
Episode 80 : Senangnya diperhatikan istri.
***
"Pfft ... iya istriku yang cerewet, aku sebenarnya ingin makanan yang kau buat, tapi banyak hal terjadi kemarin, jadi aku tidak sempat makan ..."
Kenzo senang sekali mendengar istrinya cerewet karena dia belum makan.
Rasanya hubungan mereka sungguh sangat dekat satu sama lain.
Mendengar hal itu Rembulan segera menyiapkan makan untuk suaminya dan menunggu nya untuk makan.
Dan benar saja Kenzo makan dengan sangat lahap, kelihatan dia lapar sekali.
"Jangan menahan lapar seperti itu lagi, bagaimana jika kau sakit?"
Rembulan tidak suka kepada orang yang tidak makan dan melewatkan jam makannya, karena hal itu pasti akan menimbulkan sakit di kemudian hari.
Kenzo tersenyum lembut kearah istrinya, dia memiringkan wajahnya dan mengusap pipi Rembulan.
"Senangnya, diperhatikan istri ... selanjutnya kau harus memperhatikan aku seperti ini, aku suka ... duniaku terlihat lebih ramai dan berwarna ..."
Sejak tadi Kenzo berbicara sangat lembut, membuat Rembulan berdebat tak karuan.
Namun senang disaat yang bersamaan, walau belum sangat jelas namun hubungan mereka tak akan diperjuangkan oleh Rembulan seorang.
Dari ucapan Kenzo jelas sekali bahwa dia juga tak mau mengakhiri pernikahan ini.
***
Setelah beberapa saat ...
Kenzo sudah kenyang, untuk kencan kali ini dia menyetir sendirian, ada banyak tempat yang ia inginkan tunjukkan kepada istrinya.
Dia ingin membuat kenangan indah dalam hidup Rembulan.
"Kita kau kencan kemana?" tanya Rembulan ketika Kenzo memasangkan seat belt untuknya.
Entah kenapa Rembulan sangat penasaran dan bersemangat rasa kencan itu seperti apa.
Apalagi dia akan merasakannya bersama suaminya, hal itu sangat menyenangkan baginya.
Kenzo tersenyum membalas senyuman istrinya ....
"Aku akan mengajak mu ke beberapa tempat, itu khusus untuk kencan pertama saja, nanti untuk kencan selanjutnya kau bisa memilih tempatnya,"
"Selanjutnya kita kan sering berkencan ..." seru Kenzo tidak menjawab secara spesifik nama tempatnya, hanya saja dia berencana mengajak Rembulan ke beberapa tempat.
Rembulan mempercayakan segalanya kepada suaminya, dan segera setelah itu mobil mereka sudah melaju.
Keduanya terlihat bahagia, karena ini mungkin merupakan kencan pertama keduanya membuat mereka bersemangat.
__ADS_1
Setelah beberapa saat berkendara, Rembulan sudah bisa melihat lautan luas membentang di depan mereka.
Mata Rembulan melebar dan dia menatap lautan biru dan seperti ada kristal putih dari kejauhan di atas airnya.
"Woah ... sangat cantik ... aku tidak tahu ada tempat seperti ini di kota kita, tempat ini seperti hanya ada di film-film ...." Rembulan mengungkap kekagumannya, bagaimana tempat yang mereka tuju pertama kali sangat indah dan menjalankan matanya.
Kenzo puas melihat reaksi istrinya yang puas melihat pemandangan indah itu.
Kenzo memang sengaja membawa mereka kesini pertama kali, karena Kenzo sadar bahwa Rembulan tak akan suka dengan kemewahan dan barang-barang mewah seperti gadis lain.
Dan benar saja, ketika mobil mereka diparkir, Rembulan sudah berlari lebih dulu ke tepi pantai lembut.
Disana Rembulan bisa merasakan pasir lembut di kakinya, jika melangkah lebih jauh dia juga bisa merasakan deruan ombak kecil di kaki.
Rembulan tak bisa menggambarkan bagaimana bahagianya ia sekarang.
Dia berlarian di pinggir pantai, sesekali dia akan melihat bintang laut dan mengingat Patrick yang ada di film Spongebob.
Lautan itu sangat indah, sesuatu yang hanya pernah ia lihat di televisi, sekarang dia bisa melihatnya secara langsung.
Di belakangnya sudah ada Kenzo yang membawaku peralatan yang sudah ia siapkan di mobil.
Tema kencan kali ini memang ia sengaja sederhana namun bermakna.
Kenzo pergi ke sisi pantai yang terlindungi dari sinar matahari, dia melebarkan kain untuk mereka duduk.
Box makanan yang tadi di masak istrinya, Kenzo menyusunnya sendiri.
Rembulan mungkin tidak tahu, akan tetapi ini juga adalah kencan pertama bagi Kenzo dimana Kenzo melakukan semuanya sendiri.
Bersama Rembulan, Kenzo jadi sangat menghargai hal kecil dan itu sangat ajaib bagi Kenzo.
"Sayang ... kesini sebentar, jangan terlalu lama terkena sinar matahari, kita melihat pemandangan dari sini saja ..." Kenzo berseru memanggil istrinya yang terlihat sangat asyik mencari sesuatu di pasir.
Ketika itu, Rembulan menoleh kearah Kenzo, tetapi tidak terlalu mendengar apa yang ia katakan.
Hanya saja, ketika matanya menyipit untuk melihat kearah suaminya, suaminya sudah melangkah menuju ia mencari-cari sesuatu di pasir.
"Ah ... apakah suamiku mau bermain denganku? kalau begitu aku lari ah ..." seru Rembulan benar-benar bahagia sekali.
Ketika suaminya hendak datang menjemputnya untuk duduk bersama, Rembulan berlari membuat Kenzo ikut berlari mengejar.
Rembulan tertawa melihat bagaimana Kenzo berusaha keras mengejarnya, tetapi karena kaki Kenzo lebih jenjang dia jadi lebih cepat ditangkap.
Kenzo menarik pinggang istrinya dan mendekapnya erat sekali.
Angin lembut yang menyapa mereka membuat suhu tubuh mereka tidak terlalu panas.
"Kau mau mengerjai aku ya ... tapi mau bagaimana, kakimu kecil jadi mudah ditangkap ...." seru Kenzo ikut bahagia untuk hal sederhana seperti ini.
"Hah!"
__ADS_1
Rembulan menghela nafasnya berat.
"Baiklah ... baiklah, aku minta maaf, aku tidak akan berlari lagi, jadi lepaskan lah aku, panas ..." seru Rembulan sebenarnya sudah kelelahan karena berlari.
Kenzo mendekapnya erat sekali dari belakang ketika menangkapnya.
"Baiklah sayang, ayo kita duduk disana dulu, masih terlalu panas jika disini, biarkan aku mengoleskan suncream di tubuhmu," balas Kenzo langsung menggendong istrinya dengan mudahnya.
Membuat Rembulan tentu saja terkejut.
"Kenapa menggendong aku? aku bisa berjalan sendiri ..." Rembulan mencoba melepaskan dirinya namun eratan tangan Kenzo di tubuhnya semakin kencang.
"Tidak, memangnya kenapa jika suami menggendong istrinya, jangan terlalu banyak menolak aku sayang ... kau tahu kan jika aku ditolak aku malah semakin menginginkan mu,"
"Jangan menggodaku dan membuat gairah ku memuncak di tempat terbuka seperti ini, nanti aku tak bisa menahan diriku ..." bisik Kenzo menyeringai nakal sekali.
Hal itu membuat Rembulan syok, dan yang membuatnya lebih syok lagi adalah bagaimana dia sudah tahu apa jalan pikiran Kenzo, dimana hanya penuh dengan hal hal nakal bersama dengannya.
"Atau ... kau memang ingin melakukannya disini? begitu sayang?" bisik Kenzo lagi sudah sampai di tempat yang sudah ia siapkan.
Dan dia membuat istrinya duduk di pangkuannya.
.
.
.
.
Author :
Halo, jangan lupa diberikan dukungan berupa like dan komentar nya ya๐ค
Sekalian untuk mengumumkan di akhir episode aku akan memberikan hadiah pulsa kepada pembaca setia sebagai penghargaan sudah mendukung akuu ๐
Yang mendapatkan hadiah adalah pembaca dari ranking 1-3.
Dan ketentuannya harus ada level fans.
Level fans :
Diamond akan mendapatkan pulsa 100K
Gold akan mendapatkan pulsa 50K
Silver akan mendapatkan pulsa 25K
__ADS_1
Terimakasih semuanya, maaf jika masih banyak kekurangan.
Lope you sekebon ๐๐ค