
Tasya kini menghampiri tempat yang sudah ia pesan tadinya, dan ia sudah mendapati bahwa kevin sudah menunggunya.
"Hai.. udah lama ya" kevin pun langsung berdiri karena menyadari kehadiran tasya.
"Ehh hai.. enggak kok" jawab kevin dengan tersenyum ke arah tasya dan ia tetap memandangi tasya, tatapan itu seakan mengatakan jika ia sudah sangat rindu dengan sosok gadis yang ada di hadapannya itu.
tasya yang melihat kevin yang selalu menatapnya kini ia memanggil kevin dengan melambaikan tangan nya di hadapan kevin.
"Kevin.. kevin.." panggil tasya dan kevin pun langsung tersadar.
"Ehh emm iya.. sorry sorry" tutur kevin.
"Hmm iya gapapa" jawab tasya.
"Ohya kamu mau psen apa?" Tanya kevin.
"Hmm minum aja" jawab tasya singkat.
"Gapapa? Inikan udah jam makan siang" tutur kevin sembari melihat jam di tangan nya.
"Iya gapapa" jawab tasya sedikit cuek.
"Yaudah mbak, jeruk dingin 2 ya"
"Oke, di tunggu ya mas,mbak" tutur pelayan itu dan kini ia pun pergi.
Lama mereka berdua terdiam, lalu kevin pun langsung memecahkan keadaan hening itu.
"Emm... sorry buat kejadian hari itu" tutur kevin dengan tiba tiba meminta maaf.
Tasya pun langsung menatap kevin dengan lekat.
"Aku blum butuh maaf dari kamu, aku sekarang cuma butuh penjelasan" tutur tasya dengan masih menatap kevin.
"Aku nggak punya alasan, tapi aku melakukan itu hanya karena aku nggak mau kehilangan kamu"
"Tapi dengan seperti ini kamu sudah kehilangan aku..!"sedkit tasya membentak kevin dan ia menahan air matanya agar tak menetes.
"Maaf.." kevin pun hendak memegang tanga tasya
"Jangan sentuh aku" tasya menepis tangan kevin.
"Aku hanya butuh penjelasan kamu, kenapa kamu tega nyulik aku? Kenapa kamu tega membawa aku ke negara yang sangat jauh dari keluarga aku, kenapa?" Bentak tasya pada kevin.
"Aku cinta sama kamu.." lirih kevin
__ADS_1
"Itu bukan cinta..!!" Dengan cepat tasya menjawab nya dan kini tasya menatap kevin dengan emosi yang sangat membara.
"Kenapa kamu dulu gak jujur sama aku? Kenapa kamu gak jujur tentang keluarga kamu? Kamu sudah membohongi keluarga aku, dan aku bersyukur kalau dulu aku nolak kamu, dan akhirnya aku tau kalau kamu orang yang sangat kejam dan termasuk keluarga kamu yang sudah di kenal oleh banyak orang dengan kekejamannya" marah tasya pada kevin.
"Iya aku tau keluarga aku memang kejam, maka dari itu aku tidak ingin kamu tau, jika kamu tau kamu pasti akan mencampakkan ku begitu saja, jadi aku mohon beri aku kesempatan" kevin memohon pada tasya.
"Dan kamu ingin menjebak aku di dalam keluarga kamu yang kejam itu? Iya?? Lalu kamu menyiksa aku? Jika aku berbuat salah nanti nya kamu akan menyekap aku seperti waktu itu iya? Jawab?!!" Kini emosi tasya semakin meningkat.
"Tidak.. aku bahkan merahasiakan identitas kamu dari orang tua aku, karena aku gak mau meraka nyakitin kamu.." jelas kevin.
"Trus kamu mau kita nikah nantinya dengan banyak menyimpan kebohongan gitu?"
"Tapi itu demi kebaikan kita.."
"Kebaikan kamu bukan aku..!!" Bentak tasya
"Tasya? Kamu kenapa si skarang udah berubah? Kamu Gak kayak dulu lagi.."
"Apa karena CEO brengsek itu?" Tanya kevin kini mulai marah dengan tasya.
"Siapa maksud kamu?" Tanya tasya, ia benar benar tidak tau siapa yang di maksud oleh kevin.
"Jangan pura pura gak tau, aku tau kok kamu suka sama rangga itu, iya kan," tanya kevin sedikit emosi.
"Kamu tau?! Kamu itu udah buat aku trauma, kamu nyakitin hati dan fisik aku, pasti kamu tau kan kalo aku tertembak?!" Kini tasya mulai meneteskan air matanya dan dengan cepat ia menghapuskan air mata yang menetes itu.
"Iya aku tau.. maka dari itu aku sering menelfon kamu, dan aku khawatir dengan keadaan kamu.. tapi kamu gak pernah jawab tlfon dri aku dan kamu juga gak pernah membalas chat dari aku"
"Kalau kamu khawatir kamu gak akan menyuruh anak buah kamu untuk mengikat aku di kursi di dalam rungan yang kotor itu.. dan kalau pun kamu perduli kenapa kamu gak ikut kerumah sakit untuk bertanggung jawab atas kesalahan kamu?! Dan kenapa pas aku di tembak kamu gak muncul muncul, dan kamu malah membiarkan anak buah kamu menembakkan senjatanya ke aku... kamu itu memang laki laki pengecut yang pernah aku temui.. " tasya menunjuk kevin dengan emosi dan dia langsung berdiri dari tempat duduk nya, dan kevin pun ikut berdiri.
"Aku benci sama kamu, aku gak mau ngasih kamu kesempatan buat deketin aku .. dan bukan tipe aku dengan laki laki pengecut seperti kamu paham...!! Jangan ganggu aku lagi, dan jangan usik kehidupan aku lagi apalagi keluarga aku.. aku harap ini pertemuan terakhir kita.."
Kini tasya langsun pergi dan kevin ingin mengejar tasya namun ketika kevin ingin mengejar tasya 2 bodyguard tasya pun langsung menahan kevin.
"Maaf pak kevin.. anda tidak boleh berdekatan lagi dengan nona kami.." tutur andi dengan tegas.
"Itu nona kalian?!! Katakan pada nya aku tidak akan menyerah, dan katakan juga pada CEO rangga brengsek itu bahwa aku akan balas dendam dengan nya.. ingat itu..!!" Tutur kevin dengan emosi di hadapan 2 bodyguard itu.
"Justru anda yang harus berhati hati pak.." tutur andi kini mereka langsung pergi meninggalkan kevin.
Kevin masih berdiri menatap lekat orang itu dengan tatapan emosi, dan ia mengacak rambutnya lalu berkacak pinggang.
"Siaaal!!!!!!! Ini semua gara gara si brengsek itu... rangga!!!! Awas saja akan ku buat kau merasakan sakit seperti yang aku rasakan!!" Tutur kevin dan ia memukul meja dengan keras.
Tak lama kemudian pelayan cafe itu datang membawa minuman.
__ADS_1
"Ini mas.." ketika pelayan itu ingin menaruhkan gelas kevin pun dengan cepat menepis gelas itu dan gelas itu pun pecah.
Creengg!!!!!!!
"Aww..." jerit pelayan itu karena kaki nya berdarah karena pecahan gelas.
"Sudah telattt!! Ini ambil semua uang ini untuk ganti rugi!" Kevin mengeluarkan uang begitu banyak dari dompetnya dan menaruhnya di atas meja, dan langsung pergi begitu saja tanpa menolong pelayan itu.
Semua para pelayan berkumpul di lantai 2 karena mendengar keributan.. merak pun kaget melihat pecahan gelas yang begitu banyak dan melihat begitu banyak uang di atas meja.
Lalu pelayan itu di bawa kebawah untuk dibersihkan luka nya, dan pegawai lain membersihkan pecahan gelas yang berserakan di lantai.
*
*
Kini tasya sudah berada di dalam mobil nya dan langsung meneteskan air matanya, namun tidak terlihat oleh siapapun karena ia membuang muka ke arah kaca jendela mobil.
Namu isakan tangis tasya sedikit terdengar oleh ekey, ekey yang dari tadi sebenarnya tau tasya sedang menangis namun ia tak ingin mengganggu tasya, dan kini ekey mengelus bahu tasya dan menenangkan tasya
"Ca.. jangan nangis ya.. kan gua udah bilang dari tadi.. lo lagi gak bisa ngadapin kevin." Tutur ekey.
"Hiks.. hikss... jujur gua masih takut key.." kini tasya menyenderkan kepalanya di bahu sahabat sekaligus asistennya itu.
"Udah lu tenang, sekarang udah banyak orang yang jagain lu, dan sekarang yang terpenting lo udah melampiaskan amarah lo sama kevin, jadi lo ngak usah lagi mikirin tentang dia.. okey.. cupp cup cupp" ekey kini bak orang tua yang sedang menenangkan anak nya.
Ekey mencium kepala tasya, ekey begitu menyeyangi tasya, dia banyak berhutang budi dengan tasya, dia pun berfikir akan melakukan apapun buat tasya bahkan sekalipun itu mempertaruhkan nyawa nya.
"Non tasya tenang saja, jika dia mengancam non tasya, katakan pada kami, itu adalah urusan kami, non tasya tak perlu susah payah memikirkan tentang rencana jahat dia" tutur juan dan di anggukkan oleh andi.
"Makasih ya kalian semua udah mau jagain aku" kini senyum di wajah tasya sudah mulai terbit, ia begitu bahagia memiliki orang terdekat yang sangat baik padanya.
"Tidak perlu berterimakasih nona, ini juga bentuk dari rasa terimakasih kami pada keluarga nona yang sudah membantu keluarga kami dari keterpurukan, jadi kami akan memblas semua kebaikan keluarga nona dengan cara seperti ini dan bahkan pak avnil dan pak bryan memberi kami gaji yang sangat besar dan selalu memberi bonus setiap bulannya" tutur andi.
*
*
Kini mereka memutuskan untuk menuju ke hotel kembali, karena tasya tidak jadi ke kampusnya karena ia merasa tak enak badan setelah bertemu dengan kevin, ia merasa badannya sangat lemas.
Jangan lupa di vote kakak semua😉✨✨🥰 semoga kalian suka dengan karya pertama aku🥰 jangan lupa like dan komen.
Tunggu eps selanjutnya.
Saya akan selalu up cerita ini sesuai jadwal dan tidak menunggu banyak like, semoga dengan seperti ini kalain mau dan suka dengan karya yang saya buat ini.🥰🥰🥰🙏
__ADS_1