Perjalanan Sang Phoenix

Perjalanan Sang Phoenix
76


__ADS_3

putri kina "hanna kau pantas mati sekarang juga."


hanna menatap putri kina "heh , memang kau ini dewa ? ,kau hanya manusia biasa yang sangat tidak mensyukuri hidup mu."


putri kina "aku sangat jijik melihat mu!."


hanna "terlebih aku , sungguh sangat muak melihat mu! , karna kau sungguh sangat ingin melenyapkan ku mengapa kita tidak bertarung."


putri kina "tentu saja , aku sungguh sangat ingin melihat jasad mu , dan aku akan melihat kichiro menangis atas kematian mu."


hanna " heh , bicara mu terlalu besar ,jika kau mampu melakukan nya lakukan saja , tidak perlu membual yang nanti hanya akan membuat mu menangis!." (tatapan membunuh)


pangeran kichiro "kau yakin , ingin bertarung dengan nya?."


hanna "iya , mengapa kau sangat takut ya jika nanti dia mati di tangan ku?." (sambil menaikkan satu alis)


pangeran kichiro "hm , kau berfikir terlalu tinggi , aku hanya tidak ingin melihat mu terluka sedikitpun."


hanna "tenang , istri mu ini akan membuktikan padamu ,bahwa dia adalah seorang wanita yang pantas bersanding dengan seorang pangeran hebat seperti mu." (tersenyum)


putri kina "tutup mulut mu itu hanna!".(marah)


hanna "jika kau mampu maka aku akan mengizinkan mu untuk menutup mulut ku , hey putri kina kau sangat cemburu ya?." (tersenyum sinis)

__ADS_1


putri kina mengeluarkan kekuatan dari tangan nya."


putri kina "rasakan ini!."


hanna segera menghindar


hanna "ku serahkan ,badut hitam itu padamu suamiku."


pangeran kichiro "baik lah."


hanna menyerang dengan kekuatan nya saat hanna menggerakkan pedang yang dia genggam ,pangeran iblis menatap hanna dia diam-diam menggerakkan tangan nya."


tiba tiba tubuh hanna terdorong dan terjatuh ke tanah ,dalam pandangan nya semua terlihat masa lalu yang pernah dialami oleh nya."


dia melihat masa kecil nya yang penuh dengan luka ,dia bertahan hidup sendiri setelah orang tua nya mati terbunuh."


hanna menatap "hah ini ,masa lalu ku?!."


hanna menatap sekeliling "dimana ?. dimana kina berada ? ini hanya ilusi ,ini hanya ilusi ,ini hanya ilusi."


hanna memejamkan mata dalam batin nya "aku harus bisa keluar dari sini."


saat ia memejamkan mata dia mendengar semua apa yang pernah dialami nya dan putri hanna lin yang asli."

__ADS_1


hanna mencoba untuk keluar dari situasi itu dengan menggunakan kekuatan nya."


berkali-kali dia berusaha , sampai terjatuh , kemudian dia melihat seorang gadis kecil menghampiri nya."


gadis kecil itu mengulurkan tangan nya pada hanna "kaka tidak apa?."


hanna menatap "iya ,aku harus keluar dari tempat ini bagaimana pun caranya." (meraih tangan gadis kecil itu)


gadis kecil "apa kaka sendirian disini? ,oh ya nama kaka siapa ? aku haruka." (menatap hanna sambil tersenyum)


hanna "hamm , namaku hanna."


dalam batin nya kau adalah diriku yang dulu , mengapa aku di kembalikan ke masa ini , mengapa?!."


hanna mengepalkan tangan nya


haruka tersenyum menatap hanna."


hanna menatap dari kejauhan terlihat masa lalu hanna lin ,yang selalu di siksa oleh keluarga nya."


haruka "kak? kok kaka melamun?."


hanna menatap gadis kecil itu "hmm , kau sudah makan?."

__ADS_1


haruka tersenyum "sudah". (berbohong)


hanna "cukup , cukup sudah aku tidak ingin mengingat semua ini , aku harus menemukan jalan keluar , dan segera menghabisi kina dan iblis itu ,tapi bagaimana cara nya."


__ADS_2