Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa
Episode 106 : Jamur apa yang bisa hidup?


__ADS_3

Episode 106 : Jamur apa yang bisa hidup?


***


Di kediaman Kenzo Smith,


Pagi itu terasa hangat, semua jendela dan pintu balkon telah di buka oleh Kenzo sehingga udara segar telah masuk ke dalam kamar mereka.


Silau dari mentari membuat Rembulan bangun, dia meregangkan tubuhnya dan merasa tubuhnya beristirahat dengan sangat baik setelah seminggu belakangan tidak bisa tidur dengan benar.


"Astag ..." Rembulan terkejut sekali ketika melihat suaminya tengah menatap kearahnya dengan sangat tajam.


Kenzo berpangku tangan dan memiringkan tubuh agar dia bisa lebih fokus menatap istrinya.


Kenzo mengenakan piyama tidurnya, dengan dada bidang yang terpampang nyata seolah menggoda istrinya dengan percaya diri.


"Selamat pagi Nyonya jamur, apakah tidur mu nyenyak?"


Kenzo menyeringai tajam, matanya yang biru itu seolah memberikan tekanan yang membuat bulu kuduk merinding.


Rembulan menelan salivanya, dia secara perlahan mencoba memundurkan dirinya agar bisa turun dari ranjang.


Karena melihat dari gerak gerik suaminya, Rembulan mencium sesuatu yang mencurigakan dan hal itu pasti menjurus ke hal dewasa.


'Kenapa suamiku menatapku dengan sangat tajam?'


'Apakah tadi malam aku melakukan kesalahan?'


'Dia memanggil ku dengan sebutan Nyonya jamur? ada apa dengan jamur? apakah dia bisa melihat mimpi aneh ku tadi malam?'


Banyak pertanyaan langsung memenuhi pikiran Rembulan.


Namun ada hal yang ia ketahui dengan pasti jika dia harus segera meloloskan dirinya sebab suaminya kelihatan nakal sekali pagi ini.


"Se ... selamat pagi suamiku, apakah tidur mu nyenyak?"


"Ah, tubuhku terasa sedikit berat, aku harus segera membersihkan diriku ..."


Rembulan mengakui pembicaraan dan mencoba mundur secara perlahan-lahan.


Akan tetapi ....


Kenzo langsung melingkarkan tangannya di tubuh istrinya yang dimana sejak saat itu Rembulan sudah tak akan bisa melarikan diri.


"Mau melarikan diri rupanya."


"Tuan putri jamur, kau harus bertanggung jawab kepadaku, kau telah menghidupkan jamur selama satu malam penuh, dan kau ingin melarikan diri? tak akan aku biarkan!"


Bisik Kenzo membuat Rembulan semakin bingung.


Kenzo membisik dekat sekali di telinga Rembulan, membuat bulu kuduk Rembulan bergidik merinding.


Kenzo mendekap istrinya erat sekali dan menarik tubuh istrinya agar menempel padanya.


"Tu ... Tunggu dulu, ada apa dengan jamur sebenarnya? jamur apa yang bisa hidup?"


"Lalu mengapa kau mengatakan aku menghidupkan jamur semalaman? aku bingung ..."


Rembulan melihat ke belakangnya, kearah Kenzo sudah menatapnya dengan sangat tajam dan senyumannya begitu memikat.


"Deg ... Deg ... Deg!"

__ADS_1


Jantung Rembulan langsung berdetak cepat sekali.


Bagaimana tidak, wajah Rembulan tepat berada di depan wajah Kenzo yang rupanya terihat puas ketika istrinya menatap ke belakang.


"Ha!"


Rembulan langsung membalikkan wajahnya secepat kilat dan pipinya sudah memerah sekali.


'Kenapa dia terlihat sangat tampan pagi ini? ada apa dengan senyuman dan tatapan itu, seolah jantungku berhenti berdetak sesaat dibuatnya!'


Rembulan tengah mengatur pernafasannya agar terdengar tenang.


Dia merasa ada yang aneh pada dirinya sendiri, dia seolah tak bisa mengendalikan dirinya sendiri.


"Sayang ... kau menggemaskan sekali, kau menggodaku tiada henti, apakah kau penasaran dengan jamur hidup?"


"Sini aku akan tunjukkan padamu, yah ... pada awalnya kau yang sebenarnya menghidupkan ini, jadi harus tanggung jawab!"


Bisik Kenzo meraih dagu istrinya, agar dia bisa memeluk Rembulan dari belakang namun tetap bisa menyesap bibir yang sudah menarik perhatiannya sejak awal.


"Uhmm ..."


Rembulan secara otomatis memejamkan matanya, dia tak mampu menolak kekuatan suaminya yang terlihat sudah mengontrol tubuhnya.


"Ah ... bibir manis mu, sudah membuat aku gila sejak awal, kenapa setiap yang ada dalam tubuhmu semuanya manis?"


"Aku ingin mencicipi setiap jengkalnya!"


Bisik Kenzo masih tetap menyesap bibir istrinya pagi itu.


"Duar!"


Dia malu sekali dengan ucapan suaminya, sejak tadi Kenzo berbicara hal hal yang sangat nakal dan tak ia mengerti.


Dari pembahasan jamur hingga sekarang mengatakan setiap jengkal tubuhnya terasa manis.


"Ja ... jangan membuat ku malu, masih pagi!"


"Juga aku hamil muda, bukankah berbahaya jika melakukannya ketika hamil muda?"


Rembulan mencoba mendorong suaminya.


Mencoba menyadarkan suaminya jika hari sudah terang dan dia tengah hamil muda.


Walau Rembulan tahu usaha ini sia-sia, akan tetapi masih ia coba, sebab Rembulan akan sangat amat malu jika melakukannya di saat terang seperti ini.


Jika melakukannya di hari terang, sama saja dengan Kenzo bisa melihat seluruh tubuhnya dengan sangat jelas.


Dan hal itu masih sangat memalukan bagi Rembulan.


"Haaah!"


Kenzo menghembuskan nafasnya berat.


Lalu ia menahan tangan istrinya dan dengan sangat cepat naik ke atas tubuh Rembulan.


Tangan kokohnya bertumpu di atas kasur, agar Rembulan tidak menahan berat badannya namun tubuh mereka bisa tetap bersentuhan.


"Sayang ... lihat aku!"


Kenzo menatapnya dengan begitu hasrat yang besar.

__ADS_1


"Kau membuatku seperti ini sejak tadi malam, aku menahannya semalaman dan sekarang aku sungguh tak bisa menahannya lagi!"


"Melakukan olahraga panas tetap bisa kok, hanya saja harus dilakukan pelan-pelan," bisik Kenzo terlihat memang benar-benar menginginkan istrinya.


(Notes : author tau ini dari komentar pembaca hehe.. ❀️)


"Ta ... tapi," jantung Rembulan berdegup semakin kencang.


Entah mengapa tubuh nya mengikuti sentuhan suaminya.


Apalagi ketika Kenzo membenamkan wajahnya di dada nya, rasanya jantung nya hampir meledak.


"Aku merindukan si kembar kesukaan ku, biarkan aku bermain sebentar ..." bisik Kenzo lagi membuat Rembulan ingin pingsan saja.


'Kenapa dia bisa begitu nakal sih?'


'Kenapa dia bisa berbicara dengan bahasa yang membuat ku sangat malu, rasanya aku ingin menyembunyikan diriku di dalam lubang saja!'


Rembulan benar-benar tak habis pikir mengapa suaminya bisa berbicara dengan bahasa yang sangat nakal.


Namun jauh di dalam hatinya, mungkin Rembulan merindukan sikap nakal dan bagaimana suaminya terlihat sangat menginginkan dirinya lebih dari apapun.


Rembulan memang sangat malu, dan dia tidak bisa membohongi dirinya jika dia memang terlalu malu.


Akan tetapi disaat yang sama dia juga bahagia bagaimana suaminya hanya menginginkan dirinya dan rasa ingin itu sangat besar dan membuat jantungnya berdegup sangat kencang.


"Sayang ... aku akan melakukannya dengan sangat lembut, jadi jangan khawatir ..."


"Aku sungguh menahan ini sejak tadi malam, ini adalah hukuman untukmu karena menggodaku tanpa henti!"


Kenzo sudah membuka pakaian istrinya dengan sangat lihai.


Melihat istrinya tanpa busana dan bahasa tubuhnya yang malu-malu itu, membuat Kenzo semakin menginginkan Rembulan.


"Kau membuat ku gila!" seru Kenzo membuka tali piyamanya dan terlihat lah jamurnya yang sudah besar dan tegak akibat ulah Rembulan.


Mata Rembulan melebar dan akhirnya ia sadar maksud dari jamur hidup yang dikatakan oleh suaminya.


.


.


.


.


Halo, besok aku akan marathon menulis novel ini sampai tamat.. doain ya biar sanggup jadinya dan otaknya enggak berasap WKWKWK


Btw novel baru aku sudah terupload ya, akan update reguler setelah Novel ini tamat.


Judulnya : My Hot and Sexy Wife


Kisah cinta dua keluarga bangsawan, pemeran utama wanita nya akan sangat menarik 😍😘


Masukin favorit aja dulu ya, jadi saat novel ini tamat kalian bisa langsung mendapatkan pemberitahuan update novel baru aku.


Ditunggu dukungannya semuanya.


Lope you sekebon jeruk deh 🍊🀍


__ADS_1


__ADS_2