Perjalanan Sang Phoenix

Perjalanan Sang Phoenix
69


__ADS_3

hanna menatap kichiro dan para prajurit nya keluar istana


Hanna berjalan memasuki kamar.


permaisuri memperhatikan nya.


permaisuri jian "hanna ,ku dengar beberapa hari ini kau sakit , apakah sekarang sudah membaik."


Hanna menghentikan langkah nya dan berbalik menatap permaisuri jian."


Hanna "tidak disangka anda sangat memperhatikan saya , saya sungguh beruntung." (tatapan dingin)


permaisuri jian menatap hanna "tidak ada salah nya bukan aku menanyakan kondisi mu?."


Hanna "iya tentu saja , saya baik-baik saja , saya sudah pulih kembali, ohh maaf jika membuat anda kecewa sayang nya saya belum mati juga , pasti lah anda sekarang sangat pusing untuk merencanakan hal buruk apa lagi terhadap saya , maaf sekali bunda jian." (tatapan dingin)


permaisuri jian terkejut mendengar ucapan hanna."


Amuya menatap hanna


Amuya "hanna kau lancang berkata seperti itu terhadap bunda jian."


Hanna menatap amuya "kau lah yang lancang , mengurusi urusan orang lain yang tidak ada kaitan nya sama sekali dengan dirimu!."


Amuya "kau sungguh sombong. kau fikir dengan kau menjadi permaisuri pangeran kichiro kau bisa berbuat semau mu!."


Hanna "ohh, bukan karna suami ku aku seperti ini , tapi karna persetujuan dari kaisar yu , yang memberikan ku kebebasan, keamanan, dan kenyamanan di istana , dia juga berkata pada kalian semua bukan siapa pun yang berani menyakitiku mereka akan mendapatkan hukuman dari kaisar tidak memandang siapa dia , apakah kalian lupa? atau kah mungkin pendengaran kalian bermasalah?."

__ADS_1


Amuya terkejut dia sungguh sangat kesal terhadap hanna."


Amuya "kau..!."


permaisuri jian menatap amuya


permaisuri jian "hentikan omong kosong mu itu amuya ,kau tidak pantas berkata apapun disini."


amuya terkejut mendengar ucapan permaisuri jian."


Amuya "maaf bunda jian , saya hanya kesal ,permaisuri hanna ini begitu tidak sopan terhadap anda."


Hanna menatap dingin amuya dan permaisuri jian.


Hanna "sopan?! hmm bukankah kalian yang tidak pernah berlaku sopan terhadap ku? , dan kau amuya aku sungguh jijik terhadap mu, mendekati permaisuri jian hanya karna ingin berada di sisi suami ku?! , jika aku jadi kau mungkin sekarang aku akan menghilang dari dunia ini karna merasa sangat malu."


Amuya "hanna kau mulai berani berbicara , kau tidak pantas berada di sisi pangeran kichiro."


Permaisuri jian "cukup hanna! ,apakah kau sekarang sudah merasa puas? , kau sudah ambil anak ku dan kau juga sudah mendapatkan apa yang kau inginkan apakah itu belum cukup bagimu?!."


Hanna "mengambil anak?? aku tidak pernah mengambil anak mu , kichiro lah yang mencintai ku , dan lagi aku belum puas!."


permaisuri jian "kau sudah membuat ku cukup menderita , dengan kau mengambil putra ku dan aku di hukum oleh suami ku karna mu , apa kau tau putra ku sangat membenci ku ,hanya karna dirimu hanna.!


Hanna " oh begitu , itu tidak ada apa-apa nya untuk mu , kau pantas mendapatkan sebuah penderitaan yang lebih sakit dari itu!."


permaisuri jian "sebenarnya apa tujuan mu masuk ke dalam istana ini?."

__ADS_1


Hanna "menghancurkan kalian semua!." (tatapan membunuh)


Amuya terkejut "berani nya kau berkata seperti itu hanna ,apakah kau tidak berfikir kaisar yu sudah sangat baik terhadap mu?!."


Hanna "hmm kau benar , sungguh baik nya kaisar yu yang membiarkan seorang musuh tinggal di istana nya." (senyum licik)


permaisuri kirana menatap hanna dalam batin nya "dia memperlihatkan pemberontakan ini secara terang-terangan ,tidak di sangka dia tidak suka berbasa-basi."


Amuya "apakah kau tidak takut jika kaisar tau akan hal ini ! kau akan di singkirkan dari istana ini ,apa kau tau itu!."


Hanna menatap permaisuri jian


Hanna "seperti nya permaisuri jian tidak akan membiarkan itu terjadi ,bukan kah begitu permaisuri." (senyum dingin)


permaisuri jian terkejut."


dalam batin "jika aku memberi tau masalah ini tehadap kaisar tidak menutup kemungkinan aku akan ikut menanggung masalah yang besar dan aku tidak ingin itu terjadi."


permaisuri jian "amuya tutup mulut mu itu , apakah kau ini memang selir yang tidak berguna? ,jika kaisar sampai tau masalah ini dari mu , aku tidak segan untuk mengakhiri hidup mu." (berbalik dan berjalan menuju kamar nya)


amuya terkejut dalam batin nya "hah mengapa jadi begini? sebenarnya apa yang terjadi."


amuya menatap hanna "awas saja kau"


amuya meniggalkan hanna dan kirana."


kirana menatap hanna "kau sungguh sangat berterus terang."

__ADS_1


Hanna "bukan kah itu lebih baik , daripada harus berpura-pura menjadi seorang yang lugu namun memiliki maksud keji bagai iblis?." (berbalik meninggalkan kirana)


Permaisuri kirana menatap hanna dengan sedikit tersenyum."


__ADS_2