Pindah Dimensi Alika

Pindah Dimensi Alika
BAB 22


__ADS_3

FLASBACK.


Ketika cahaya itu redup Alika mneghilang dari gua yang bertepatan dengan munculnya istana yang hilang , istana yang hilang itu muncul keluar ke permukaan dari dalam ruang dimensi nya, dan seketika para prajurit dan satria kerajaan cahayapun terbangun dari tidur panjangnya.


Alika yang melayang di udara dan tak sadarkan diri dengan terus memegang pedang yang ia cabut dari batu besar di dalam gua, cahaya - cahaya datang menenbusnya, seolah cahaya itu memberikan kekuatan kepada Alika, dan seketika perubahan pada Alikapun terlihat, Alika kini mengenakan gaun panjang warna putih yang anggun dan mempesona , Alika pun kinipun bertambah kecantikannya yang akan membuat para wanita iri dengan kecantikan Alika ,di atas kepala Alika adanya mahkota emas yang berkilau dengan di tambah bulatan berlian yang mempercantik mahkota nya, yang menambahkan kesan agung pada diri Alika, pedang yang yang di cabut oleh Alika yang berkarat kini kembali ke bentuk asalnya pedang es berwarna biru cerah.


Alika kini perlahan terduduk di kursi sang ratu , di bawahya sudah ada para prajurit dan kesatria yang menunggu ratu barunya terbangun , perlahan kelopak mata di wajah cantiknya terbuka, seketika mereka yang ada di bawahnya berkata.


''selamat datang yang mulia Ratu '' sambil membungkukan kepalanya.


Alika tersentak mendengar suara serentak yang cukup keras dan menggema dari para prajurit dan satria kerajaan cahaya, namun Alika masih terlihat tenang, Alika melihat dirinya sendiri dengan pakaian yang berbeda dan mahkota di kepalanya, Alika semakin heran ketika tangannya memegang sebuah pedang berwarna biru cerah, karna ia ingat jika pedang yang ia cabut itu berkarat namun kini berubah menjadi pedang dengan warna yang indah, Alika tersadar dari kebingungannya ketika mendengar seseorang yang bertanya padanya.


''yang mulia apa anda baik - baik saja ''


''aku baik '' Alika masih bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya, benarkah ia menjadi Ratu batinnya berkata.


Alika terdiam dan matanya berputar melihat sekeliling istana cahaya, matanya membola ketika ia menyadari jika istana cahaya yang di ruang di mensinya keluar ke permukaan dan berdiri kokoh di tengah hutan kematian, alika pun bertanya kepada salah satu orang di depannya dari mana mereka muncul dan ternyata Alika baru mengetahui jika mereka para prajurit dan satria tertidur di istana kerajaan cahaya dengan waktu yang sangat lama, yang ada di ruang dimensinya, Alika tidak pernah tau karna ia tidak pernah mengelilingi istana dan mencari tau tentang seluk beluk istana, ia hanya tau bagian bagian yang biasa di pergunakan kakenya .


Lalu Alika teringat dengan Ana dan menyuruh salah satu dari mereka untuk menjemputnya .


FLASBACK OFF


''Ana kau tau ini pun sangat membuatku terkejut, karna menerima semua ini sangat sulit untukku, kau tau aku lebih suka menjadi rakyat ketimbang menjadi ratu dengan tanggung jawab yang besar ''


''Alika, ahhh maaf yang mulia, aku yakin anda pasti bisa menjadi ratu yang hebat yang bijaksana ''


Alika tersenyum mendengar Ana berbicara formal padanya ''Ana kau tidak perlu formal pada ku, seperti biasa saja, aku tidak ingin ada batasan begitupun pada yang lain nya. ''.

__ADS_1


''tapi yang mulia itu sungguh tidak sopan '' Ana tertunduk berbicara pada Alika


''baiklah kau ikutlah denganku dan alex ?''Alika memanggil kesatria Alexis yang ada di dekatnya .


''ya yang mulia ''


''kumpulkanlah semua orang di aula ada yang ingin ku bicarakan ''


Kesatria Alex pun mengangguk dan menghilang dari hadapanya , sedangkan Alika dan Ana berjalan menuju istana cahaya .


Alika menatap mereka yang telah berkumpul di aula, tak jauh dari Alika, Ana duduk dengan banyak pertanyaan di benaknya , pasalnya ketika ia memasuki istana cahaya ia hanya melihat prajurit dan kesatria istana cahaya , lalu kemana para mentri dan para pejabat yang biasa ada di istana .


''baiklah termaksih kalian telah bersesdia berkumpul disini , ada beberapa hal yang ingin ku beritahukan pada kalian , yang pertama aku ingin kalian mengubah panggilanku , aku tak suka kalian memanggilku dengan sebutan yang mulia , panggil saja ''QUEEN '' aku harap kalian setuju dengan apa yang jadi keinginanku , '' Alika menatap wajah mereka yang sedikit terkejut dengan apa yang alika tuturkan .


''bagaimana kalian setuju bukan ''


''yang kedua kalian jangan pernah membungkukan atau bersujud kepada siapapun termasuk aku , kalian hanya patut bersujud ke pada tuhanmu , ''


m


Mereka menangguk serempak dan menyetujui keinginan Alika , mereka tak menyangka orang yang menjadi ratu di kerajaan ini adalah wanita yang sangat baik dan tidak haus akan ke hormatan , maka merekapun berjanji pada diri mereka sendiri untuk menjaga dan melindungi Queen Alika dengan nyawanya sendiri , sedangkan Ana ia semakin kagum pada sosok Alika .


''baguslah jika kalian setuju , dan sebelum melanjutkan yang ketiga aku ingin bertanya kepada kalian ,ada berapa kesatria disini , ?'.


''menjawab Queen saya Alexis ketua dari para kesatria , kesatria di kerajaan cahaya ada 10 termasuk dengan saya , ada 7 laki laki dan 3 perempuan ''


Alika mengangguk ''yang ketiga aku ingin menugaskan kalian untuk mencari orang yang berbakat, pintar dan pantas untuk mengisi jabatan yang kosong disini dan yang terpenting etitude mereka harus baik dan karna kau adalah ketua mereka maka kau yang akan bertanggung jawab untuk membagi tugas nya dan tugas yang lain kalian cari di seuruh kerajaan di benua ini mereka yang terlantar ataupun para budak untuk di jadikan rakyat di kerajaan cahaya , aku ingin menaikan derajat nya karna bagi ku manusia derajatnya sama '' perintah Queen yang di angguki oleh semuanya

__ADS_1


''Alex setelah ini kau bagilah tugasmu kepada teman mu dan untuk para prajurit aku ingin minta bantuan dengan membangun rumah - rumah yang akan di tempati mereka di bagian barat di luar istana ini '.


Semua pun mengangguk dan segera bersiap untuk melaksanakan tugas perntama dari Queen Alika .


'''Alex setelah selesai dengan tugas mu kau temui aku di taman , aku ingin kau menceritakan tentang kerajaan cahaya''


''baik Queen ''


''baiklah semua bubar dan besok pagi kalian mulai dengan tugas nya masing - masing ''


Setelah itu semua bubar Queen dan Ana melangkah keluar istana dan kembali bercengkrama di taman , Alika memang lebih suka berada di luar istana dan berdiam diri taman , saat di ruang dimensi pun ia seperti


''Queen ''


Alika menoleh ke arah Ana ''ada apa ''


''tidak aku hanya penasaran mengapa tidak adanya pejabat dan mentri namun para prajurit dan kesatria mereka semua masih ada karna tertidur , dan mengapa mereka bisa tertidur di dalamnya ''


Alika mengangguk''aku pun penasaran maka dari itu aku memanggil Alex berharap dia bisa menceritakan semua nya , jika memang ada musuh maka kita harus bersiap bukan ,dan masih ada satu hal yang sangat buat ku penasaran . kau tau aku pernah bertanya kepada raja Erland tentang kerjaan cahaya ini , dan dia berkata jika ada kerajaan lain yang ingin merebut artefak kerajaan cahaya dan aku belum mengetahui apa artefak yang sangat di ingin kan mereka dan siapa mereka kerajaan yang ingin merebutnya ?''


Ana mengangguk ''ternyata masih banyak misteri tersembunyi yang harus kau pecahkan ''


''ya Ana , namun apa aku bisa melindungi kerajaan cahaya ''? ika yang ragu untuk bisa menlindungi kerajaan cahaya.


''kita semua pasti akan membantu mu percayalah kau pasti bisa kalo perlu aku juga akan berlatih beladiri agar bisa membatumu melewati semuanya ''


Alika tersenyum dan mengangguk ke arah Ana .

__ADS_1


__ADS_2