Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa
Episode 102 : Hanya istriku yang tersisa!


__ADS_3

Episode 102 : Hanya istriku yang tersisa!


***


Tanpa menunggu lama keduanya sampai di rumah sakit, Kenzo tak malu dan tak segan segera menggendong istrinya.


Saat itu hujan, sebenarnya supir yang membawa Kenzo dan Rembulan segera mengambil payung dan hendak memayungi keduanya.


Namun Kenzo sudah terlebih dahulu melangkah dengan sangat cepat, menggendong istrinya di tangan.


"Wah ... lihat itu, ternyata kabar itu benar jika Kenzo Smith sudah menikah secara sembunyi-sembunyi!"


"Dia menggendong wanitanya di tengah hujan, seperti film romantis saja!"


"Cepat foto dan kirimkan ke media sosial!"


Beberapa orang yang ada di lobby rumah sakit ketika itu langsung heboh saat melihat seorang tuan muda paling fenomenal di negara mereka mengendong seorang wanita di tangannya.


Karena terburu-buru, Kenzo tidak mengambil jalur pribadi agar tidak dilihat oleh khalayak ramai, karena terlalu khawatir terhadap istrinya, Kenzo melangkah begitu saja dan semua orang tentu menyadari keberadaannya.


Hal itu menyebabkan jagat dunia maya langsung heboh, mereka mencari tahu siapa wanita itu dan bagaimana wanita itu bisa menjadi pasangan seorang Kenzo yang katanya hanya mencintai Laura, kekasih masa lalu Kenzo Smith.


***


Disaat yang sama, kehadiran Kenzo yang mendadak membuat para dokter dan perawat yang bertugas hari itu segera memberikan pelayanan terbaik mereka.


'Ah, aku sudah seperti pasien tabrak lari!'


'Aku benar-benar merasa bersalah kepada suamiku, aku tidak tahu dia akan sepanik ini,'


'Hanya karena wanita tadi!'


Rembulan hanya bisa pasrah berada dalam dekapan suaminya.


Ia tahu, apapun yang akan ia beritahu kepada suaminya, suaminya tidak akan mendengarkan.


Di mata Kenzo saat ini, Rembulan benar-benar terlihat sangat lemah dan butuh pengobatan secepatnya.


...


"Cepat periksa istri saya, berikan pengobatan terbaik!"


"Berikan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, jangan sampai ada hal yang terlewat!"


Kenzo meminta dengan tegas kepada dokter pribadi keluarga Smith yang memang merupakan pemilik rumah sakit ini.


Dokter dan para assiten nya segera memeriksa Rembulan, pertama-tama memberikan baju pasien hangat dan memeriksa seluruh kondisi Rembulan seperti prosedur yang berlaku.


"Tuan Kenzo ... ini kami bawakan pakaian Tuan, jika Tuan mengenakan pakaian basah bisa-bisa Tuan juga akan jatuh sakit," kepala pelayan dari kediaman Reynold memberikan baju bersih untuk Kenzo.


Kenzo sama sekali tidak bisa tenang, dia bahkan tak memikirkan dirinya sendiri sekarang.


Di mengambil pakaian hangat yang di bawa kepala pelayan dan menggantinya secepat mungkin.


Disela-sela pemeriksaan Rembulan, Kenzo kembali menunggu di luar ruangan, dia duduk dengan ekspresi yang teramat khawatir.

__ADS_1


Disana juga ada beberapa pelayan dan kepala pelayan yang tadi mengantarkan baju untuk Kenzo, namun semua orang di mata Kenzo seolah tak ada sama sekali.


Yang ada di pikirannya sekarang hanyalah istrinya seorang.


'Jika sesuatu terjadi kepada istriku maka aku sungguh tak akan bisa hidup!'


'Hanya dia yang tertinggal! hanya dia yang tidak meninggalkan aku!'


'Dia tidak boleh terluka atau sakit sedikitpun!'


Setelah kehilangan kakeknya, Kenzo malah semakin overprotektif terhadap istrinya.


Kenzo tak akan membiarkan hal buruk terjadi kepada istrinya.


Disaat Kenzo memikirkan banyak hal mengenai Rembulan, dokter yang memeriksa keadaan Rembulan keluar dari ruangan dan Kenzo spontan berdiri hendak mengetahui mengenai keadaan istrinya.


"Bagaimana dengan keadaan istri saya Dok?"


Kenzo tak berbasa-basi, dia langsung menanyakan mengenai keadaan Rembulan.


Dokter yang memeriksa Rembulan segera menepuk bahu Kenzo.


"Selamat ya Tuan Kenzo, anda akan menjadi Ayah ..."


"Istri anda sedang hamil dan usia kehamilan tepat satu bulan di hari ini, hanya saja kehamilannya lemah karena tubuhnya kelelahan,"


"Tapi semuanya baik-baik saja, anda hanya perlu menjaga beliau dengan baik, tidak membiarkan nya melakukan hal yang berat dan ..."


Belum selesai dokter memberikan laporan pemeriksaan yang ia lakukan, Kenzo sudah berlari menuju ruangan istrinya.


Jantung Kenzo berdetak tak karuan, tubuhnya bahkan sampai bergetar karena terkejut sekali.


Waktu seolah berjalan lambat, dia melihat istrinya duduk di atas ranjang pasien melihatnya dengan mata bulatnya.


Kenzo terdiam membisu ketika langkah kakinya terus saja melangkah, ia sampai di dekat istrinya dan dia bisa melihat cahaya itu lagi.


Cahaya kehidupan yang selama ini ia cari, kehidupan berarti yang ingin ia miliki semuanya ada di diri istrinya.


Seseorang yang terus berada di sisinya ketika ia terpuruk.


"Aku baik-baik saja kan? aku sudah bilang padamu, aku hanya tidak suka kau berbicara dengan wanita tadi, makanya aku berpura-pura sakit, maafkan aku ..."


Rembulan langsung berbicara panjang lebar, dia mengatakan hal yang sebenarnya, sejak tadi dia sudah merasa bersalah membuat suaminya kalang kabut.


Di mata Kenzo, ketika Rembulan berbicara panjang lebar, waktu berjalan sangat lambat, Kenzo terpesona dan jantungnya berdegup sangat kencang.


Dia akhirnya mengenali perasaannya yang sesungguhnya, bagaimana awalnya ia ragu tetapi semuanya sudah jelas sekarang.


Apa arti Rembulan baginya semuanya sudah jelas.


"Sayang ..."


Di tengah Rembulan berbicara dan menjelaskan apa yang terjadi, Kenzo meraih kedua pipi istrinya.


Kenzo langsung duduk di atas ranjang dan berhadapan dengan Rembulan.

__ADS_1


"Hmmm?"


Dengan mata yang bulat dan melebar, Rembulan langsung berhenti berbicara dan menunggu ucapan dari suaminya.


"Sayang ..." Kenzo memanggil istrinya lagi, kali ini meraih tangan istrinya dan menempelkan di pipinya.


Kenzo memejamkan matanya dan tersenyum.


Rembulan bingung dengan sikap suaminya, namun tangannya sudah menempel di pipi suaminya jadi ia elus pipi lembut itu.


"Ada apa? apakah ada yang membuat mu khawatir? katakan saja semuanya padaku, aku akan mendengarkan ..." suara lembut dan menggetarkan hati.


Rembulan adalah sosok istri sempurna dan tak akan pernah dilepaskan oleh Kenzo.


Kenzo menggelengkan wajahnya, dia merasakan usapan jari istrinya di pipi lalu membuka mata untuk melihat keindahan Rembulan.


"Aku pikir hanya kau yang tersisa, ketika Kakek pergi aku pikir hanya kau yang akan menemani aku selamanya ..."


"Tetapi ternyata ada kehidupan yang akan datang ke kehidupan kita berdua ..."


"Terimakasih sayang, aku akan menjagamu dengan baik ... dan maafkan aku karena satu minggu ini aku begitu brengsek dan membuat mu kesusahan ..."


Kenzo menjelaskan sesuatu yang membuat Rembulan melebarkan matanya dan jantungnya berdegup sangat kencang.


Rembulan memang tadi melihat dokter yang memeriksa nya senyam senyum, tetapi Rembulan berpikir dokter itu senyam senyum karena mengetahui keadaannya baik-baik saja, tetapi ternyata tidak.


Semua itu karena Rembulan diketahui telah hamil.


"Ke ... kehidupan akan datang di antara kita? apa maksudnya aku ... aku hamil?" Rembulan memperjelas ucaoan suaminya.


Dia mendekatkan wajahnya dan menatap dengan pasti.


Kenzo yang melihat itu langsung memeluk istrinya dengan sangat erat.


"Iya ... istriku yang paling berharga ini hamil, dia menjadikan hari paling menyedihkan bagiku menjadi hari paling membahagiakan,"


"Sayang ... kau adalah hadiah terbaik yang pernah aku dapatkan selama hidup!" Kenzo mendekap istrinya terlalu kuat.


Sampai mereka terjatuh ke ranjang berdua.


.


.


.


.


Author : Jika ada typo komen saja ya guys, aku langsung perbaiki ❤️😘


Btw maap ya ga bisa buat novel ini dramatis, sama seperti novel ku sebelumnya, aku ga bisa buat pelakor menang bentar 🥺 padahal kalau pelakor menang bentar sebenarnya akan lebih dramatis tapi aku tidak bisa.


Semoga kalian menikmati novel aku walau ga dramatis dramatis amat.


Luph you sekebon jeruk semuanya 🍊🤍

__ADS_1


__ADS_2