Perjalanan Sang Phoenix

Perjalanan Sang Phoenix
43


__ADS_3

Pangeran Kichiro menatap Kaisar "Ayah semua ini bukanlah kesalahan dari Hanna, dia hanya mencoba untuk melindungi diri."


Kaisar terdiam sejenak setelah itu dia menatap hanna dan Kichiro, dalam benaknya sungguh tidak menduga ke datangan Hanna ke Istana Yu akan memberikan dampak yang begitu besar tehadap keluarganya.


Dalam hati Kichiro. "Memang sudah mencintai Hanna, oleh karena itu dia selalu ingin melindungi Hanna, entah sudah sejak kapan perasan itu hadir, namun Kichiro adalah seorang pangeran yang tegas sebelum nya dia tidak pernah sampai seperti ini terhadap wanita."


"Hanna dalam masalah ini aku akan membantu mu untuk menutupnya, namun kau harus memenuhi satu syarat, berjanjilah untuk setia terhadap Kichiro apapun yang terjadim." Ucap Kaisar Yu.


Kaisar akhirnya luluh dia juga berfikir, anak-anaknya sedari dulu tidak pernah tersenyum namun saat melihat Kichiro akhir-akhir itu selalu terlihat semangat.


Dalam batin Permaisuri Jian. "Tidak mempercayai keputusan suaminya itu,

__ADS_1


dia terkejut dan.... "Suamiku wanita ini telah membunuh Zofan apakah anda tidak khawatir jika seluruh penduduk istana akan mengetahui semua ini! ucap Permaisuri Jian.


Kasiar menatap tajam istrinya dengan rasa malu dan marah, seorang wanita terhormat seperti Jian Qia Yu merencanakan niat untuk membunuh menantunya sendiri.


"Apakah kau tidak malu dengan ucapan mu itu?! Apa kau tidak berfikir jika aku mengusut masalah ini kau akan menjadi bahan guncingan penduduk istana?! ucap Kaisar Yi kesal.


Semua orang dalam istana hanya terdiam menyaksikan kejadian hari itum


Kaisar menatap Hanna dengan rasa malu pada istrinya. "Hanna kau boleh pergi bersama Kichiro, kumohon lupakan lah kejadian tadi malam dan hari ini, anggap saja tidak terjadi apa-apa."


Katanya begitu, namun dalam fikir Hanna tidak ada rasa terima, dia semakin marah dalam fikirnya "Mengapa masih ada seorang yang seperti mereka? Apakah semua kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja memiliki sifat seperti dia?

__ADS_1


Begitu pula dengan penghuninya?


"Tapi itu adalah sebuah tindakan yang sangat keluar batas! Seorang mertua ingin membunuh menantunya sendiri apakah itu adil hanya dengan melupakan kejadian sepahit itu tanpa adanya sebuah pertanggung jawaban?! ucap Hanna yang terlihat sangat tidak terima.


Kaisar menatap Hanna dingin "kau telah membunuh Selir Zofan ingat aku melakukan ini juga demi kau Hanna! Dan kau masih bicara tentang keadilan?!


Dalam hati Hanna terasa sesak seperti ada perasaan sakit teramat dalam entah kenapa, mungkin karena dia berada di dalam tubuh Hanna Lin putri asli dari Kerajaan Lin.


Hanna menatap Kaisar dengan perasaan tidak terima. "Selama ini saya tidak pernah mendapatkan keadilan? apakah anda tau itu? Anda bilang hanya masalah seperti ini?! Coba anda fikirkan kaisar betapa jahatnya istri anda yang menginginkan saya mati? Apakah menurut kaisar ini hanya masalah kecil? Apakah wanita seperti saya tidak pantas mendapatkan keadilan? Jika memang begitu saya juga tidak akan pernah berlaku adil terhadap kalian, juga tidak akan pernah mengasihani kalian sedikitpun."


Hanna sambil mengepalkan tanganya yang berada disamping pinggang dadanya begitu terasa sesak, terlihat separuh dari diri Hanna Lin yang asli dan jiwa Haruka.

__ADS_1



__ADS_2