Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa
Episode 57 : Istri yang menggemaskan.


__ADS_3

Episode 57 : Istri yang menggemaskan.


***


Rembulan sudah menjadi istri sah Kenzo Smith, lelaki tampan yang dikabarkan tidak tertarik kepada wanita lebih tertarik kepada pekerjaan.


Banyak sekali wanita menginginkan Kenzo karena ketampanan, kekayaan dan wibawanya yang tidak dimiliki oleh orang lain.


Mereka semua tidak tahu jika lelaki itu sekarang telah menikah, dengan seorang wanita cantik yang memiliki hati kuat dan jiwa yang tenang.


Keduanya tengah berbagi kasih diatas ranjang, Kenzo tidak akan tahu jika ada kenikmatan seperti ini jika dia tidak bersama dengan istrinya.


Setiap sudut tubuh Rembulan seolah memanjakan nya, memberikannya rasa indah dan tak terlupakan, jika disuruh menggambarkan maka Kenzo juga akan Bingung, sebab rasanya tak tergambarkan, yang jelas dia sangat tergila-gila kepada tubuh istrinya.


"Istri ... kau memang sangat indah ... tidak salah nama mu adalah Rembulan, kau terlihat sangat indah bahkan saat cahaya redup ..." bisik Kenzo ketika dia tengah hampir menyelesaikan penyatuan luar biasanya dengan istri.


"Hah!"


Rembulan menghela nafas berat, dia masih sangat malu, dan Kenzo bisa melihat betapa bahasa tubuh istrinya yang malu itu semakin membuatnya gigih untuk menaklukkan nya.


"Tu ... Tuan aku lelah sekali, jika begini terus bagaimana aku bisa berjalan besok?"


Rembulan merasa pegal di pinggul nya, seolah seluruh tenaga nya terkuras.


Disaat yang sama dia juga iri mengapa lelaki ini seolah memiliki energi tak terbatas dalam dirinya.


"Pffft ..."

__ADS_1


Kenzo tertawa kecil, tawanya lepas saat ia ada diatas tubuh Rembulan.


Tawa dan senyuman yang baru pertama kali dilihat istrinya.


Rembulan sampai tertegun sebentar, ternyata ketika lelaki ini tertawa, wajahnya semakin tampan dan senyumannya terasa damai.


Rembulan lagi lagi seolah terhipnotis oleh lelaki ini.


"Baiklah Istri, kali ini aku akan melepaskan mu, karena kau bilang lelah ... tetapi kita akan melakukannya lagi besok, besoknya lagi sampai kau hamil ..." bisik Kenzo menyesap daun telinga istrinya sejenak.


*Blush*


Wajah Rembulan langsung merah sekali, dia hanya bisa bersembunyi dalam kedua tangan mungilnya.


"Jangan ucapkan kata-kata seperti itu Tuan, itu sangat memalukan ..." balas Rembulan memang merasa terlalu malu.


"Kau menggemaskan sekali ... karena kau menggemaskan sekali, maka kita akan lakukan sekali lagi baru setelah itu mandi ..."


Balas Kenzo tidak tahan dengan istrinya yang terlihat sangat menggemaskan di bawah tubuhnya.


"APA? TUAN KAU BILANG AKAN MENYELESAIKAN NYA SEKARANG!"


Rembulan tanpa sadar sedikit berteriak, dia syok sekali ketika mendengar jika Kenzo akan melakukan nya sekali lagi.


"Ya ... tadinya, tapi karena kau menggodaku maka akan aku lakukan lagi, ini salah mu istri!"


Balas Kenzo tak mau kalah dan menarik lagi tubuh istrinya, dan mereka pun melakukan penyatuan itu dua kali lagi.

__ADS_1


***


Setelah beberapa saat ...


"Ah ... aku lelah sekali, tulang ku seperti sudah remuk!"


gerutu Rembulan pelan sembari mengeringkan rambut basahnya.


Tadi, Kenzo mandi lebih dulu karena Rembulan menolak mandi bersama, jadi Kenzo sudah terlelap di ranjang ketika Rembulan selesai mandi.


Dia menatap tajam kearah Kenzo yang ternyata memiliki gairah yang terlalu besar, tubuhnya tak akan bisa menahan ini lebih lama.


"Aku harus hati-hati, setiap gerakan ku dia bilang menggoda! padahal aku tidak lakukan apapun! dasar curang!"


"Lelaki buas ini sepertinya hanya mengerjai ku!"


Rembulan menggerutu terus sembari terus mengeringkan rambutnya.


"Istri cepatlah kemari tidur bersama ku, jangan mengatai ku seperti itu jika tidak ingin aku menghabisi mu lagi!"


Suara Kenzo yang terdengar itu membuat Rembulan melebarkan matanya dan terkejut sekali.


Dia melihat kearah Kenzo yang memejamkan matanya, ternyata Kenzo menunggunya sampai selesai mandi.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2