
Episode 77 : Jangan tinggalkan aku!
***
Kenzo bermain sangat lama, berulang kali bahkan sampai subuh.
Rembulan sudah kehabisan tenaga hingga dia benar-benar terlelap diatas ranjang.
Sedangkan Kenzo, dia terdiam dengan menatap langit-langit kamar.
Dia memikirkan mengapa dia begitu marah dan kecewa malam ini.
Apakah karena Rembulan sudah siap berpisah?
Atau karena apa, semuanya masih menjadi tanda tanya bagi Kenzo.
Kenzo melihat pundak istrinya yang terbuka, dia menarik pinggang istrinya dan memeluknya erat sekali.
Dia mengecup tengkuk istrinya yang juga penuh dengan tanda kepemilikan.
"Jangan pernah mengatakan pergi dariku lagi, jangan membahas perpisahan,"
"Hari ini aku sangat khawatir padamu, tetapi kau hanya membahas bagaimana kau sangat ingat dengan janji dulu untuk berpisah setelah memiliki anak,"
"Kau hanya boleh menjadi milikku, aku tidak peduli sebenarnya bagaimana hatiku sekarang, aku tidak peduli apakah hatiku sedang Bingung, yang jelas aku sungguh tak akan pernah bisa melepaskan mu!"
Kenzo hanya tahu satu hal, walau dia masih bingung dengan perasaannya akan tetapi dia tahu jika Rembulan tak boleh pergi darinya.
Jika Rembulan pergi darinya maka mungkin dia akan gila dan menghabisi semua orang.
Kenzo sangat payah dalam hal menunjukkan perasaannya, dia juga kebingungan menentukan hatinya, dia sulit mengenali perasaannya sendiri.
Semua itu karena selama ini dia merasa hanya menyukai Laura, sisi setia nya selalu mengingat Laura.
Kenzo memang adalah lelaki yang sangat setia dan konsisten dengan hatinya, namun semua itu runtuh ketika Rembulan tiba-tiba datang ke dalam hidupnya.
Memporak-porandakan kesetiaan hati yang selama ini tak pernah goyah.
Awalnya Kenzo mengira karena mata Rembulan dan mata Laura mirip, jadi dia melihat Rembulan sebagai Laura akan tetapi setelah diperhatikan lagi, itu bukanlah jawabannya.
Kenzo tahu jika Rembulan dan Laura itu berbeda, dia jelas dengan hal itu, jadi mungkin Kenzo memang tidak pernah benar-benar melihat Rembulan sebagai Laura.
***
Malam itu Kenzo terlelap dengan memeluk istrinya erat sekali, seolah tak mau istrinya pergi kemanapun dan menjadi milik lelaki lain.
Sebenarnya Kenzo sedang kelaparan sekali, dia belum makan apapun sejak siang.
Dia sangat ingin memakan kue buatan Rembulan yang terjatuh di ruangannya, tetapi apa boleh buat, Kenzo tak bisa mengendalikan emosinya ketika Rembulan membahas mengenai perpisahan.
***
Waktu akhirnya berlalu, sudah pagi dan mentari telah menggantikan bulan.
"Ayah ... Ibu, tubuhku sangat sakit ..."
__ADS_1
"Aku tidak mau pergi tanpa Ayah dan Ibu,"
"Tidak ... tidak, Ayah ... jangan mendorong aku, Tidaaaakkkkkk!"
Kenzo sedang bermimpi buruk, sebenarnya itu bukanlah mimpi tak beralasan.
Kejadian yang terus dimimpikan oleh Kenzo pernah terjadi, ketika dia kehilangan kedua orang tuanya sekaligus saat kecil.
Kenzo melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana mobil ayahnya jatuh ke jurang sesaat sebelum Kenzo di dorong sampai terpelanting ke jalanan.
Ya, Kenzo bisa melihat ayah dan ibunya pergi selamanya dengan kedua matanya.
Karena itulah mungkin alasan bagaimana Kenzo menjadi gila dan tak bisa menahan ketika Rembulan mengatakan akan pergi darinya.
"Ada apa? kenapa berteriak dalam mimpi mu? apakah Tuan bermimpi buruk?"
Rembulan sudah bangun lebih dulu, dia bahkan sudah memasak, tadinya dia hendak membangunkan Kenzo untuk mandi dan makan pagi.
Akan tetapi Rembulan terkejut sekali ketika melihat suaminya berteriak bahkan menangis dalam tidurnya.
Saat mendapati istrinya berada di sekitarnya, entah mengapa membuat hati Kenzo menjadi damai, dia menarik tangan Rembulan dan memeluknya erat sekali.
"Jangan pergi, jangan pergi kemanapun ... aku memang bingung dengan perasaanku, tetapi aku tidak pernah berniat benar-benar melepaskan mu, jangan pergi ..."
Kenzo memeluk Rembulan erat sekali, dia tidak ingin kehilangan wanita ini.
Dia bermimpi mengenai ayah dan ibunya yang pergi selamanya, dia tidak ingin Rembulan meninggalkan nya juga.
Ketika tubuhnya jatuh kedalam pelukan Kenzo, Rembulan bisa merasakan getaran di tubuh suaminya.
Rembulan mengusap pundak dan rambut suaminya, memberikan Kenzo waktu untuk menenangkan dirinya.
***
Disaat yang bersamaan,
Keadaan Kakek Reynold semakin buruk, sekarang dia bahkan tak bisa berdiri dari ranjangnya lagi.
Dia tidak bisa pergi ke pinggir kolam ikan tempat kesukaannya.
"Tuan Reynold, apakah anda yakin tidak mau memberitahu kepada cucu anda, keadaan anda sudah semakin buruk ..."
Dokter pribadi keluarga Smith itu sudah khawatir jikalau umur Kakek Reynold benar-benar hanya sebentar lagi.
Setidaknya Kenzo harus tahu mengenai hal itu.
"Ti ... dak, jangan memberitahu cucuku dulu, dia sedang bahagia sekarang,"
"Dia akan kehilangan dirinya jika tahu aku dalam keadaan buruk, dia akan mengingat kecelakaan ayah dan ibunya, walau dia adakah lelaki yang terlihat sangat dominan dan kuat, sebenarnya dia sangat rapuh dan takut ditinggalkan,"
"Jadi ... aku tidak boleh menghancurkan kebahagiaan yang sudah dibawa oleh istrinya kepadanya,"
Reynold memberikan alasannya, bagaimana sebenarnya cucunya itu sangat rapuh, takut ditinggalkan.
Reynold kembali tidur di atas ranjangnya, dia benar-benar sudah menunggu akhirnya umurnya.
__ADS_1
Bahkan sudah beberapa hari ini dia memimpikan istrinya, membuat Reynold benar-benar pasrah.
Dia juga sudah bisa meninggalkan dunia ini tanpa penyesalan, karena dia tahu jika Kenzo, cucunya yang memiliki hati rapuh itu tidak akan sendirian lagi.
***
Di sisi lain di apartemen Laura,
Laura sudah mendapatkan semua informasi yang ia inginkan.
Segala tentang Rembulan sudah ada di tangannya, dia mendapatkan bagaimana background keluarga Rembulan yang miskin, mengenai ayah tirinya dan bagaimana Rembulan sepertinya menikah karena memang dijodohkan oleh Kakek Reynold.
"Heh, aku sudah tahu apa yang harus aku lakukan!"
"Maafkan aku Rembulan, tetapi yang memiliki Kenzo itu adakah aku, Kenzo tidak akan pernah bisa melupakan aku karena aku adalah cinta pertamanya!" geram Laura memiliki rencana ampuh ketika melihat foto ayah tiri Rembulan dan foto guru memasak Rembulan.
Laura sudah memikirkan skenario yang akan ia buat agar Kenzo membenci Rembulan dan mereka akan segera berpisah.
Laura akan melakukan apapun, dia sangat menginginkannya Kenzo, pernikahannya dengan mantan suaminya bukanlah pernikahan karena cinta akan tetapi karena wasiat semata.
Laura sudah berpisah dengan mantan suaminya, jadi Kenzo juga harus berpisah dari istrinya.
.
.
.
.
Author :
Halo, jangan lupa diberikan dukungan berupa like dan komentar nya ya๐ค
Sekalian untuk mengumumkan di akhir episode aku akan memberikan hadiah pulsa kepada pembaca setia sebagai penghargaan sudah mendukung akuu ๐
Yang mendapatkan hadiah adalah pembaca dari ranking 1-3.
Dan ketentuannya harus ada level fans.
Level fans :
Diamond akan mendapatkan pulsa 100K
Gold akan mendapatkan pulsa 50K
Silver akan mendapatkan pulsa 25K
Terimakasih semuanya, maaf jika masih banyak kekurangan.
Lope you sekebon ๐๐ค
__ADS_1