Pernikahan Paling Luar Biasa

Pernikahan Paling Luar Biasa
Episode 50 : Sudah betapa lama kau menunggu ku?


__ADS_3

Episode 50 : Sudah betapa lama kau menunggu ku?


***


*Blush*


Pipi Kenzo memerah lagi, dia melihat Rembulan dalam balutan pakaian merah muda yang sangat cocok dengan warna kulitnya.


Rambutnya di gerai rapih dan sepertinya Rembulan berdandan sedikit.


Senyumannya yang canggung dan matanya yang terlihat sangat jujur dan tulus, membuat Kenzo tak mampu berkata-kata.


Tampilan nya sangat cantik dan anggun.


Seperti biasa, Kenzo akan tertegun sesaat, setiap waktu dia semakin melihat betapa menarik dan cantik istrinya.


"Tuan ... kita sudah terlambat ..."


Rembulan yang sebenarnya sudah menunggu satu jam lebih membuyarkan seluruh isi pikiran Kenzo.


"Kalau begitu ayo!"


Kenzo yang pipinya sudah merona merah itu mengalihkan pandangannya, dia berjalan dengan cepat meninggalkan Rembulan menuju mobil yang sudah disiapkan oleh Liam.


Rembulan yang mengenakan hak tinggi tentu saja tak bisa mengejar langkah kaki suaminya, tetapi Rembulan tak mengeluh sama sekali.


Rembulan terus melangkah dan memerhatikan jalan agar dia tidak terjatuh.


Rembulan memang sengaja berdandan agar terlihat baik di hadapan Kakek Reynold juga ibunya.


Dimana untuk menutupi kepalsuan hubungan pernikahan nya dengan Kenzo.


'Sial! sial! sial!'

__ADS_1


'Kenapa dia sangat cantik malam ini?'


'Membuat jantungku tak berhenti berdegup!'


Sejak tadi Kenzo tak berhenti mengoceh dalam hatinya, sembari melangkahkan kakinya dengan lebar karena lagi lagi tak bisa menyembunyikan perasaan kagumnya kepada keindahan istri.


Kenzo sampai tak sadar jika dia telah meninggalkan Rembulan begitu jauh, dia menyadari nya ketika sudah sampai di depan mobil.


Lalu dengan percaya dirinya dia melihat ke belakang dan tak ada Rembulan di belakangnya.


Mata Kenzo langsung melebar dan berjalan dengan cepat menuju taman yang sebenarnya jaraknya cukup jauh ke lobby perusahaan.


Di tengah jalan akhirnya dia bertemu dengan Rembulan yang berjalan bagaikan siput, karena sepatu tinggi nya itu.


Karena kelamaan menunggu, udara dingin sebenarnya telah membuat kaki dan tangan Rembulan kaku, sehingga Rembulan tak bisa berjalan dengan cepat.


"Sebenarnya berapa lama dia menungguku di taman malam-malam? apakah dia bodoh? bagaimana jika ada orang jahat yang mengincar nya? saat dia kelihatan terlalu cantik begitu?"


Kenzo melangkah mendekat dengan tangannya yang mengepal.


Lalu ...


"Ah!"


Rembulan berteriak sedikit ketika mendapati Kenzo menggendong tubuhnya.


"Tu ... Tuan, ada apa? aku bisa sendiri ..." Tentu saja Rembulan tidak biasa diperlakukan seperti ini apalagi orang itu adalah suami dingin nya yang bermulut pedas.


"Diam!"


"Sudah berapa lama kau menunggu ku?"


Ketus Kenzo melihat dengan tajam, namun tentu saja pipi merah nya itu tak bisa ia sembunyikan.

__ADS_1


"Ummm ... baru beberapa menit Tuan ..." Rembulan sedikit berbohong, dia tak ingin membuat orang lain merasa bersalah oleh karena nya.


"Pembohong! kau kedinginan begitu! apakah tidak ada jaket yang bisa kau pakai? haruskah kau berkeliaran malam malam di sekitar perusahaan ku? bagaimana jika ada orang jahat yang mengintai mu?"


"Hah?"


Kenzo melangkah dengan genggaman tangannya di tubuh Rembulan yang semakin kencang.


Kenzo tidak suka ketika melihat istrinya terlihat sangat cantik dan orang lain bebas memandang istrinya secara cuma-cuma.


Yang boleh melihat istrinya secantik ini hanya boleh dirinya sendiri.


"Tuan ... aku baik-baik saja, lagian tadi ada supir mu yang mengantar aku kesini, tidak akan ada orang jahat yang mengintai ku ..."


Rembulan dibuat bingung dengan sikap Kenzo.


Mulutnya sangat tajam, ucapan kasar yang selalu menusuk terdengar terus dari sana, sikapnya juga sangat dingin dan acuh tak acuh, tetapi tindakannya tidak begitu.


Rembulan sudah menyadari ini sejak awal, jika lelaki ini memang bermulut tajam tetapi dia sangat menghargai wanita dan tak mau main tangan atau melukai secara fisik semarah apapun dia.


Terbukti bagaimana saat Rembulan sudah jelas-jelas menjebaknya tetapi Kenzo tak tega mengambil keperawanan nya secara paksa di hotel saat lalu.


.


.


.


Author : Hello guys sebenarnya mood menulis ku belum ada, tetapi akan aku usahakan selalu update dan jika bisa crazy up ya 🥺


Jangan lupa di like dan berikan saran membangun ya, terimakasih banyak.


Lope you sekebon jeruk 🍊🤍

__ADS_1


__ADS_2