
Norr, Leo dan Kirana kemudian segera menghampiri Haruka, Haruka terlihat sangat senang dapat melihat teman-temannya itu dapat selamat dari pria yang menyekap mereka, Haruka sungguh sangat ingin bercengkerama dengan mereka, namun karena berpacu dengan waktu yang singkat Haruka hanya dapat bertegur sapa dan berbicara sebentar dengan ketiga temannya itu.
"Syukurlah kalian baik-baik saja, aku tau banyak pertanyaan yang ingin kalian sampaikan kepada diriku, nanti akan aku jelaskan semuanya, saat ini Kichiro membutuhkan bantuan diriku, aku akan menerima penawarannya, untuk mengajak diriku sekedar cari angin saja, aku melakukan ini, kalian pasti sudah mengertikan apa sebabnya? Norr nanti kita akan berjumpa lagi didalam hutan, apa kalian mengerti?" ucap, Haruka dengan tegas.
Norr, Kirana, juga Leo saling menganggukkan kepala mereka, sebelum Pangeran Kichiro tiba Norr segera mengubah wujudnya menjadi seekor burung besar, sambil berbicara pada Haruka.
"Baiklah, kami akan pergi, hati-hati Haruka." Ucap, Norr yang menatap wajah Haruka.
Putri Kirana yang segera menunggangi tubuh Norr tak lupa dia juga berbicara kepada Haruka, sambil menatap wajahnya.
"Kami akan menunggu dirimu, segeralah kembali saat kau telah usai dengan urusanmu itu." Ucap, Putri Kirana dengan tegas.
Begitupun juga dengan Leo, yang ikut berbicara kepada Haruka dengan tatapan tajam Leo mengutarakan apa yang ingin ia sampaikan kepada diri Haruka.
"Selepas itu ceritakan semua yang telah kau lalui sendirian tanpa adanya kami, dalam beberapa hari kemarin." Ucap, Leo dengan tegas.
Haruka yang mendengarkan ucapan dari ketiga temannya itu, terlihat sangat senang namun juga merasa sedikit kesal, karena pastilah pertanyaan yang mereka ajukan nantinya akan sangat banyak, jadi Haruka harus mempersiapkan diri.
"Baiklah, cepat pergi." Ucap, Haruka dengan tegas.
Tak lama kemudian ketiga temannya itu segera pergi untuk meninggalkan Haruka, Haruka menatap temannya yang telah pergi meninggalkan dirinya.Tak selang berapa lama kemudian Haruka dikejutkan dengan kehadiran Pangeran Kichiro yang tiba-tiba sudah berada disamping tubuhnya itu. Haruka dengan segera menoleh ke arah Pangeran Kichiro yang sudah berada disampingnya itu.
"Sudah selesai? Maafkan diriku yang masih berada disini." Ucap, Haruka sambil menatap wajah Pangeran Kichiro.
Pangeran Kichiro yang melihat wajah Haruka kemudian dia segera tersenyum sambil menjawab tanya dari Haruka.
"Iya tidak apa, bisakah kita pergi sekarang?" ucap, Pangeran Kichiro dengan tegas.
Haruka yang melihat diri Pangeran Kichiro telihat begitu sangat bersemangat, membuat dirinya merasa sedikit senang.
"Baiklah, mari." Ucap, Haruka yang seger berjalan terlebih dahulu.
__ADS_1
Pangeran Kichiro kemudian segera mengikutinya dari belakang, Haruka berjalan untuk menghampiri Naga Emas milik Xiao Chen, Rong yang tengah mengamati Haruka saat bersama dengan Pangeran Kichiro, sejak tadi tatapannya tidak beralih, semakin mendekat mereka kepada Rong, semakin tajam padangan Rong yang menatap Pangeran Kichiro. Haruka yang mengetahui perasaan tidak suka yang nampak jelas dari taut wajah Rong, membuat Haruka mendekati Naga Emas itu, sambil berbisik lirih kepada dirinya.
"Jika kau tidak ingin aku meninggalkan dirimu disini sendirian, cepat ubah raut wajah masammu itu dihadapan dirinya, dan selalu ingat untuk berlaku sopan terhadap dirinya." Ucap, Haruka dengan lirih.
Rong yang mendengar ucapan Haruka terlihat sangat gugup, dia telah diperintahkan oleh Xiao Chen untuk menjaga diri Haruka, jika ia melakukan sebuah kesalahan maka Xiao Chen akan kecewa terhadap dirinya.
Haruka yang melihat raut wajah dari Romg yang terlihat telah berganti, kemudian Haruka menoleh ke arah belakang dia melihat pangeran Kichiro yang saat itu tengah berdiri dibelakang dirinya sambil memperhatikan Haruka yang tengah bebisik-bisik pada diri Naga Emas itu. Pangeran Kichiro tidaklah tau apa yang baru saja ia bicarakan kepada Naga Emas itu, namun Pangeran Kichiro berusaha untuk tetap berpikir positif bahwa Haruka tidak akan mungkin menyakiti dirinya.
"Mari Pangeran." Ucap, Haruka yang segera meloncat ke atas tubuh Naga Emas.
Pangeran Kichiro yang melihatnya kemudian dia segera mengikuti Haruka, dan menaiki tubuh Naga Emas itu. Rong kemudian segera bertanya kepada Haruka dengan pernasaran sebenarnya mereka akan pergi kemana.
"Kemana kita akan pergi?" ucap, Rong dengan suara besar dan beratnya itu.
Haruka kemudian segera melirik ke arah belakang, yang saat itu Pangeran Kichiro tengah berada dibelakangnya.
"Pangeran ini, ingin mengajak kami pergi kemana?" ucap, Haruka dengan tegas.
"Aku ingin membawa Nona Haru, kesebuah pasar yang berada disekitaran tempat ini, sebagai tanda perkenalan kita." Ucap, Pangeran Kichiro dengan tegas.
Dalam benaknya dia merasa sangat dekat dengan Haruka, padahal mereka baru berjumpa, dan baru saja dekat, mana mungkin Pangeran Kichiro sudah dapat merasakan perasaan yang begitu dekat itu. Namun, Pangeran Kichiro bukan hanya ingin mengajak Haruka jalan-jalan saja, tetapi dia juga sangat ingin mengetahui siapakah Haruka sebenarnya, jika dia memang bukanlah Hanna, lalu mengapa hatinya selalu merasa senang setiap kali bertemu, juga saat tidak berjumpa wajah Haruka selalu hadir dalam setiap ingatan pangeran Kichiro. Bahkan dia dapat merasakan suatu hal yang begitu sangat dekat, perasaan yang tidak asing baginya saat berjumpa dengan Haruka.
"Baiklah, Rong kau tau kan dimana letak pasar, jika berada ditempat ini?" ucap, Haruka dengan tegas.
Pangeran Kichiro yang mendengarnya kemudian dia segera berbicara kepada Haruka dengan tegas.
"Aku tau dimana pasar itu." Ucap, Pangeran Kichiro.
Haruka yang mendengarnya kemudian dia segera menoleh ke arah belakang sambil memasang senyum manis dihadapan Pangeran Kichiro.
"Iya, aku sudah tau, tetapi Naga ini sangatlah cerdas, lagipula dia hanya mengantar kita sampai pedesaan saja, aku hanya tidak ingin para penduduk yang berada dipasar menjadikan Naga Emas sebagai pusat perhatian, bukankah begitu Rong?" ucap, Haruka yang segera memalingkan wajahnya untuk menatap Rong, sambil menepuk-nepuk punggungnya itu.
__ADS_1
Rong memang tidak dapat masuk kedalam pasar, jika itu terjadi maka itu akan menjadi masalah untuk dirinya, dia hanya mengiyakan ucapan Haruka, namun dalam benaknya dia sangat kesal pada Pangeran Kichiro, pria itu ternyata licik juga membawa Haruka kedalam pasar.
Tak lama kemudian dari atas langit terlihat sebuah pedesaan, Rong yang sudah memperhatikannya dari kejauhan, segera ia mendaratkan diri didepan pedesaan. Pangeran Kichiro kemudian segera meloncat untuk turun dari tubuh Naga Emas, tak lama kedua tangannya ia rentangkan untuk membantu Haruka agar dapat menuruni tubuh Rong. Haruka yang melihatnya dibuat terkejut, jika ia menolak pastilah Pangeran akan semakin curiga terhadap dirinya. Akhirnya Haruka segera meraih kedua tangan Pangeran Kichiro, dia menggengamnya dengan erat, kemudian Haruka segera meloncat ke bawah, saat Haruka sudah berada diatas tanah, dia segera menundukkan kepalanya, lalu kedua lengannya itu masih digenggam dengan erat oleh Pangeran Kichiro. Haruka yang menyadarinya segera ia melepaskan gengamannya itu.
Haruka segera memalingkan tubuh, dan menatap ke arah Rong, sambil berbicara kepada dirinya.
"Kau boleh pergi sekarang juga, hm tidak perlu datang lagi untuk menjemput diriku, malam nanti aku masih ada beberapa hal yang harus aku urus, sudahlah tenang saja aku pasti akan kembali." Ucap, Haruka dengan tegas saat menatap wajah Rong.
Rong yang mendengar hal itu tidak dapat menerima begitu saja permintaan dari Haruka, dia sudah berjanji kepada Xiao Chen untuk tetap berada disisi Haruka, dan tidak boleh untuk meningglakannya.
"Tidak bisa." Ucap, Rong dengan tegas.
Haruka yang mendengar hal itu nampak dibuat kesal dengan Rong yang terlihat begitu sangat keras kepala. Akhirnya Haruka mengiyakan saja ucapan dari Rong agar dia senang.
"Baiklah, baiklah kau boleh datang lagi kemari untuk menjemput diriku, jika aku memanggilmu kau harus sudah segera berada ditempat ini, apa kau mengerti?" ucap, Haruka dengan tegas.
Rong yang mendengar ucapan Haruka yang menerima dirinya untuk menjemput kembali dirinya, merasa tenang akhirnya Haruka tidak membantah ucapannya.
"Baiklah." Ucap, Rong.
Haruka kemudian meminta kepada Rong untuk meninggalkan tempat itu secepatnya, dia hanya tidak ingin jika ada orang lain yang melihat keberadaan Rong, dan hal itu malah akan mengancam keselamatan Rong sendiri.
"Cepat pergi dari sini." Ucap, Haruka dengan tegas.
Rong yang mengerti akan perintah dari Haruka ia kemudian segera pergi meninggalkan Haruka dan Pangeran Kichiro. Haruka menatap ke atas langit dia melihat Rong yang telah menjauh dari dirinya.
Dalam batin Haruka ia tidak akan pernah meminta Rong untuk menjemput dirinya lagi, karena pada malam ini juga ia harus menemui teman-temannya.
"Maafkan diriku Xiao Chen." Dalam benak Haruka.
Tak lama kemudian Haruka segera menatap Pangeran Kichiro yang sedari tadi tengah menunggu dirinya, Haruka kemudian segera berbicara pada Pangeran Kichiro.
__ADS_1
"Maaf membuatmu lama menunggu, Pangeran." Ucap, Haruka yang menatap wajah Pangeran Kichiro.