
Istana Yu.
Permaisuri Jian berdiri ditaman, Kichiro menatap bundanya saat dia keluar dari ruangan.
Pangeran kichiro segera menghampiri bundanya.
"Bunda saya dengar dari Putri Hanna anda sedang demam? Apakah sudah sembuh sekarang?.
Permaisuri terkejut dan membalikkan tubuhnya.
"Emh iya bunda sudah agak pulih, hanya ingin berjalan-jalan saja." Ucap Permaisuri Jian.
Dalam batin Permaisuri Jian "Mengapa gadis itu kembali? Apakah Zofan tidak dapat membunuhnya?"
"Apa yang sedang bunda fikirkan?" tanya Kichiro.
Permaisuri terkejut dan menatap Putranya. "Jika Hanna kembali maka Putri Zofan juga seharusnya sudah kembali? Tapi bunda tidak melihatnya?"
"Hmm, bundaku tersayang dia tidak akan pernah kembali ke Istana." Ucap Kichiro dingin.
"Apa maksud dari ucapanmu?" ucap Permaisuri Jian dengan bingung.
"Bunda hutan adalah tempatnya binatang buas, mungkin saja Putri Zofan dimakan oleh hewan buas disana." Ucap Kichiro.
Permaisuri berfikir "Tidak mungkin aku sudah memberikannya kekuatanku."
__ADS_1
"Bunda anda sedang melamunkan apa?" Tanya Kichiro.
"Tidak ada." Ucap Permaisuri Jian dengan gugup.
"Jika begitu sebaiknya ibunda segera istirahat kembali, agar anda semakin pulih dari sakit." Ucap Kichiro.
"Ah iya Nak, nanti bunda akan istirahat, kau pergilah." Ucap Permaisuri Jian.
"Baik." Jawab Kichiro.
Kichiro pergi dengan perasaan marah, dia tidak percaya bundanya sendiri ingin membunuh Hanna.
"Mengapa jadi begini? Tidak mungkin Zofan mati terbunuh binatang buas, dan tatapan Kichiro seperti murka padaku, apa yang sebenarnya terjadi semalam?" ucap Permaisuri dengan bingung.
Istana Kaisar.
"Semoga Ayahhanda panjang umur." Ucap Kichiro sambil memberi hormat.
"Ada apa putraku kau datang kemari?" ucap Kaisar.
"Ayah saya kemari bermaksud menyampaikan sebuah penolakan, saya menolak jika Putri Kina menjadi selir untuk saya." Ucap Kichiro.
"Mengapa begitu ? Bukankah putri kina menyukaimu?. ucap Kaisar dengan terkejut.
"Saya tau, saya menolak putri kina bukan tanpa alasan, dia adalah lah gadis muda, berbakat, pintar masih banyak yang harus dikerjakannya, lagipula saya sudah memiliki satu orang istri." Ucap Kichiro.
__ADS_1
Mau tidak mau kau harus menikahi Putri Kina." Ucap Kaisar Yu dengan tegas.
"Ayah aku bukan lah anak kecil lagi, yang harus selalu mengikuti keinginanmu, aku tidak pernah meminta apapun darimu sebelumnya, dan ini adalah urusan pribadiku, urusan rumah tangga ku dengan Hanna, aku juga tidak pernah menginginkan untuk menjadi seorang pangeran dan memiliki banyak selir, yang aku inginkan hanya memiliki satu wanita dia sudah kupilih menjadi wanitaku sampai kapan pun aku tidak akan pernah melukainya." Ucap Kichiro menjelaskan.
"Beraninya kau menentang ku!! Apa kau lupa siapa kaisar dikkan itu?! Dia adalah orang yang paling berjasa dalam hidupku." Ucap Kaisar dengan marah.
"Aku tau tapi membalas budi tidak harus mengorbankan perasaan orang lain." Ucap Kichiro.
"Jikaku tau Hanna akan membuatmu menjadi seorang pembangkang maka dulu aku tidak sudi menikahkanmu denganya." Ucap Kaisar dengan marah.
"Ini bukanlah kesalahan Hanna, tapi aku sudah mencintainya, jadi aku ingin menjaga Hanna, tidak ada satu pun wanita yang mampu bersanding denganku kecuali Hanna." Ucap Kichiro.
Kaisar segera berdiri dari duduknya ia menatap salah satu penjaga istana.
"Cepat bawa Putri Hanna ke hadapanku!!" ucap Kaisar Yu.
"Baik Kaisar." Ucap Penjaga yang segera keluar dari Istana.
"Apa yang akan ayah lakukan?" tanya Kichiro dengan kesal.
Kaisar Yu menatap dingin Kichiro.
Penjaga istana segera menuju kamar Hanna, Permaisuri menatap yang sejak tadi masih berdiri di taman.
"Mengapa penjaga Istana Kaisar sangat tergesa menuju kamar Hanna?? Apakah ini ada kaitannya dengan Zofan?!
__ADS_1