Perjalanan Sang Phoenix

Perjalanan Sang Phoenix
75


__ADS_3

putri kina "tidak bukan begitu." (terkejut)


pangeran iblis "lalu?!." (menatap kina dingin)


putri kina "dulu aku memang sangat menginginkan nya , namun sekarang aku juga sangat menginginkan kematian nya."


pangeran iblis "oh sungguh gadis yang pintar tidak sia sia aku mendidik mu."


kaisar dikkan "kina sadarlah , aku ini ayah mu ."


putri kina menatap ayahnya dengan pandangan sinis "ayah ? ,haha benar kau dulu adalah ayah ku , namun kina yang sekarang bukan kina yang dulu lagi , jadi aku katakan padamu aku tidak pernah memiliki ayah tidak berguna seperti dirimu!."


kaisar yu "kita harus segera menghabisi mereka."


kaisar dikkan "tidak! ,jangan lakukan itu ,dia bersama kina putri ku , aku tidak akan membiarkan kalian melukai nya."


pangeran rendra "kaisar , bahkan kina saja tidak memperdulikan mu lagi ,jadi untuk apa kau masih melindunginya?."


kaisar dikkan "karna dia adalah putri ku."


pangeran iblis "hoho , manis sekali ,aku sangat tidak suka dengan hal semanis ini."


putri kina "baiklah jika kau sangat ingin melindungi ku maka baik nya aku yang akan melenyapkan mu terlebih dulu." (tatapan dingin kaisar dikkan)


kaisar dikkan "kina sadarlah."

__ADS_1


putri kina "heh bodoh , aku ini sudah sadar , baik nya kau bersiaplah untuk menemui ajal mu."


putri kina mengeluarkan kekuatan dari tangan nya , dan di tujukan pada kaisar dikkan."


kaisar dikkan segera menghindar."


kaisar dikkan "kina , aku tidak menyangka ,kau ku besarkan , ku jaga dan ku sayangi , ku taruhkan nyawa ku untuk mu , namun ini balasan mu pada ku kina ?!."


pangeran kichiro "kaisar , cukup kina tidak akan mengerti dengan ucapan mu , dia sudah di buta kan dengan amarah nya sendiri."


putri kina "kichiro , aku sangat mencintai mu , tapi mengapa kau lebih memilih hanna di bandingkan ku!! ,apa kau tau aku sungguh sangat menderita karena mu! ,jika aku tidak dapat memiliki mu maka tidak ada satu orang pun yang dapat bersanding dengan mu!!."


pangeran iblis menatap kina dalam batin nya "heh , jadi kau hanya memanfaatkan ku saja ?!,oke baiklah aku juga sedari awal memang hanya memanfaatkan mu juga ,sebagai alat ku, karna kau sangat membenci nya maka aku akan membiarkan mu untuk menghabisi nya."


putri kina mengeluarkan kekuatan hitam yang dimiliki nya , semua orang menghindar ."


kaisar dikkan segera mengelak , kekuatan putri kina mengenai seluruh pasukan milik pangeran kichiro seketika seluruh pasukan terjatuh ke tanah tak sadarkan diri."


pangeran aska terkejut "ini kekuatan putri kina yang sebenarnya , semua kita harus berhati-hati pada gadis ini."


hanna menatap dari atas langit


hanna "norr seperti nya kita datang tepat waktu."


hanna mengangkat tangan nya dan segera melepaskan kekuatan nya."

__ADS_1


hanna "kalian tidur lah dulu."


tiba tiba kaisar yu dan kaisar dikkan merasa sangat mengantuk bagitu pun pangeran rendra dan asal , mereka terjatuh ke tanah."


pangeran kichiro terkejut "apa ini ?, mengapa mereka bisa tak sadar kan diri."


kemudian pangeran kichiro menatap langit dia melihat hanna yang menunggangi burung besar milik nya."


hanna mendaratkan diri


hanna "maaf aku terlambat."


putri kina "jadi kau wanita yang sudah merebut kichiro dari ku."


hanna menatap kichiro "merebut? ,apakah dia kekasih mu dulu?."


pangeran kichiro "dia hanya berkhayal."


hanna "ohh, jadi begitu." (menatap putri kina)


pangeran iblis menatap hanna "jadi kau adalah istri dari pria ini?."


hanna menatap pangeran iblis "ya."


pangeran iblis "haha , jelas saja kichiro ini lebih memilih gadis itu dibanding kan dengan mu , aku pun juga merasa begitu." (tersenyum menatap hanna)

__ADS_1


putri kina "hanna , sebenarnya cara apa yang kau pakai , sampai bisa membuat semua lelaki tertarik saat melihat mu!."


hanna "tidak ada , lagipula aku tidak perduli dengan semua lelaki itu , karna aku sudah memiliki satu pria yang sangat mencintai ku." (tatapan sinis)


__ADS_2