
Bonus Chapter : Sebelum bulan madu.
***
Tak terasa malam akhirnya berlalu, Rembulan sudah bangun lebih dulu untuk menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya.
Ketika ia bangun, ada beberapa bingkisan datang sebagai kado untuknya.
"Nyonya ... ini hadiah dari Tuan Austin, dia menyampaikan selamat atas kehamilan Nyonya, dia juga meminta maaf tidak bisa memberikan selamat lebih awal karena dia tengah sibuk sekali dengan bisnis keluarga nya ..." kepala pelayan di kediaman itu segera menyampaikan beberapa bingkisan itu kepada Rembulan yang hendak memasak.
Rembulan mengingat guru memasaknya, dimana pelajaran mereka sempat tertunda karena kehamilannya, namun mungkin setelah melahirkan dia akan tetap melanjutkan pelajaran membuat kue dan dekorasinya.
Impian Rembulan yang hendak memiliki sebuah toko kue sendiri masihlah ada, jadi tidak salah baginya untuk terus belajar mendapatkan skill baru.
"Wah ... perhatian sekali dia," seru Rembulan tersenyum bahagia.
Bagaimana Austin benar-benar perhatian memberikan beberapa bingkisan hadiah untuknya.
"Tolong letakkan di meja dapur saja ya ... aku harus memasak dulu untuk suamiku ... nanti aku buka bingkisan ini," ucap Rembulan lagi tersenyum.
Dengan baby bump yang sudah mulai kelihatan, Rembulan terlihat sangat imut dengan pakaian terusan dan tampilannya.
Seperti biasa, dia dengan sigap memasak makanan untuk suaminya, sebelum mereka pergi melakukan perjalanan, Rembulan tetap harus memasak sarapan untuk mengisi perut.
Bagaimanapun, suaminya sangat menyukai masakannya, dan Rembulan dengan senang hati menyiapkan yang terbaik untuk suami terbaiknya.
Para pelayan di kediaman itu tetap membantu Rembulan melakukan pekerjaan dapur, membantu menyiapkan bahan-bahan, agar Rembulan bisa dengan tenang meracik masakan itu.
__ADS_1
Rembulan juga sudah dekat dengan para pelayan yang memang sudah memiliki sikap lebih baik dari dulu.
Sebab Rembulan dilihat sebagai wanita yang memang lembut namun tegas disaat yang bersamaan.
*Beberapa saat kemudian*
Semua makanan sudah tersedia di meja makan, Rembulan dengan cepat menuju kamar pribadinya dan Kenzo, dia tahu Kenzo akan panik jika melihatnya tak ada di sisinya ketika ia bangun.
Jadi Rembulan harus cepat-cepat ke kamar.
Ketika sampai di kamar Rembulan membuka semua gorden dan pintu balkon, agar udara segar memasuki kamar.
Dia juga segera duduk di sisi ranjang suaminya yang masih tertidur pulas.
Rembulan menatap wajah super tampan suaminya, karena cahaya matahari wajah tampan itu terlihat semakin jelas.
Sebelum membangunkan Kenzo, Rembulan terlebih dahulu mengusap rambut, lalu mengusap wajah suaminya lembut.
Ketika Rembulan sangat antusias memerhatikan suaminya, tiba-tiba saja Kenzo membuka matanya dan tersenyum sangat nakal.
"Sayang ... kau nakal sekali, sudah menyentuhku pagi-pagi begini, apakah yang tadi malam belum cukup?" bisik Kenzo tersenyum nakal ketika Rembulan masih melihat lekat menunduk tepat di depan wajah suaminya.
Mata Rembulan segera melebar dan tentu saja terkejut, Rembulan hendak mundur namun di tahan oleh Kenzo.
Dengan lembut Kenzo menarik tubuh istrinya dan naik ke atas tubuh Rembulan.
"Mau pergi kemana? jangan pergi ..." seru Kenzo segera membenamkan wajahnya di atas baby bump Rembulan yang sudah terlihat membesar.
__ADS_1
Seperti pengantin yang baru menikah, entah mengapa Rembulan merasa malu sekali baru saja tertangkap memerhatikan wajah suaminya.
"Sayang ... kau wangi sekali, pagi-pagi sudah menggodaku begini, kenapa istriku ini nakal sekali ..." seru Kenzo dengan suara serak khas saat bangun pagi.
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Rembulan berdegup kencang sekali dan masih terdiam.
Dia bisa merasakan Kenzo menciumi baby bump nya berkali-kali sembari memejamkan matanya.
"Selamat pagi sayang, kalian baik kan disana? Daddy dan Mommy mu yang cantik ini akan menjaga kalian sebaik mungkin, jadi baik-baik disana ya ..." ucap Kenzo lagi mengusap baby bump Rembulan.
Seolah berbicara dengan baby mereka yang masih berada di dalam perut Rembulan.
Pagi seperti ini sungguh sangat hangat, indah dan berharga bagi Rembulan maupun Kenzo.
.
.
.
.
Author : Maaf guys baru update, sebenarnya aku tuh lagi sakit datang bulan nih, jadi dari kemarin sulit banget buat nulis, para cewe pasti paham gimana sakitnya datang bulan ya ðŸ˜
Btw sebagai informasi aku hanya melanjutkan novel ini semaksimal mungkin tidak akan membuat Jadi bertele-tele dan terlalu panjang.
__ADS_1
Hanya melanjutkan sampai Rembulan melahirkan anak kembar.
Btw kasih saran dong nama anak kembar cewe dan cowo ke aku ... aku susah kalau buat nama tuh 🥺ðŸ˜