
Episode 75 : Apakah semuanya hanya sandiwara?
***
"Suami ... biarkan aku melepaskan masker wajah dulu," ketus Rembulan terlihat sangat imut di mata Kenzo.
Sedangkan Lia dan Mei hanya bisa menonton layaknya sedang menonton drakor.
Mereka tahu jika Rembulan sudah memiliki suami, akan tetapi tidak ada yang pernah bilang juga suaminya adalah Kenzo Smith.
Lelaki paling tampan dan paling diminati di jaman sekarang.
"Baiklah, aku tunggu," balas Kenzo segera duduk di sofa dan menunggu istrinya membersihkan Wajah.
Tasya sudah tertidur lelap, jadwal tidurnya harus konsisten karena itulah dia tidak bertemu dengan Kenzo hari itu.
Rembulan membersihkan wajahnya, melihat pantulan wajahnya di cermin dan menatap dengan tatapan yang nanar.
Dia tidak tahu apakah yang ia lakukan benar atau salah, apakah dia harus mengikuti perkataan Ibunya hanya karena Kenzo menjemputnya kesini.
"Mungkin saja dia hanya kasihan dan menghormati aku sebagai istrinya!"
"Tapi apapun itu, aku akan lihat hingga akhir, apa nilai ku dalam hidupnya, jika aku hanya sebagai pengganti Laura dan dia hanya melihat aku sebagai Laura, maka aku akan pergi sesuai dengan yang dikatakan hatiku!"
Rembulan sudah bertekad, apa yang dikatakan oleh Ibunya tadi adalah benar.
Memang seorang istri harus bijak dan bisa melihat situasi dan kondisi, harus bisa memastikan apakah sesuatu itu layak diperjuangkan atau tidak.
Sebab berjuang sendirian hanya akan menyakiti diri sendiri, tetapi hubungan antara dirinya dan Kenzo bukanlah hubungan biasa.
Mereka sudah menikah, walah awalnya hanya Pernikahan perjanjian saja akan tetapi Rembulan memiliki pemikiran sendiri dalam pernikahan ini.
Untuk saat ini belum ada keputusan yang bisa ia ambil, hanya saja dia akan melihat dan menilai dulu, apakah Laura masih memiliki hatinya.
Dan jika ya, saat itu juga Rembulan akan berhenti memikirkan dan pergi sesuai perjanjian mereka.
Setelah beberapa saat ...
"Lia ... Mei, terimakasih ya sudah mau menemani aku hari ini, nanti kita akan bermain-main lagi, aku mau pulang dulu ..."
"Tolong jaga Ibuku dengan baik ya,"
Rembulan memutuskan pulang dan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Lia dan Mei.
Lia dan Mei yang baru saja mengetahui seberapa besar posisi Rembulan namun tetap ramah dan rendah hati, mau menemani mereka membuat keduanya jadi semakin salut dan kagum kepada Rembulan.
Bagaimana kekayaan suaminya tidak membuatnya sombong dan semena-mena.
"Baik Rembulan, hati-hati di jalan ya ... nanti kita pasti bermain-main lagi,"
seru keduanya dan akhirnya Rembulan pergi pulang bersama suaminya.
***
Di dalam perjalanan,
__ADS_1
Rembulan sejak tadi hanya diam saja, dia tidak terlihat marah akan tetapi dia juga tidak tersenyum sama sekali.
Kenzo sejak tadi memerhatikan ekspresi sang istri.
"Istri ... mengenai tadi siang, dia yang datang ke ruangan ku dan langsung memeluk ku, aku sebenarnya tidak melakukan apapun!"
"Saat itu aku hendak mengejar mu tetapi ada pekerjaan yang sangat genting menantikan aku di perusahaan,"
"Tenang saja aku masih sangat menghargai pernikahan ini,"
Setelah mendengar penjelasan itu, ada rasa sakit yang berbeda lagi terasa di hatinya.
Rembulan akhirnya sadar jika harapan yang semakin tumbuh di hatinya membuatnya lebih sakit.
Baru saja ia berharap Kenzo memang mulai menyukai nya oleh sebab itulah sampai menjemputnya ke rumah Ibunya.
Tetapi hanya dalam beberapa saat harapan itu runtuh dengan sangat cepat.
'Menghargai pernikahan? jadi benar ... hubungan kami tidak pernah berubah sejak awal! Rembulan kau menyedihkan sekali!'
Rembulan berbicara dengan dirinya sendiri, sembari mencengkeram tangannya erat, entah kenapa tubuhnya juga bergerak hebat.
Setelah itu Rembulan melihat kearah Kenzo yang sedang mengemudi.
"Jadi, jika kita tidak menikah, kau pasti menerima dia kembali kan?"
"Kau menahan dirimu karena terikat pernikahan denganku,"
"Tenang saja, setelah jawaban mu barusan aku jadi tahu jika hubungan kita tidak pernah berubah sejak awal!"
"Tidak perlu menjelaskan sesuatu lagi kepadaku, aku akhirnya tahu nilai diriku di hadapan mu, kau menghargai pernikahan kita tetapi tidak akan mempertahankan nya ..."
"Terimakasih sudah menjelaskan nya kepadaku ..."
Rembulan berbicara dengan sangat lembut namun ucapannya setajam pisau.
Kenzo yang kebingungan dengan perasaannya ketika wanita yang selama ini berada di hatinya kembali datang setelah ia menikah dengan Rembulan menghentikan mobil dengan sangat kasar di lobby kediamannya.
Mereka sudah sampai di kediaman Kenzo dan sepertinya Kenzo marah sekali.
Rembulan tidak tahu kenapa Kenzo marah, akan tetapi dia senang bisa mengucapkan semua isi hatinya tanpa menahan sedikitpun.
Rembulan segera keluar dari mobil segera setelah mobil itu berhenti, dia seolah tak acuh lagi, setelah ia mendengar jawaban dari Kenzo semuanya sudah tidak akan sama lagi.
Rembulan hendak melangkah masuk ke dalam kediaman sampai ketika Kenzo yang entah mengapa menjadi hilang kendali karena ucapan Rembulan segera mencengkeram tangan dan menariknya dengan kuat.
Sampai Rembulan harus berlari mengejar langkah Kenzo.
"Apa yang Tuan lakukan?"
"Lepaskan tanganku, sakit ..."
Rembulan merasakan sakit di tangannya, tetapi Kenzo seolah tak mendengarkan.
Langkah kaki yang panjang membuat keduanya sampai di kamar mereka.
__ADS_1
Kenzo menghempaskan Rembulan di atas ranjang lalu tanpa basa-basi melepaskan kemejanya dengan mata yang sangat tajam.
Setelah tubuh bidangnya terekspos, Kenzo langsung menarik tangan Rembulan lagi.
"Tidak! kau milikku! kau milikku! kau dengar?" Kenzo mengucapkan ucapan yang menekan namun semakin membuat Rembulan bingung.
"Tuan apa yang kau lakukan?"
"Lepaskan aku?"
Rembulan mencoba melepaskan cengkeraman Kenzo yang begitu kuat, tetapi percuma saja, Rembulan tidak bisa lepas.
Rembulan merasakan tekanan dan rasa kasar, dia melihat Kenzo sudah ada di atas tubuhnya seolah menunjukkan kepemilikannya di tubuh Rembulan.
"Tuan ... lepaskan aku, tangan ku sakit ... tolong, ada apa denganmu?"
Rembulan mencoba mendorong, akan tetapi ketika Kenzo mendengar Rembulan memanggil nya dengan sebutan Tuan sejak tadi semakin membuatnya murka.
"Tuan? kau memanggilku Tuan lagi?"
"Apakah sejak awal kau sudah memikirkan untuk segera berpisah dariku? apakah sejak awal semuanya hanya sandiwara bagimu?"
"Apakah kau bahkan sudah memiliki lelaki lain di hatimu? kau senang kan Laura kembali, jadi kau memiliki alasan untuk pergi dariku?"
.
.
.
.
Author :
Halo, jangan lupa diberikan dukungan berupa like dan komentar nya ya๐ค
Sekalian untuk mengumumkan di akhir episode aku akan memberikan hadiah pulsa kepada pembaca setia sebagai penghargaan sudah mendukung akuu ๐
Yang mendapatkan hadiah adalah pembaca dari ranking 1-3.
Dan ketentuannya harus ada level fans.
Level fans :
Diamond akan mendapatkan pulsa 100K
Gold akan mendapatkan pulsa 50K
Silver akan mendapatkan pulsa 25K
Terimakasih semuanya, maaf jika masih banyak kekurangan.
__ADS_1
Lope you sekebon ๐๐ค