Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa
Episode 32 : Tidak akan pernah mencintai mu!


__ADS_3

Episode 32 : Tidak akan pernah mencintai mu!


***


"Haaahh!"


Kenzo menghela nafasnya berat, dia sudah membersihkan tubuh Rembulan dengan baik agar Rembulan cepat sembuh dan sadar.


Dia tidak ingin tubuh wanita ini dibersihkan oleh orang lain, entah itu pelayan sekalipun, entah mengapa dia merasa harus turun tangan secara langsung.


Mungkin karena ia tahu yang melihat tubuh wanita ini pertama kali adalah dirinya, maka yang lain tidak boleh melihatnya kecuali dia.


Kenzo setelah nya mengambil handuk kecil bersih, merendamnya ke air hangat dan memeras handuk.


Secara perlahan Kenzo meletakkan handuk yang sudah hangat ke dahi Rembulan.


Lalu dia duduk di sisinya, mencoba membuka ponsel yang sekarang sudah dikirimkan olah Liam mengenai berita tentang Rembulan yang ada di media sosial.


Saat membuka berita itu, mata Kenzo segera melebar, dia membaca semua komentar jahat yang berspekulasi mengenai Rembulan.


Mengatakan Rembulan adalah wanita menyedihkan yang dibuang oleh kekasihnya.


Mengatakan jika Rembulan pasti sudah gila tidak memiliki malu mengenakan gaun pengantin di bus.


Seolah tidak tahan dengan komentar buruk itu Kenzo langsung mematikan link berita dan segera mengusap dahinya karena merasa marah juga merasa bersalah disaat yang bersamaan.

__ADS_1


Karena dia adalah orang yang menurunkan Rembulan di jalanan, menyuruh Rembulan pulang menggunakan taksi dimana saat itu pasti Rembulan tidak memiliki banyak uang.


Segala pikiran dan perasaan rasa bersalah segera menghantui Kenzo.


Kenzo kemudian melihat kearah Rembulan, dia melihat wajah pucat nya yang begitu tulus.


"Jika saja kau tidak menjebak aku, aku tidak akan berlaku kasar dan mengatai mu hal hal yang jahat!"


"Ini adalah kehidupan yang kau mau, sepertinya kau juga sadar jikalau ingin mendapatkan sesuatu maka kau juga melepaskan sesuatu,"


"Ini adalah kehidupan yang kau mau dan dengan fakta jika aku tidak akan mencintai mu, itu adalah nyata, hatiku sudah menjadi milik orang lain,"


Kenzo berbicara seolah Rembulan akan mendengarkan seluruh ucapannya, dia merasa dia memang harus tegas dalam hal ini.


Mungkin dengan menjaga jarak dan memperjelas hubungan mereka, maka perpisahan akan lebih bisa diterima saat nanti mereka memiliki anak.


Kenzo sudah mencintai seseorang sejak dulu, dan perasaan itu tidak berubah sama sekali.


Dengan fakta bahwa dia merasa tidak bisa menahan gairah nya dengan wanita ini mungkin hanya karena matanya terlihat mirip sekali dengan Laura.


Nama gadis yang sudah terukir dan tak akan pernah terhapus dalam hatinya.


Kenzo sudah bangkit dari ranjang, dia menelepon assiten nya bahwa ia sepertinya akan absen dari kantor untuk hari ini.


Jadi Liam adalah orang yang akan menggantikan dirinya menjalankan meeting.

__ADS_1


Juga Kenzo ingin seluruh orang yang berkomentar pedas di media sosial tentang istrinya ditindaklanjuti ke hukum dan harus mendapatkan ganjaran atas itu semua.


"Halo Liam!"


Kenzo menghubungi assiten nya itu.


"Halo Pak? ada apa Pak?"


"Hari ini aku sepertinya tidak bisa pergi ke kantor, urus meeting dan juga aku sudah membaca mengenai komentar publik yang kau bahas tadi ...."


"Laporkan mereka semua ke kepolisian dan hukum sesuai dengan pasal yang berlaku, jangan berhenti sebelum mereka terkena hukuman atas tangan kotor mereka!"


Kenzo dengan tegas dan emosi memberikan perintah kepada Liam.


Walau dia tidak senang atas kehadiran Rembulan tetapi dia setuju dengan ucapan Rembulan tadi malam, jika mau tidak mau Rembulan sudah menjadi istrinya.


Yang artinya tidak boleh sembarang orang berhak menyentuh dan menghina istrinya, karena hal itu juga akan mencoreng dan menginjak-injak harga dirinya.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2