
''baiklah tentang sihir aku hanya tinggal mengembangkannya saja, setelah itu apa aku bisa menggunakan teleportasi seeprti dirimu'' tanya Alika.
''tentu kau pasti bisa Queen karna energi spiritualmu sangat besar, bahkan melebihi yang mulia, kakek anda'' jawab Alex.
''apa sebesar itu, aku tidak tau aku akan sekuat itu '' heran Alika
Alex hanya mengangguk ''kau cobalah alirkan energi mu dan pikirkan tempat mana yang akan kau tuju, teleportasi hanya bisa di lakukan jika kau pernah mengunjungi tempat tersebut, dan kenapa kau bisa lebih kuat dari kakek mu karna kau telah mengusai ketiga senjata leluhur '' jelas Alex
Alika mengangguk mengerti dan Alika pun mencoba memfokuskan pikirannya, seperti apa di katakan oleh Alex.
Setelah sekian lama ia mencoba, namun tidak terjadi apapun pada Alika.
Alika menghela nafasnya lelah '' apa aku kurang fokus, mengapa sulit sekali'' sesal Alika.
Alex hanya tersenyum menanggapi Queennya ''teleportasi sangat memerlukan energi spiritual yang banyak, maka kau harus mengumpulkan terlebih dahulu energinya dan fokus ke mana tempat yang kau tuju''
Alikapun mencoba kembali dan mulai memfokuskan dirinya dan tak lama ia pun menghilang dari hadapan Alex dan muncul di hadapan Ana yang sedang berlatih dengan pedang nya, dan Ana yang dengan ke datangan Alika tiba - tiba pun sontak terkejut.
''Queen, astaga kau mengagetkanku '' sahut Ana sambil memegang dadanya yang masih terkejut.
''haha maafka aku, aku hanya mencoba teleporku ternyata aku berhasil, dan aku bisa melakukannya'' dan Ana pun tersenyum mendengar cerita Queennya da melihat raut wajah bahagia di wajah Queen Alika.
__ADS_1
Dari kejauhan Alex yang melihat Alika yang mentelportkan dirinya ke tempat Ana pun menyusul dan muncul secara tiba - tiba di sisi Ana.
Alex tiba dan berada di sisi Ana '' kau berhasil'' ucap Alex.
Ana yang masig merasa terkejut kembali di kejutkan dengan kedatangan Alex, dan dengan suara Alex berada di dekatnya, di sisinya.
''oh Alex kaupun menggetkan ku, untungnya aku tak punya riwayat jantung, kalian benar - benar membuatku terkejut'' kesa Ana pada Queen Alika dan Alex.
Alika dan Alex menatap Ana yang masih bergetar karna keterkejutannya dan sesaat kemudian mereka tertawa bersama dan Ana yang semakin mendengus kesal meligat kedua teman nya yang menertawakan dirinya.
''Alex ini pun berkatmu aku bisa seeprti ini terimaksih'' sahut Alika,mengakhiri tawanya, ia sangat berterimakasih pada Alex yang mau mengajrinya.
''tidak Queen ini semua murni berkat kerja keras mu aku hanya membantu mengarahkan saja '' jawab Alex tersenyum.
Ana dan Alexpun terdiam melihat Queen yang pergi begitu saja meninggalkan mereka berdua di tengah hutan.
Ana menghela nafas nya dalam hati nya berjakata "andai dirinya pun memiliki ilmu sihir"
''Kau ingin berjalan apa menggunakan teleportasi ku agar cepat sampai ?'' tanya Alex pada Ana memecah keheningan.
''Alex jika kau ingin lebih dulu kembali istana tak apa aku bisa berjalan dari sini '' jawab Ana.
__ADS_1
''mana mungkin aku meninggalkanmu sendiri disini, baiklah kita berjalan saja sambil menikmati hutan ini di sore hari, sepertinya menyenangkan" jawab Alex.
Ana menatal Alex lalu ersenyum dan mengangguk setuju dengan apa yang di katakannoleh Alex.
''Ana apa aku boleh bertanya tentang Queen ?'' tanya Alex pada Ana.
Ana menengok ke arah kanan melihat ke arah Alex yang berada di sisinya '' apa yang ingin kau ketahui ?'' jawab Ana dengan sedikit heran.
''tidak aku hanya penasaran bagaimana kau bisa bertemu dengannya ?'' jawab Alex
Ana mengangguk, lalu sambil berjalan Ana memceritakan pertemuanya denga Alika dan kemudian Alika yang memintanya menjadi seorang teman.
'' aku sempat mengira jika Queen adalah wanita yang sombong, namun ternyata dia adalah wanita yang sangat baik, Queen pernah mengakan padaku, jika ia tak pernah menilai orang dari kasta, baginya semua sama tidak ada yang tinggi ataupun rendah, meski begitu ia akan bersikap ketus pada orang yang tidak ia sukai '' jawab Ana.
''siapa yang tidak menyukai Queen kurasa dia sangatlah bodoh '' heran Alex.
Ana mengangguk setuju '' ibu suri dari kerajaan awan , beliau sangat tidak menyukai Queen , karna Queen tidak pernah bersikap layaknya seseorang yang punya etika di dalam istana , kau tau yang mulia Raja Erland beliau menyukai Queen , maka ibu suri selalu meminta Queen agar bisa bersikap selayaknya seorang putri di kerajaan , namun Queen jelas tidak setuju lagi pula Queen memang tidak berniat menjadi Ratu di kerajaan awan, namun ibu suri berpikir jika Queen memiliki perasaan yang sama pada yang mulia Raja Erland, dan dengan tegas Queen menolak Raja Erland, saat itu '' cerita Ana pada Alex.
''Queen dia seorang wanita yang tak bisa di atur dia hanya ingin melakukan apa yang ingin ia lakukan , namun walaupun begitu ia tau apa yang benar dan tidak '' lanjut Ana
Alex mengangguk mengerti '' ya Queen sangat berbeda , terlebih ia memang bukan berasal dari sini bukan , aku mengagumi beliau , dia tidak pernah merasa risih terus bersama kita selayak nya kita sejajar dengannya , padahal dia adalah seorang ratu dan kita bisa disebut sebagai seorang pelayan dan pengawalnya ,'' timpal Alex.
__ADS_1
''ya dan aku penasaran dengan kehidupan Queen di masanya '' Alexpun mengangguk setuju jika iapun penasaran dengan kehidupan Queen sebelum datang ke benua ini.
Mereka terus berbincang sambil berjalan, hingga mereka sampai di istana dan kembali ke paviliun nya masing - masing.