu rangga pun tak perduli tentang kevin ingin bertemu dengan tasya , padahal ia dan tasya tidak ada apa apa bahkan tasya menganggap rangga seperti orang asing.

__ADS_1


Kini anak buah rangga panik karena bos nya itu marah besar, ia pun memerintahkan semua anak buahnya untuk mencari anak buah alexander tanpa ada yang mengawal apartemen itu.


Akhirnya misi kevin berhasil mengalihkan perhatian rangga dan anak buah nya.


*


*


Kini gadis cantik itu sudah ingin pulang ke apartemen nya karena ia bertugas sampai jam 2 siang saja. Kini ia sudah menemukan taxi untuk pulang.


"Pak ke apartemen X ya pak" tutur tasya sembari menutup pintu mobil. Namun supir taxi itu cuma mengangguk.


Dalam perjalanan tasya pun bingung kemana arah mobil ini akan membawa dia.


"Loh pak, ini bukan jalan ke arah apartemen X, bapak tidak tau jalan nya ya?" Tanya tasya masih santai. Lagi lagi supir taxi itu tidak menjawab.


"Pak salah pak, kita harus mutar balik saya akann..." tiba tiba tasya pingsan karena ada orang dari kursi belakang menyekap mulutnya memakai sapu tangan yang memiliki obat bius di sana.


*


*


Sedangkn di tempat lain, avnil sedang menunggu kedatangan adiknya itu, namun tasya tak kunjung datang, di telfon pun nomornya tidak aktif.


Lalu pikiran negatifnya kembali muncul.


"Jangan jangan adekk..akhh tidak tidak dia gak mungkin di apa apain karena banyak pengawal yang jagain dia." Tutur avnil meyakinkan dirinya sendiri. Lalu avnil menelpon anak buah nya. Dan ia memutuskan untuk menanyakan tasya pada ank buahnya itu.


"Halo apa kalian bersama tasya sekarang" tanya avnil pada anak buahnya itu.


"Tidak bos kami tadi di ganggu oleh anak buahnya alexander dan mereka menculik orang orang di tim kami, dan kami sekarang sedang mencari keberadaan anak buah alexander" jelas anak buahnya itu tanpa rasa bersalah.


"Trus siapa yang menjaga adik saya?" Tanya avnil kini mulai panik.

__ADS_1


"Saya tadi meninggal kan 2 orang untuk menjaga nona tasya pak" jelas kembali anak buahnya itu di balik telfon.


" apaa? Cuma dua orang? Bagaimana cara berfikir kalian itu aaa? Kenapa kalian seceroboh itu, jika 2 orang anak buah yang menjaga tasya itu di culik lagi oleh anak buah kevin dan menculik adik saya bagai mana? Kenapa bodoh sekali cara kerja kalian semua aa!!!" Marah avnil pada anak buahnya itu di seberang sana.


"Sekarang adik saya tak kunjung menemui saya di hotel ini dan telfon nya tidak aktif. Cari tau adik saya dimana sekarang jugaaa!!!" Teriak avnil, dan kini ia mematikan telfon nya dan ia mulai panik dan bergegas menemui rangga di dalam kamarnya.


"Ranggaa" tok tok tok, lalu rangga membuka pintu nya.


"Kenapa bang?" Tanya rangga yang mempersilahkan avnil masuk.


"Tasya hilang kontak, gua nungguin dia dari tadi tapi udah 2 jam dia gak nongol nongol dan gua udah telfon dia tapi nomornya gak aktif, temenin gua nyari adek gua skarang juga" ajak avnil pada rangga kemudian rangga pun ikut panik dan ia mengambil ponselnya dan keluar dari kamar.


"Kok bisa bang, lo udah telfon anak buah gak bang?" Tanya rangga pada avnil mereka kini sudah berada di dalam lift.


"Sudah, dan lo tau apa jawaban anak buah kita itu? Mereka cuma memerintahkan 2 orang untuk menjaga tasya, sedangkan semua nya pergi mencari tau dimana anak buah alexander itu membawa pergi teman teman mereka yang di culik" jelas avnil pada rangga dan kini mereka sudah keluar dari dalam lift dan berlari menuju mobil rangga.


"Biar saya yang membawa mobil, kalian kawal dari belakang saja memakai mobil kalian itu" tutur rangga sembari mengambil kunci di tangan supir ples bodyguard nya itu".


Dan mereka berdua kini mencari tasya di rumah sakit dan apartemen dan tempat dimana tasya sering kunjungi namun nihil tasya tidak ada di sana.


Jam sudah menunjukkan jam 5 sore, avnil dan rangga masih berkeliling mencari tasya dan menunggu kabar dari asisten nya itu yang sedang melacak dimana tasya berada.


"Bang apa kata mereka? Mereka udah liat blom di mana tasya?"


"Iya ngga ini mereka baru saja mengirim lokasi tempat terkahir tasya berada." Tutur avnil sembari membuka link yang di kirim oleh asisten nya itu.


"Ngga tempat terakhir tasya berada di bandara kota ini" kini avnil mulai panik kenapa adik nya itu berada di bandara, dan mau kemana dia? Atau dia cuma menjemput teman nya saja. Begitu banyak pertanyaan yang terlontar dari mulutnya kini mereka memacu gas mobil menuju bandara.


Jangan lupa di vote kakak semua😉✨✨🥰 semoga kalian suka dengan karya pertama aku🥰 jangan lupa like dan komen.


Tunggu eps selanjutnya.


Saya akan selalu up cerita ini sesuai jadwal dan tidak menunggu banyak like, semoga dengan seperti ini kalain mau dan suka dengan karya yang saya buat ini.🥰🥰🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2