
Episode 70 : Apa kalian tidak tahu siapa aku?
***
Disaat Rembulan tengah memasak untuk suaminya, di perusahaan sedang ada sedikit kekacauan.
Sudah dua minggu lebih Kenzo mencoba menghindari Laura.
Ya, Kenzo sudah tahu jika Laura telah kembali, tetapi Kenzo berusaha untuk menghindari.
Entah kenapa Kenzo tidak mau bertemu dengan Laura sebelum ia memastikan hatinya sendiri.
***
Di Lobby perusahaan Smith,
"APA KALIAN TIDAK TAHU SIAPA AKU?"
"AKU INI KEKASIH BOS KALIAN! BERANINYA KALIAN MENAHAN AKU DISINI!"
"APA KALIAN MAU DIPECAT? HA?"
Laura sudah benar-benar marah sekali, dia bahkan sekarang mengaku-ngaku sebagai kekasih Kenzo Smith di hadapan para resepsionis dan petugas keamanan yang mencegat Laura untuk bertemu dengan Kenzo.
Para resepsionis itu hanya menjalankannya tugas yang diembankan kepada mereka, jadi mereka memanggil petugas keamanan untuk membawa Laura keluar.
Karena itulah Laura murka sekali.
"Tetapi Pak Kenzo sudah memiliki istri, tolong Nona Laura jangan membuat keributan di perusahaan ini ..." para resepsionis itu sudah menjalani pendukung Rembulan.
Bagi mereka Rembulan lebih baik dari Laura, lebih sopan dan lembut tidak seperti Laura.
"Menikah? heh! di bahkan tidak mengumumkan pernikahannya, pastinya wanita itu hanyalah sekedar pengganti ku!"
"Dia tidak ada bandingannya denganku, aku yakin dengan itu!"
"Aku juga harus mendengar secara langsung darinya, apakah dai sungguh sudah menikah atau tidak!"
"Jadi biarkan aku lewat!" teriak Laura sudah benar-benar kehilangan kesabarannya.
Karena keributan itu, resepsionis mencoba menghubungi Kenzo, atasan mereka.
***
Disaat yang sama,
Kenzo baru saja menyelesaikan beberapa pekerjaan, dia menyandarkan pundaknya di kursi dan memejamkan matanya sebentar.
Kenzo mengurut dahinya karena banyak sekali pekerjaan yang harus ia lakukan.
Belum lagi mengenai kehidupan pribadinya, mengenai Laura yang benar-benar mencarinya setelah perceraian nya.
__ADS_1
"Tidak boleh, aku sudah menikah ... aku juga belum memastikan hatiku, aku tidak boleh bertemu dengan Laura dalam waktu dekat!"
"Jika aku bertemu dia mungkin hatiku akan berubah, dan menjadi semakin bingung!"
Kenzo sedang berada dalam dilema dirinya sendiri.
Tidak bisa dipungkiri, jika hatinya tetap mengingat Laura, cinta pertamanya dan menjadi satu-satunya kekasihnya dahulu sampai Laura tiba-tiba dijodohkan orangtuanya dan Laura tidak bisa menolak.
Kenzo tak pernah melupakan Laura sejak saat itu, dan tak ada yang bisa menggantikan posisi Laura di hatinya.
Sampai ketika Rembulan tiba-tiba saja datang, sekitar satu bulan lalu, mereka tiba-tiba saja menikah dan Rembulan memiliki mata yang mirip dengan Laura.
Membuat Kenzo sering melihat Laura dalam diri Rembulan, oleh karena itulah Kenzo Bingung dengan hatinya.
Dia belum bisa mengambil keputusan yang tepat saat ini.
Jika memang dia merasa Rembulan memang hanya sebatas pengganti Laura dalam hatinya maka pastinya Kenzo akan melakukan sesuai perjanjian mereka.
Ialah dia akan segera bercerai dengan Rembulan sesuai kesepakatan awal.
"Tring ... Tring ... Tring!"
Suara dering telepon mengejutkan Kenzo dari lamunannya, dia segera mengangkat telepon itu dan ternyata dari resepsionis.
"Pak Kenzo mohon maaf sekali lagi, akan tetapi hari ini Nona Laura datang lagi, dia berteriak di lobby dan tak mau pergi sebelum bertemu dengan anda, apa yang harus kami lakukan ..."
"Apakah kami harus menyeret nya keluar?"
Kenzo yang mendengar itu terdiam sebentar, jantungnya berdegup kencang sekali, dia tidak tahu apa yang harus ia lakukan.
Dia mengetuk-ngetuk meja dengan jari telunjuknya dan akhirnya dia mencoba berbicara dengan Laura kali ini.
Dia ingin tahu tentang perasaan nya ketika melihat Laura, apakah masih sama atau sudah berubah.
"Suruh dia ke ruangan ku, aku akan berbicara dengannya sebentar ..."
seru Kenzo meminta resepsionis karyawannya menyuruh Laura ke ruangan pribadi nya.
Resepsionis itu terdiam sejenak, namun dia segera menyetujui.
"Baik Pak ..." serunya segera mematikan panggilan ketika Kenzo mematikan lebih dulu.
"Nona Laura, anda diminta ke ruangan Pak Kenzo ..." seru Resepsionis itu kepada Laura yang tidak mau di bawa petugas keamanan barusan.
"Heh! lihat kan? kalian semua akan mati hari ini, lihat saja ... aku akan pastikan kalian semua dipecat!" geram Laura sudah marah sekali.
Dia hanya ingin bertemu dengan Kenzo, tetapi entah mengapa dihalangi oleh mereka.
Setelah Laura pergi, paga resepsionis dan petugas keamanan itu menunduk.
"Dia beda sekali dengan Nyonya Rembulan! Nyonya Rembulan lebih lembut dan cantik, tidak seperti dia!"
__ADS_1
"Apakah Pak Kenzo benar-benar memberikan kesempatan kepada wanita itu? aku tidak terima ..."
"Huhu ... semua lelaki memang sama! aku tidak mau Pak Kenzo menerima wanita itu kembali!"
"Tetapi kabar percintaan mereka sudah tersebar ke seluruh negeri, mengenai bagaimana dulu Kenzo sangat mencintai Laura ... lalu bagaimana dengan Nyonya Rembulan ... Huaaa!"
Resepsionis yang bertugas hari itu jadi sedih, mereka tidak tega jika Rembulan tahu suaminya tengah berbicara dengan mantan kekasihnya.
Mereka bersedih dan tidak terima.
"Aku lapar, sudah saatnya ganti shift ... ayo kita makan dulu ..." seru salah satu resepsionis yang bertugas pagi itu.
"Iya Ayo ..." sahut temannya lalu mereka digantikan oleh resepsionis yang berjaga siang hari.
***
"Tak ... Tak ... Tak!"
Suara langkah kaki Laura semakin cepat, sembari membenarkan rambut dan mencoba agar terlihat sangat cantik di hadapan Kenzo.
Laura harus mendengar secara langsung, mengapa Kenzo tiba-tiba saja menikah, siapa wanita itu dan mengapa Kenzo tak memberitahu dirinya.
Sedangkan disaat yang bersamaan, Rembulan sudah selesai memasak dan mengemas semua makanan termasuk kue pertama yang berhasil ia hias.
Rembulan sudah senang sekali membayangkan reaksi Kenzo memakan kue dan masakan yang ia buat.
"Aku tidak sabar bertemu dengan suami, hari ini aku memakai baju apa ya?"
Rembulan sama seperti gadis muda biasanya, suka berdandan dan memilih baju bagus untuk ia kenakan.
Seperti wanita muda yang tanpa sadar telah kasmaran Rembulan ingin terlihat baik dan cantik di hadapan suami.
"Ah, aku pakai yang pink Salem ini saja, biar sesuai dengan warna cake pertama ku! aaaa ... aku tidak sabar suami mencicipi cake buatan ku ..." Rembulan segera mengganti pakaiannya.
Dengan dress selutut, bentuk square neck, dimana saat ia mengenakan nya Rembulan terlihat sangat fresh dan cantik.
Dia juga mengambil pita berwarna pink, dia mengikat rambut dengan tutorial di media sosial yang ia lihat.
Rembulan kemudian melihat tampilannya di cermin, dia masih tersenyum dengan pipi merona.
Rembulan sudah tidak sabar bertemu suami.
.
.
.
.
Author : Jangan lupa di like dan diberikan komentar membangun nya ya, untuk yang salah ketik dan Puebi masih dalam proses revisi ya hehe 😢
__ADS_1
Maap juga kadang nama Kenzo jadi Hardan haduh buruh Aqua author tuh. 😢