
istana lin
hanna menuruni tandu , kichiro segera menghampiri istrinya
kichiro "kau siap?."
hanna menatap kichiro "iya , tentu saja"
Mereka memasuki istana lin , hanna menghadap kaisar lin yang di lihat nya sedang duduk di kursi milik nya , di temani permaisuri ayunian dan para selir istana."
Hanna "hormat pada ayah , semoga ayah selalu panjang umur." (sambil membungkukan tubuh)
Kichiro dan yuan juga memberikan hormat nya pada kaisar lin."
Kaisar lin menatap putri kesayangan nya itu."
permaisuri ayunian menatap hanna kesal."
Kaisar lin "putri ku hanna , kau pasti sudah lah tau apa alasan ku mengundang mu ke istana ini."
Hanna "iya ayah."
Kaisar lin "hanna apakah benar kau yang membunuh kaka mu sendiri?."
Hanna "benar"
__ADS_1
Seluruh selir terkejut melihat pengakuan hanna yang tidak merasa takut sedikit pun untuk mengakui kesalahan nya."
Permaisuri ayunian dalam batin "heh akhir nya kau mengaku juga anak bodoh!.'
permaisuri ayunian "mengapa ? mengapa kau lakukan itu hanna ? aku tau zofan bukan lah kaka kandung mu, tapi mengapa harus begini?." (pura-pura sedih)
permaisuri ayunian sambil berdiri dan menghalangi mulut nya dengan tangan."
Kaisar lin "katakan hanna?!."
Hanna "hm , ayah maaf sudah membuat mu merasa kecewa , saya tau ini memang kesalahan saya , tapi bukan kah melindungi diri dari bahaya itu harus Di lakukan?."
Kaisar lin "apa maksud mu hanna?."
Permaisuri ayunian "apa maksud mu itu hanna ? tidak mungkin kaka mu berniat untuk membunuh , dia bukan lah gadis yang kasar seperti itu."
Hanna "aku memang pantas di hukum oleh ayah , karna kesalahan ku, namun betapa beruntung nya seorang pendosa yang masih tetap hidup tenang tanpa merisaukan kesalahan yang pernah dia perbuat."
Kaisar lin "apa maksud dari perkataan mu?."
Hanna "ayah masih belum bisa menangkap pembunuh ibu?."
Kaisar lin "itu karena keberadaan pembunuh itu tidak di ketahui lagi , ayah akan berusaha untuk menemukan nya , kamu tidak perlu risau."
Hanna "hm , aku tidak akan risau karna aku sudah menemukan pembunuh itu." (menatap permaisuri ayunian dengan tatapan dingin)
__ADS_1
Kaisar lin "benarkah ? dimana keberadaan pembunuh itu?." (terkejut menatap hanna)
permaisuri ayunian terkejut dan merasa takut " hanna jangan mengarang cerita , apakah dengan begini kau dapat lolos dari hukuman yang akan kau terima?."
Hanna "aku sama sekali tidak bercanda , aku pun juga sedang tidak menghindari hukuman itu , tapi karna hari ini ayah mengundang ku ke istana bukan kah itu suatu hal baik membicarakan tentang pembunuh ibu ku?."
Dalam batin kichiro "gadis ini sangat pintar dengan mudahnya dia bembalikan keadaan."
Kaisar lin "siapa pembunuh itu? katakan padaku , jika itu memang benar aku akan mengurangi hukuman untuk mu."
Hanna "ayah seperti nya sudah tidak marah lagi padaku ?."
Kaisar lin "jangan terlalu pecaya diri hanna."
Permaisuri ayunian dalam batin nya "gawat mengapa sekarang menjadi aku yang seperti terpojokkan."
Permaisuri ayunian "lantas dimana jasad kaka mu?."
Hanna "ada di dalam hutan ,sudah menjadi abu jadi tidak perlu memakam kan nya."
Permaisuri ayunian "apa?! , hanna kau keterlaluan."
Hanna menatap permaisuri ayunian dengan tatapan dingin "aku keterlaluan?! ,heh permaisuri yang agung jika aku keterlaluan bagaimana dengan seorang selir rendahan yang menjadi permaisuri kerajaan karna sebuah perbuatan tidak terpuji nya , bahkan dia sungguh sangat menjijikan setelah melenyapkan permaisuri pertama dia begitu sungguh sangat tenang menjadi seorang permaisuri kaisar , apakah dia tidak merasa malu ? atau kah takut? hm tapi ku rasa urat malu nya sudah putus jadi dia tidak dapat merasakan itu!."
mengapa banyak banget orang jahat di dunia ?, karna kalau semua orang baik , neraka gak laku."
__ADS_1