
"lalu dari mana kau tau jika aku bukan berasal dari dunia ini"
"aku tahu ketika kau memberikan hadiah pada putra mahkota, kau memberikan sebuah senjata tembak bukan dan jika ku tak salah ingat nama senjata itu adalah pistol"
Alika mengangguk. "lalu sampai kapan kau akan berada disini"
"cik, mengapa kau sangat tidak senang dengan kehadiranku disini, baiklah aku akan pergi, dan ini, aku ingin kau datang ke Istana kerajaan Phonix dan bawalah plakat ini, karna aku akan mengadakan acara, sebuah Festival Lampion yang biasa kami lakukan setiap satu tahun sekali" ajak Raja Basil kepada Alika dan memberikan nya sebuah plakat emas kerajaannya.
"Festival lampion" Alika sedikit tertarik dengan Festival ini karna ia di zaman nya sangat jarang bahkan mungkin tidak ada hal yang seperti ini. dan ia meraih plakat yang di berikan Raja Basil kepadanya.
"baiklah aku akan usahakan datang, lalu kapan acaranya di laksanakan"?
"minggu ini, lebih baik kau pergi bersama ku, agar bisa cepat sampai di benua selatan dan langsung menuju Istanaku''
Alika berpikir sejenak lalu ia menganggukan kepalanya tanda setuju.
Raja Basil tersenyum senang karna Alika menyetujui keinginannya "baiklah aku akan kemari menjemputmu besok di sore hari"
"baiklah dan aku akan menunggu mu"
"baiklah jika begitu aku pergi" Raja melambaikan tangannya dan menghilang dari hadapan Alika.
Alika pun ikut menghilang dan masuk ke dalam ruang dimensinya.
...----------------...
Disisi lain di Istana Kerajaan Dominik, Raja Desmon menerima surat dari kerajaan phonix melalui seorang prajurit yang di utus oleh Raja Basil.
Di surat itu menjelaskan bahwa kerajaan phonix mengundang kerajaan Dominik untuk datang ke sebuah festival Lampion, sebagai bentuk timbal balik karna Raja Basil telah di undang di acara perayan ulang tahun Putra Mahkota Daniel August.
__ADS_1
Saat acara makan malam pun semua anggota keluarga berkumpul dan raja Desmon pun mengatakan tentang undangan Raja Basil.
''aku ingin mengatakan sesuatu, esok lusa kita akan berangkat ke Kerajaan Phonix, karna Yang Mulia Raja Basil mengundang kita untuk menghadiri acara Festival Lampion yang setiap satu tahun sekali di laksanakan disana''
Permaisuri, Putra Mahkota bahkan Putri Angeline sangat antusias mendengarnya dan tidak sabar untuk segera datang ke Kerajasn Phonix.
''benarkah ayah aku sangat tidak sabar menghadiri acara tersebut''
''kau bukan ingin datang ke Festival Lampion itu bukan namun kau hanya ingin bertemu dengan Raja Basil aku benar bukan''
''cik lalu apa urusanmu, ini adalah kesempatan bagus untuk ku karna aku bisa mencoba mendekatinya''
''Angeline dengar, ayah tidak ingin kau melakukan hal bodoh seperti tadi siang, kau harus menjaga sikapmu disana''
''benar nak kau harus berhati - hati dalam berucap disana, ibu tidak ingin hal yang tidak - tidak terjadi padamu''
''cik ayah ibu memangnya apa yang akan aku lakukan, lagi pula menurutku itu hal yang benar ku lakukan pada wanita tidak tahu diri seperti dia, dan aku akan datang kesana ke kerajaan phonix, hanya untuk mencoba mendekati Raja Basil bukankah kalian pun tahu jika aku menyukainya, mestinya kalian mendukungku''
''aku tidak percaya jika wanita itu begitu kuat dan lagi bukan kah kerajaan cahaya sudah menghilang oh ayolah ayah, apa kau percaya begitu saja pada mereka''
''aku dan ayah percaya karna setelah kita berhadapan dengan nya, kita merasakan energi yang kuat pada dirinya''
''Angeline dengar ayah tidak peduli kau percaya atau tidak yang jelas ayah tidak ingin kau melakukan hal bodoh lagi dan kau mesti menjaga ucapanmu dimana pun itu dan pada siapapun yang akan kau temui nanti''
Setelah mengatakan hal itu pada Putri Angeline Raja Demon pun keluar dari ruangan makan yang di khususkan oleh para keluarga di kerajaan, dan di ikuti oleh putra mahkota, sedangkan permasuri Fidelya ia menatap putri nya dengan tatapan yang sulit di artikan.
'' ibu apa aku salah, aku hanya ingin ayah di hormati, bukankah dia seorag raja dan wanita itu tidak menghormati ayah sedikit pun''
''ayah mu seorang Raja yang tidak pernah haus akan kehormatan, yang mulia Raja tidak pernah marah pada siapapun bahkan Rakyat sekalipun, jika mereka tidak meng agungkan nya, justru itu sangat menyenangkan baginya, karna ayah mu bisa lebih dekat dengan mereka''
__ADS_1
''cik aku benar - benar tidak mengerti, yang ku tahu para rakyat harus tunduk dan bersujud pada raja, aku pergi'' Putri Angeline sungguh kesal dengan pemikiran keluarganya, apa yang salah bukankah itu memang lah hal biasa bagi raja untuk di hormati bukan, mereka benar - benar bodoh, bahkan ayah senang dekat -dekat dengan Rakyat cik menjijikan. Putri Angeline benar - benar kesal ia menggerutu sepanjang perjalannanya menuju paviliun anggrek yang dia tempati yang di ikuti oleh para dayang dan beberapa pengawal yang selalu bersama dengannya.
Sedangkan Permaisuri ia mengehela nafas ia sedih dengan sikap dan sifat putrinya nya, permaisuri melihat kepergian Putri Angeline, ia benar - benar bingung dengan sikap putri nya yang berbeda dengan yang lain, lalu ia berdiri dan kembali menuju paviliun nya bersama Raja Desmon.
...----------------...
''besok sore kita akan pergi menuju benua selatan tepatnya kerajaan Phonix''
Semua mata tertuju pada Alika, mereka sangat terkejut mendengar keputusan Queenya.
''ada apa Queen mengapa kau tiba - tiba ingin pergi kesana'' ucap Ana dan di angguki yang lainnya.
''kita di undang oleh Raja Basil untuk datang mengunjungi Istananya dan mengahadiri acara, sebuah Festival Lampion''
'' Festival Lampion'' ucap Ana memastikan dan Alika pun mengangguk.
''dan kau sudah memutuskan untuk pergi'' Alexis bertanya.
Alika hanya mengangguk sebagai jawabannya.
''Queen memangnya kapan kau bertemu dengannya, yang mulia Raja Basil'' Ana kembali bertanya karna ia heran bukankah sejak tadi pagi hingga kini malam,mereka tidak keluar dari penginapan, selain pergi ke Istana Kerajaan Dominik.
Alex, Vania dan Roger menatap Queen nya yang ikut penasaran.
Alika yang melihat teman - teman nya seperti itu pun menghela nafasnya dan ia mau tak mau meski menjelaskan pada mereka ''dia menungguku di penginapan, saat kita kembali dari Istana Kerajaan Dominik, Raja Basil sudah berada di sana''.
''apa, dia menunggumu, apa dia melukaimu'' ucal Vania.
Alika menggeleng '' tidak, kalian tidak usah berpikir berlebihan dia tidak melakukan apapun padaku dia hanya mengundangku untuk datang kekerajaan Phonix, dan lagi ada hal yang mengejutkan dari nya, jika dia mengetahui tentang jati diriku , jika aku bukan berasal dari sini bahkan ia mengetahiui jika ku adalah Ratu Kerajaan Cahaya ''
__ADS_1
Mereka semua terkejut dengan Perkataan Queenya, Raja Basil benar- benar mengangumkan, ia bisa mengetahui dengan mudah tentang apa yang di rahasiakan oleh mereka.