Persahabatan Atau Cinta?

Persahabatan Atau Cinta?
masih bersama Danu


__ADS_3

Pagi ini Danu akan mengajak Tia keliling jakarta.


"Tia udah bangun belum?" Ucap Danu sembari mengetok pintu kamar Tia.


"Iya kak, sebentar." Ucap Tia dari dalam sembari membuka pintu.


"Baru bangun ya? Kita sarapan dulu yuk, aku udah beli bubur ayam ini." Ucap Danu.


"Iya aku baru bangun aku capek banget, sebentar aku cuci muka dulu ya kak."


"Iya aku siapin buburnya dulu." Ucap Danu sembari duduk di lantai kamar Tia dan membuka bubur untuknya dan Tia.


Setelah cuci muka, Tia langsung sarapan dengan Danu.


"Tia habis ini kita langsung jalan ya, takut waktunya ga cukup soalnya nanti aku udah harus pulang ke jawa." Ujar Danu.


"Mm iya kak, tapi aku mandi sebentar ya. "


"Iya Tia. Ini aku udah beliin kamu sabun, shampo, sikat gigi dan pasta gigi."


"Terima kasih ya kak, aku malah ga kepikiran beli ini." Tia terharu dengan perlakuan Danu.


Setelah selesai mandi dan beres-beres. Tia dan Danu langsung ceck out, dan keliling kota. Tia merasa bahagia sekali, apa lagi Danu, dia ga kalah bahagia.


"Tia kamu pengen kemana?" Tanya Danu saat dijalan.


"Mm kemana ya, aku ga tau kak." Ucap Tia.


"Kita ke monas dulu aja ya, habis itu kita ke kota tua, terus nanti kalau waktunya cukup kita ke ancol." Ujar Danu.


"Terserah kakak aja, kan aku ga tau tempat-tempat di kota ini kak."



Monumen Nasional (Monas) adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.


Sebelum menggunakan nama Monumen Nasional, bangunan ini memiliki nama awal yaitu Tugu Peringatan Nasional.


Monas didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.


Tia dan Danu sampai di monas


"Bagus banget kak monas nya. Tapi sayang kalau mau naik antrenya banyak banget ya."


"Iya, kalau mau naik kamu tunggu sini aja biar aku yang antre, kalau nanti udah giliran kita baru aku panggil kamu." Ujar Danu.


"Gausah kak, lihat-lihat di bawah aja gausah naik."


"Beneran? Ga nyesel nanti?" Tanya Danu meyakin kan.


"Enggak kak. "


"Yaudah. Kalau udah puas di sini kita lanjut ke lokasi selanjutnya yuk, tapi kita cari makan dulu, udah siang soalnya."


"Iya kak."

__ADS_1


Setelah dari monas mereka langsung makan, dan langsung lanjut ke kota tua.



"Kak aku mau keliling kota tua dengan naik sepeda ya."


"Iya Tia, tunggu ya aku sewa sepedanya dulu."


"Makasih kak."



Wisata Kota Tua Jakarta yang juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama (Oud Batavia) ini adalah sebuah wilayah kecil di Jakarta, Indonesia.


Kawasan ini juga dijuluki dengan "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa.


Setelah lelah keliling menggunakan sepeda Danu dan Tia istirahat sejenak. Dan dia lanjut ke pantai ancol.



Mereka berdua menikmati senja di pantai, romantis sekali. Danu berusaha menyatakan perasaan ke Tia kembali. Setelah satu tahun dia tidak pernah mengatakannya.


"Kak Danu bagus sekali ya tempatnya, makasih ya kak udah ajak aku berkeliling."


"Iya sama-sama Tia, mm Tia aku mau ngomong sama kamu."


"Ngomong apa kak?" Tanya Tia.


"Kamu mau jadi pacarku lagi ngga Tia? Aku serius, kalau kamu mau. Aku akan segera melamar kamu, dan kita akan segera menikah." Ungkap Danu.


"Kak, maaf aku belum siap menikah. Aku sayang sama kak Danu, aku udah anggap kakak seperti kakak kandung aku sendiri."


"Jangan kak, aku taku mengecewakan kakak, lebih baik kak Danu cari wanita yang lebih baik dari aku."


"Sungguh tak bisa, Ku mencintainya 'tuk melupakanmu, Sungguh tak sanggup aku, Berpindah dari hatimu, wo-wo-wo, hu-uh"


"Yee kok malah nyanyi sih kak Danu."


"Biar kamu ga tega g Tia, tenang aja aku akan tunggu kamu Tia sampai kamu siap."


"Terserah kakak, yang penting aku udah bilang ya jangan nungguin aku."


" Bila aku harus mencintai, Dan berbagi hati, itu hanya denganmu, Namun bila ku harus tanpamu, Akan tetap kuarungi hidup tanpa cinta" Danu menyanyi.


"Yee malah nyanyi lagi sih, kakak pulang jam berapa nanti?"


"Setelah nganterin kamu balik ke tangerang lagi, aku berangkat dari tangerang." Jelas Danu.


"Yaudah kita pulang sekarang aja, takut kemaleman."


"Iya ayo."


Tiba-tiba hp Tia bunyi ada chat.


~ternyata bener ya Tia, kamu masih cinta sama mantan kamu. Berarti dulu aku memang jadi pelampiasanmu saja kan, tega sekali kamu Tia.~ chat dari Jio.

__ADS_1


~maksud kamu apa?~ balas Tia.


~kamu lagi liburan sama Danu kan? Jahat kamu Tia.~


~tau dari mana? Kita udah putus satu tahun lebih ya, jadi gausah urusi urusanku lagi.~


~Danu posting foto kamu. Oke aku ga akan urusin kamu. Semoga kamu dapat karmanya Tia!~


Kak Danu posting apa sih hih nyebelin. (Batin Tia).


"Tia kok melamun, ayo jalan katanya mau pulang, atau masih betah disini?" Tanya Danu.


"Mm kak Danu posting foto apa?" Tanya Tia.


"Foto? Oh itu foto kamu waktu di leuwi hejo, tapi dari belakang kok. Ga kelihatan kalau kamu. Kenapa emang?"


"Mm gapapa yaudah ayo jalan."


#


Sampai di tangerang Danu dan Tia berpisah, berat untuk Danu berpisah dengan Tia.


"Tia, aku kok masih pengen disini ya."


"Hah? Kenapa?" Tanya Tia.


"Masih pengen sama kamu."


"Mm aku seminggu lagi kan pulang kak, bisa ketemu seminggu lagi." Jelas Tia.


"Iya sih, yaudah aku pulang dulu ya, aku tunggu kamu dirumah, kamu baik-baik disini ya."


"Iya kak, makasih ya."


"Sama-sama Tia, daah." Ucap Danu sembari melambaikan tangan.


Tia sudah tidak memiliki rasa dengan Danu, dia hanya menganggap Danu sebagai kakak.


Saat Tia sedang merebahkan badannya. Tiba-tiba ponsel Tia bunyi


~katanya udah ga cinta sama Danu, kok liburan bareng.~ ternyata chat dari Handa.


~memangnya kenapa? Memangnya kalau liburan bareng harus dengan orang yang dicinta?~


~kamu jangan munafik Tia!~


~maksud kamu apa? Apa urusan kamu?~


~gara-gara kamu Danu nolak aku!~


~loh bukan urusan aku dong, ya kalau kak Danu ga mau ya jangan dipaksa dong. Harusnya kamu itu sadar diri, dulu yang hancurin hubungan aku dengan kak Danu kan kamu.~


~jadi kamu balas dendam?~


~aku ga ada dendam sama siapapun, aku juga ga ada hubungan dengan kak Danu. Dia cuma nyusul aku ke tangerang terus ngajak aku liburan. Kita hanya temenan.~

__ADS_1


~bohong kamu! Kalau temen kok dekat sampai segitunya.~


~terserah kamu lah, capek aku. Urusin masalah kamu sendiri jangan bawa-bawa aku. Kalau kak Danu ga mau ya bukan salah aku dong, harusnya kamu introspeksi diri!~


__ADS_2