Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO

Perjalanan Cinta Dokter Dan CEO
8. Kerja sama


__ADS_3

Hari sudah menunjukkan pukul delapan malam, yang artinya rangga menghadiri makan malam yang di undang oleh keluarga bryan grup, namun yang datang cuma anak pertama dari keluarga bryan grup yaitu avnil bryan abang kandung dari tasya tania.


Di sebuah restoran di tempat ruangan VVIP, disana sudah ada avnil, asisten pribadi dan sekretarisnya menunggu iya di ruangan tersebut.



"Malam bang" tutur rangga sambil tersenyum lebar ke arah avnil, dan mereka langsung tos dan berpelukan. Mereka memang sudah akrab semenjak rangga berkuliah di NYRK. Bahkan sebenarnya keluarga mereka sangat akrab tetapi karena semua sibuk dengan pekerjaan masing masing sehingga tidak dapat untuk selalu bertemu, jika pun bertemu pasti membahas tentang pekerjaan.


"Malam, wah udah lama banget ya nggak ketemu udah 1 tahun lebih kayak nya ya" tutur avnil sambil menuntun rangga ke tempat duduk. sekretaris dan asisten avnil ini menyambut rangga dengan berjabat tangan dan menunduk kan kepala tanda hormat kepada CEO tersebut.


"Apa kabar bang?" Tanya rangga pada avnil sembari tersenyum lebar karena tidak menyangka akan bisa ketemu lagi. "Alhamdulillah baik, anda apa kabar pak? Dengar dengar udah buka cabang aja di luar negeri" goda avnil pada rangga. "Ahkk, apa sih bang, anda juga udah buka cabang di luar negeri" mereka berdua tertawa dan diikuti oleh sekre dan asisten avnil itu.


Tak lama kemudian dani datang beserta sekretaris rangga di kantor, mereka telat karena baru selesai meeting.


Beberapa menit sudah berlalu dengan basa basi orang berdua tersebut yang sudah lama tidak bertemu.


"Yaudah bang, kita bahas pekerjaan dulu, masalah pribadi baru belakangan ntar kita berdua aja" tutur rangga pada avnil dan merekapun kembali tertawa bersama.


Avnil sedang mengajukan kerja sama antara bryan grup dan IM grup.


"Udah lah bang, kita langsung tanda tangan aja, saya percaya kok sama bryan grup, lagian kan bryan grup sudah bekerja sama dengan EP grup (EP grup adalah perusahan milik papi rangga yang sedang ia pegang saat ini sedang kan IM grup adalah perusahaan miliknya pribadi).


"Aduh jadi gak enak ini hahah" tutur avnil pada rangga. " ahh santai aja lah bang, lagian kita udah kenal lama dan keluarga bryan grup dan keluarga edian juga sudah akrab, masa udah kenal gitu kita engga kerja sama rugi dong hahaha" ketawa rangga yang di ikuti oleh avnil dan orang yang ada di dalam ruangan itu.

__ADS_1


Setelah kontrak di tandatangani, sekretaris mereka pun pamit kecuali asisten pribadi mereka. Kini avnil dan rangga berpindah tempat ke tempat yang lebih terbuka yaitu bagian lantai 5 restoran milik bryan grup tersebut. Sedangkan asisten pribadi mereka mengabil tempat duduk yang jauh jarak dari bos mereka tetapi masih bisa di pantau. Sedang kan bodyguard mereka masing masing berada di lobby untuk menjaga keamanan bos mereka.


"Ngga lu kapan mau masuk kantor dan buka identitas lu?" Tanya avnil kini berbicara tidak formal karena disini cuma mereka berdua saja. "Hmm tunggu 8 bulan lagi lah bang, biar pas 2 tahun gua jadi asisten dosen" tutur rangga sembari menatap jalanan dari lantai lima restoran itu.


"Emang lu gak ngerasa ribet apa ngerjain pekerjaan yang berat dan di sisi lain lu harus menjaga identitas lo sendiri" kata avnil juga menatap jalan yang ramai di malam hari itu. " sebenar nya si iya bang, cuma gua blum siap aja dengan apa yang ada di sekitar gua sekarang" kata rangga kembali menatap avnil.


Setelah mereka membahas tentang hal pribadi, kini beralih saling menanyakan kabar keluarga mereka masing masing.


"Oh iya papi sama mami lu apa kabar? alya juga kemana gua udah lama gak liat dia" Tanya avnil menatap rangga. "Alhamdulillah semua sehat bang, kalo alya ada sih, semenjak gua pindah ke sini dia udah tinggal sama gua" tutur rangga menjelaskan tentang keadaan kelurganya.


"Keluarga abang smua apa kabar?" Tanya rangga balik. "Alhamdulillah semua baik2 aja kok, tapi sekarang penyakit papa udah sering kambuh" tutur avnil dan membuat rangga merasa kaget tentang kabar kesehatan teman baik papi nya itu. " oh iya bang? Sakit apa om bryan?" Tanya rangga penasaran. " paru paru basah, jadi akibat nya sering sesak napas, makanya gua jadi gak tega ngebiarin papa kerja sampai larut malam, apa lagi lama lama di ruang berAC" jelas avnil. Rangga pun turut prihatin dengan keadan teman baik papi nya itu.


Rangga tidak menanyakan tasya karena dia memang tidak pernah tau kalau om bryan memiliki seorang putri cantik dan baik hati yaitu tasya tania satu satunya cewek yang berani melawan dan menghina nya.


"Yaudah bang gua duluan ya, salam buat om bryan dan tante riana" rangga menjabat tangan avnil dan kemudian mereka tos dan saling berpelukan.


"Iya, salam juga buat om riko dan tante rani" tutur avnil sambil berjalan memasuki lift karena mau mengantarkan kepulangan rangga. " iya bang" jawab rangga.


//Pov. Di lobby restoran//



Para bodyguard rangga dan avnil masih saling berbincang, cukup ramai orang yang berpakaian jas hitam di lobby restoran tersebut. Sehingga perbincangan mereka terhenti saat melihat bos mereka itu keluar dari pintu lift dan di belakang di susul oleh dani.

__ADS_1


Mereka yang berpakain jas hitam itu berdiri menunduk kan kepala mereka tanda memberi hormat kepada kedua bos mereka itu dan termasuk kariawan resto tersebut memberi hormat juga kepada Kedua CEO tersebut.


Rangga berjalan menuju mobil yang di ikuti 5 bodyguard nya, dan membuka pintu mobil untuk bos nya itu. Rangga jika di luar kampus ia memakai supir dan juga bodyguard, untuk menghindari hal yang tidak di ingin kan seperti kejadian 1 tahun lalu, karena kelalaian nya yang tidak ingin memakai bodyguard kemana pun ia pergi hingga kejadian ada seseorang yang ingin menyerang nya, setelah kejadian itu kini rangga memakai bodyguard untuk berjaga jaga.


Walaupun di kampus ia tampak tidak memakai supir dan tampak tidak di kawal oleh bodyguard, sebenarnya ia memiliki bodyguard yang selalu mengawasi nya dari kejauhan, agar tidak ketahuan oleh siapa siapa.


* Rangga Edian Pratama *





* Rio Putra mahesa*



* Rendian Alfachry *



Jangan lupa di vote ya gays.. like komen. Kritik dan saran nya juga boleh. Tetimakaih sudah membaca karya saya 🥰🥰🥰✨

__ADS_1


__ADS_2