Persahabatan Atau Cinta?

Persahabatan Atau Cinta?
Jadian


__ADS_3

'Ternyata kak Danu masih sama saja seperti dulu, belum berubah. Untung aku belum mau sama balikan sama dia.' batin Tia.


Dari gardu pandang bersama Jio, Tia ngga langsung pulang, dia ketemu temen-temennya di rumah Mario.


"Eh Tia, kapan nyampe rumah Tia?" Tanya Damri.


"Tadi pagi kak, kangen kalian aku." Jawab Tia.


"Kayanya ada yang lagi bahagia nih, balikan ya?" Ucap Satria.


"Balikan sama siapa, emang kamu lagi bahagia ya? Tapi kok mukanya kaya gitu kalau bahagia." Ucap Damri.


"Siapa juga yang balikan." Ucap Tia dengan wajah masam.


"Kamu kenapa Tia?" Tanya Satria.


"Mm kak Danu balikan sama kak Handa ya? Ternyata dia belum berubah ya. Bilangnya cinta sama aku, tapi gataunya udah balikan aja sama kak Handa." Ucap Tia.


"Kayaknya enggak deh, kamu tau dari mana?" Tanya Damri.


"Aku lihat sendiri tadi mereka pergi berdua." Ucap Tia.


Tiba-tiba Danu datang sendiri, dia berniat apakah Tia bener balikan sama Jio apa nggak.


"Tuh Tia orangnya datang tanya langsung aja." Bisik Satria.


"Ga mau ah, aku mau balik aja ya. Nanti aku kesini lagi sama Meli sama Tini. " Ucap Tia, dia melenggang pergi melewati Danu seolah dia tidak melihat Danu.


"Eh Tia kenapa itu? Kok mukanya kaya gitu. " Tanya Danu yang baru saja masuk.


"Kamu balikan sama Handa to?" Tanya Damri.


"Enggak, siapa bilang. Aku udah ga mau sama dia. Aku maunya sama Tia. "


"Tia yang bilang, tadi katanya lihat kamu sama Handa." Ujar Damri.


"Aku itu tadi ke gardu pandang diajak Handa, dia ngasih tau aku kalau Tia balikan sama Jio. Handa mau buktiin kalau omongannya benar. Ya aku mau aja, pengen tau bener apa enggak, ee gataunya iya disana ada Jio sama Tia. "


"Handa tau dari mana kalau disana ada Tia sama Jio. Jangan-jangan itu emang rencananya Jio sama Handa buat berjauhan kamu sama Tia. " Ujar Damri.


"Masa sih Jio kaya gitu, kayanya enggak deh. " Kata Mario.


"Ya kan kita gatau isi manusia." Kata Satria.


"Coba deh nanti aku klarifikasi sama Tia. " Kata Danu.


Akhirnya Danu kerumah Tia, dia ingin menjelaskan semuanya dia ga pengen ada salah paham antara dia dan Tia.


"Assalamualaikum. " Ucap Danu sembari mengetuk pintu rumah Tia.


"Waalaikum salam." Ucap seseorang dari dalam rumah sembari membukakan pintu.


"Kak Danu, ngapain?" Tanya Tia.


"Tia boleh ngomong sebentar?" Tanya Danu.


"Mau ngomong apa?" Tanya Tia.


"Kamu balikan sama Jio?"


"Enggak emang kenapa?"

__ADS_1


"Kok tadi di gardu pandang sama dia."


"Dia ngajak balikan tami aku gamau. Kakak juga balikan ya sama kak Handa, selamat ya. " Ucap Tia datar.


"Enggak, tadi Handa bilang kamu sama Jio lagi disitu terus mau balikan. Terus Handa mau buktiin omongannya jadi ngajak aku kesitu. " Jelas Danu.


" Oh, kak Handa kayanya sayang sama kak Danu, kenapa ga balikan aja sama dia?"


"Aku cintanya sama kamu Tia. "


"Kak, aku udah anggap kak Danu seperti kakak sendiri jadi aku ga mau balikan sama kakak."


"Aku akan langsung lamar kamu Tia kalau kamu mau, aku serius sama kamu. "


"Aku belum siap menikah kak."


"Ya kita tunangan dulu gitu, nikahnya kalau kamu udah siap. ",


"Aku ga mau kak, kakak cari aja cewek lain. "


"Aku akan nunggu kamu sampai kamu mau Tia."


"Terserah, tapi kalau suatu saat ga seperti yang kak Danu harapkan, jangan kecewa. "


"Iya Tia, yaudah aku pulang dulu."


"Iya."


Danu akhirnya memilih untuk pulang, dan ternyata sudah ada Handa di rumah Danu.


"Danu, kamu dari mana?" Tanya handa.


"Dari rumah Tia, kamu ngapain disini?"


"Kamu tau dari mana kalau mereka balikan?" Tanya Danu.


"Dari Jio, tadi kan aku chatting an sama..." Handa tidak meneruskan bicaranya dan langsung menutup mulut menggunakan tangannya, dia keceplosan.


"Chatingan sama siapa?" Tanya Danu.


"Eh eng-enggak kok, salah ngomong aku." Ucap Handa gugup.


"Kamu jangan main-main ya sama aku, kita udah ga ada hubungan apa-apa, jadi gausah urusin urusan aku lagi, ngerti?"


Handa menundukkan kepala "nge-ngerti Danu."


"Yaudah sekarang kamu pulang sana!" Usir Danu.


"Kok kamu ngusir aku Dan, aku kan cuma mau berteman sama kamu."


"Berteman kan ngga harus deket-deket. Aku gamau Tia tau kamu disini, nanti aku jadi semakin susah dapetin Tia."


"Yaudah aku pulang, semoga kamu bisa mendapatkan Tia kembali." Tanpa menunggu jawaban Danu Handa langsung pergi begitu saja.


Danu merenung, kenapa dulu bisa cinta sama wanita munafik seperti Handa.


#


Sudah hampir dua tahun Tia nge jomblo, tapi dia tidak pernah merasakan kesepian karena Tia bunya banyak teman yang baik dengan Tia.


Tia sebenarnya sedang dekat sama seseorang, dia bernama Ciko. Ciko masih saudara jauh dengan Danu. Umur Ciko satu tahun dibawah Tia.

__ADS_1


Ciko itu tinggi putih, hidungnya mancung, dia diam-diam memendam rasa sama Tia.


Tia juga diam-diam sering merhatiin Ciko. Sepertinya dia naksir sama Ciko.


Saat sedang kumpul sama teman-teman Ciko dan Tia selalu berdekatan. Mereka berdua juga mulai sering chatingan.


"Tia sebenarnya ada yang pengen aku omongin sama kamu, tapi aku malu. "


"Kenapa malu Ciko, bilang aja. " Jawab Tia.


"Mm aku sebenarnya suka sama kamu Tia, tapi aku sadar aku siapa, kamu ga mungkin suka sama aku kan."


"Kenapa kamu bilang begitu? Aku juga sebenarnya suka sama kamu Ciko."


"Beneran kamu suka sama aku?" Tanya Ciko


"Beneran" ucap Tia dengan tersenyum.


"Kalau begitu kamu mau jadi pacar aku kan ?" Tanya Ciko.


"Iya aku mau jadi pacar kamu Ciko." Jawab Tia dengan mata berbinar.


" Yaudah, gapapa."


Mereka sepakat merahasiakan hubungan mereka dari Danu karena Ciko merasa tidak enak kepada Danu.


Meskipun beda usia, Tia sangat menyayangi Ciko. Entah karena apa Tia ga tau alasannya. Tia hanya nyaman dan bahagia bila dekat denan Danu.


Saat di rumah Tia sedang duduk melamun dan senyum-senyum sendiri tiba-tiba Meli datang mengagetkan Tia.


"Heh Tia, kesambet lo? Senyum-senyum sendiri. " Kata Meli.


"Siapa yang senyum sendiri."


"Alah ngaku aja Tia."


"Mm aku baru jadian Mel."


"Sama siapa? Kak Danu?"


"Ih bukan kak Danu, aku jadian sama Ciko." Ucap Tia berbinar.


",Terus sama siapa?"


"Aku jadian sama Ciko."


"Ciko? Ga salah? Umurnya kan dibawah mu."


"Tapi aku suka dama dia" ucap Tia


"Makasih Tia, tapi aku boleh minta satu hal?"


"Minta apa?"


"Kita rahasiakan dulu hubungan kita, aku ga enak sama kak Danu. Dia kan masih ngejar ngejar kamu Tia. "


"Iya, tapi lama-lama dia juga kan akan tau Ciko."


"Biarin dia tau tapi jangan waktu dekat ini ya. "


" Yaudah, gapapa."

__ADS_1


Mereka sepakat merahasiakan hubungan mereka dari Danu karena Ciko merasa tidak enak kepada Danu.


__ADS_2