Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa
Episode 111 : Hukuman untuk Laura.


__ADS_3

Episode 111 : Hukuman untuk Laura.


***


Sedangkan sekarang ini, di rumah sakit tempat Laura, Laura sedang panik dan tak tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Kenapa kau bisa ada disini? dimana Kenzo! kenapa kau bisa ada disini?" geram Laura mencengkeram tangannya dan tak bisa menutupi ekspresi wajahnya dari ekspresi takut.


Mendengar ocehan Laura yang masih merasa Kenzo akan segera datang membuat Freddy, mantan suami Laura tersenyum mengerikan dan seolah mengejek Laura serendah mungkin.


"Hei ... apakah kau kira lelaki bernama Kenzo itu sudi bertemu denganmu? apakah kau tidak sadar jika lelaki yang kau cintai itu sudah melupakan mu?"


"Kau ingat betul kan peringatan ku saat lalu, aku bilang akan menghancurkan mu, aku bisa saja menghancurkan mu lebih awal, tetapi aku ingin melihatmu menderita melihat seseorang yang kau harapkan bahagia bersama orang lain!"


Freddy menyeringai tajam, dia bahkan menyempatkan waktunya yang sibuk untuk bisa memberikan pelajaran kepada Laura karena telah mempermainkan dirinya.


"De ... dengar aku Fred, kau salah ... aku bercerai denganmu bukan karena Kenzo, aku selama ini memang sudah sabar kepadamu, karena kau terlalu sibuk dan tidak memiliki waktu untukku ..."


Laura yang tahu dirinya tengah terpojok mencoba meluluhkan hati Freddy, Laura menampilkan wajah sedihnya dan berpura-pura menjadi pihak yang terluka sekarang ini.


"Pffft ..."


Namun Freddy langsing terkekeh, dia melihat kearah Laura dengan tatapan yang jijik, dia membuat Laura terdiam dan tak melanjutkan ucapannya.


"Laura, apakah kau masih merasa dunia ini berputar hanya untuk mu? apakah kau merasa menjadi pemeran utama yang akan selalu menjadi pilihan?"


"Kau bercerai denganku demi bersatu lagi dengan mantan kekasih mu, alangkah bodohnya kau merasa jika lelaki bernama Kenzo itu terus menunggu mu,"


"Kau itu tidak lebih dari sampah baginya sekarang Laura, dia sangat sangat membenci mu sekarang, apalagi dia tahu kau merencanakan sesuatu yang buruk terhadap istrinya ..."


Freddy benar-benar mempermainkan hati Laura sekarang, dia ingin Laura sadar posisinya dan sadar jika dia bukanlah apa-apa.


Tubuh Laura bergetar hebat, dia menangis sembari mencengkeram tangannya.


Dari penjelasan Freddy, Laura langsung tahu jika Kenzo telah mengetahui semua rencananya.


"BAJINGAN! kau menghancurkan semua rencana ku! jika kau tidak ada maka aku dan Kenzo pasti sudah bersama!"


"BAJINGAN?!"


Laura sudah tak bisa menahan emosi nya lagi, sandiwaranya tadi tak bisa ia pertahankan karena terlalu marah kepada Freddy.


"Sssttt ... diamlah, jangan mencaci aku dengan mulut sampah mu, kau bahkan tidak sadar jika kau salah, menjijikkan!"

__ADS_1


"Tapi dunia itu adil, semua kebusukan mu telah diketahui semua orang, kau tak akan bisa hidup tenang lagi!"


"Dan aku akan memberikan hukuman paling mengerikan karena telah bermain-main denganku!"


Freddy langsung berdiri, dia memasukkan tangannya ke kantong dan tersenyum remeh kearah Laura.


Entah apa maksud dari ucapan Freddy, namun sebenarnya Freddy telah merencanakan ini ketika dia mengetahui Laura mempermainkan dirinya kayaknya bidak catur.


"Apa maksudmu? apa yang mau kau lakukan?"


Laura berteriak ketakutan, apalagi ketika ada beberapa orang yang masuk ke dalam ruangan itu mengenakan baju putih layaknya petugas kesehatan.


"Kau akan tahu nanti ... yang jelas kau tak akan pernah bisa melihat dunia luar dan kau tak akan bisa menghancurkan kehidupan siapapun lagi!"


Bisik Freddy langsung pergi meninggalkan Laura sendirian bersama beberapa orang yang langsung mengepung Laura.


*Cklek*


Ketika Freddy menutup pintu, empat orang segera menahan kedua tangan dan kedua kaki Laura.


"APA MAU KALIAN? BERANINYA KALIAN MENYENTUH AKU?"


"APA KALIAN TIDAK TAHU SIAPA AKU?"


Ya, Freddy akan membuat Laura membekam di rumah sakit jiwa selamanya, mungkin terdengar kejam, namun Freddy sadar jika dia harus keras dalam menindak wanita jahat yang tak segan segan merencanakan sebuah kejahatan terhadap kehidupan oranglain.


Oleh karena itu, hukuman ini dirasa sangat pantas bagi Laura.


Laura suka kemegahan, berbelanja dan pamer harta, jika dia membekam di rumah sakit jiwa maka dia tak akan bisa melakukan semua itu, dan dia mungkin akan menjadi gila sungguhan.


Dan bagi manusia seperti Laura, hukuman seperti itu adalah yang paling pantas.


***


Disaat yang bersamaan,


Sesuai dengan pernyataan yang dikatakan oleh Freddy, berita sudah santer memberitakan mengenai Laura, mantan model yang didiagnosa mengalami gangguan kejiwaan karena telah merencanakan sebuah kejahatan.


Ialah berencana untuk menghancurkan rumah tangga Kenzo Smith dan istrinya.


Tentu, warga net langsung heboh dan santer menghujat dan mengutuk perbuatan Laura.


Tidak hanya itu, suruhan Laura dan Bimo akan diadili seadil-adilnya, apalagi Kenzo turun tangan secara langsung memeriksa pengadilan mengenai hukuman yang setimpal bagi mereka.

__ADS_1


Dan untuk Laura, Kenzo berharap tak akan pernah melihat wanita itu selamanya, karena jika dia bertemu Laura maka mungkin Kenzo bisa melakukan kejahatan diluar nalarnya.


Sungguh, Kenzo tak akan bisa membiarkan apapun terjadi kepada istri dan calon baby nya.


***


Di rumah sakit tempat Tasya,


Rembulan menunggu suaminya untuk kembali, dia sudah tidak menangis namun masih sesenggukan, dia percaya sepenuhnya kepada suaminya jika suaminya akan mampu memberikan konsekuensi paling berat kepada Bimo.


"Tak ... Tak ... Tak!"


Ketika langkah kaki terdengar mendekat, Rembulan melihat ke sisinya dan benar saja orang yang kembali itu adalah suaminya.


Rembulan langsung berlari memeluk suaminya erat sekali.


Rembulan mendekap suaminya erat sekali dan kembali menangis, entah mengapa Rembulan menjadi cengeng jika bersama suaminya.


Mungkin karena Rembulan merasa aman dan bisa mengadu kepada suaminya ini.


Kenzo yang menerima pelukan itu segera membalas pelukan istrinya, dia mengusap pundak istrinya dan mengecup nya beberapa kali.


"Tenanglah sayang ... semuanya sudah aku bereskan, tak akan ada lagi yang bisa melukaimu di kemudian hari,"


Kenzo mendekap istrinya, memberikan keamanan dan kenyamanan layaknya suami yang membuat istrinya tenang.


Rembulan menganggukkan kepalanya dan melihat ke arah suaminya, di mengangkat wajahnya agar dia bisa melihat Kenzo.


"Terimakasih, aku beruntung sekali menikah denganmu, pernikahan kita mungkin adalah pilihan terbaik yang pernah aku buat dalam hidupku."


Rembulan dengan tulus berterimakasih lagi, dia ingin memberitahu Kenzo jika Kenzo adalah pilihan terbaik dalam hidupnya, dan dia sangat bersyukur akan hal itu.


.


.


.


.


Author : Maap ye baru update, rencananya aku mau menamatkan tadi malem, eh tangan aku udah Tremor duluan ga sanggup nulis lagi, wkwkwk jadi aku usahakan malam ini ya selesainya.


Udah ga sabar lagi nih pengen ngelanjutin novel baru. hehehe

__ADS_1


Btw maap ya jika masih banyak typo, aku emang nulisnya udah kayak kereta api. nanti aku revisi setelah tamat 😘


__ADS_2