Pindah Dimensi Alika

Pindah Dimensi Alika
perang 3


__ADS_3

"ALIKA, WANITA ITU HANYALAH SEORANG BURONAN KERAJAAN MATAHARI"


Teriakan seseorang membuat semua nya menoleh ke arah belakang, dan ternyata ayah Clarissa lah yang berterik.


Ayah Clarissa berjalan di tengah kerumunan orang - orang yang menatap nya.


"DAN KAU RAJA, KAU MALAH MELINDUNGI SEORANG BURONAN"


Terdengar kembali riuh semua orang membicarakan apa yang telah Raja Basil lakukan dan Raja Basil ia malah melindungi Alika, wanita yang Raja sebut seorang Ratu dan ternyata dia adalah seorang buronan dan itu tandanya dia adalah seorang yang jahat lalu pikir mereka apa Raja nya berbohong jika Alika adalh seorang Ratu.


Di kubu Alika tersenyum menatap kelakuan bodoh ayah Clarissa begitu pun dengan Raja Basil, yang mereka katahui jika dia sendirilah penjahat sebernarnya.


Clarissa cukup terkejut mendengar perkataan ayahnya jika Alika adalah seorang buronan dalam hati nya ia berata jika ini lah yang telah di rencanakan oleh ayah nya, ternyata ayah nya telah menyelediki Alika hingga mendapatkan informasi ini.


Clarissa tersenyum mengejek pada Raja Basil" kau akan menjadikanya Ratu, wanita yang kau sebut Ratu namun ternyata dia seorang penjahat bahkan menjadi buronan kerajaan matahar, yang mulia apa kau telah di sihir olehnya"


Semua orang mendengar perkataan Clarissa pun sempat membenarkan jika mungkin Raja nya di aihir oleh Alika, hingga membuat Raja Basil yang sangat di gilai banyak wanita, namun susah untuk di dekati, tapi ia bisa tunduk pada seorang yang baru ia kenal dan ternyata adalah seorang penjahat dan buronan sebuah kerajaan.


Raja Basil membalas senyuman Clarissa "benar aku akan tetap menjadikan nya Ratu"


Para pejabat ramai memprotes apa yang di inginkan Rajanya begitu pun rakyat kerajaan phonix.


"yang mulia tolong pikirkan baik - baik hal ini, jika anda menjadikannya Ratu, mungkin nama baik mu dan kerajaan akan tercoreng atau menjadi buruk" ucap salah satu pejabat yang mewakili yang lainnya.


"aku Raja kalian, itu sudah menjdi keputusan ku, aku pernah berkata bukan jika kalian tida setuju akan keputusannku, kalian bisa menibggalkan kerajaan ini" ucao Raja Basil tegas.


Semua orang kemabli riuh dengan perkataan Raja Basil yang lebih membela Alika dari pada para pejabt dan rakyatnya.


"Queen lihat lah, Raja mu tetap membelamu" ucap Ana


Alika tidak membalas perkataan Ana, namun ia seperti terfokus pada seseorang yang berada dalam kerumunan.

__ADS_1


"Clarissa kau jangan menyombong kan dirimu, hukuman mu akan tetap berjalan" ucap Raja Basil yang melihat jika Clarissa ia kembali percaya diri dan senang,


Clarisaa ia senang dengan ke adaan Raja Basil yang mulai terpojok menurutnya, dan mungkin Raja Basil akan hancur saat ini .


"Lepaskan Putri ku Yang Mulia, dia tidak bersalah, seorang penjahat bahkan buronan seperti Alika pantas mendapatkan hal seperti itu"


Semua orang pun membenarkan ucapan Ayah Clarissa termasuk para pejabat.


"tuan apa anda mempunyai bukti jika nona Alika adalah seorang buronan kerajaan matahari" tanya salah bangsawan yang cukup bijak dalam menghadapi sebuah masalah.


Ayah Clarrissa yang bernama Jaxton Brees tersenyum dan mengisyaratkan beberapa orang pengawal nya untuk membagikan kertas dengan gambar sketsa Alika dengan bertuliskan buronan dan pencarian karna telah menghina dan berlaku sangat kurang ajar pada salah satu pangeran kerajaan matahari.


Semua orang kembali riuh dengan kebenaran kali ini, tentang Alika yang seorang buronan, dari pada dengan pernyataan Raja Basil yang mengatakan jika Alika adalah seorang Ratu namun tidak ada bukti yang jelas dan malah mengatakan tentang kerajaan cahaya yang telah menghilang, maka mereka pun mengatakan jika hal yang di katakan Raja Basil adalah sebuah omong kosong.


Putra Mahkota kerajaan matahari tiba dengan pasukan kecilnya, sedangkan pasukan besar nya mereka menunggu aba - aba dari putra mahkotanya di dekat perbatasan kota kerajaan Phonix.


Putra Mahkota kerajaan matahari datang dengan begitu gagahnya di atas kuda dengan pakaian perang nya, di temani dengan sepuluh orang bersama dengan nya.


"salam Raja" ucap nya.


Ayah Clarissa tersenyum dengan datang nya Putra Mahkota kerajaan matahari, dan memandang remeh Raja Basil begitu pun dengan Clarissa.


Para Rakyat dan pejabat mereka terdiam melihat orang - orang kerajaan matahari datang dengan pakaian perang nya.


"sepertinya ini bukam tempat yang cocok untuk kita berbicara" ucap Raja Basil.


Ayah Clarissa tersenyum "apa kau takut Raja"


"takut, haha aku hanya tidak ingin membongkar aib kerajaan matahari disini"


Balas Raja Basil, ia berniat membawa orang - orang kerajaan matahari berada jauh dari semua orang dan dengan sedikit senyuman miringnya ke arah putra Mahkota kerajaan matahari.

__ADS_1


Putra Mahkota Alderald dari kerajaan matahari tentu menerima tawaran Raja Basil untuk berbicara tidak di tempat yang Ramai, ia menyadari jika Raja Basil telah mengetahui masalahnya.


"itu terserah mu Raja, namun aku ingin wanita itu, Alika kau serahkan padaku"


Raja Basil mengangguk "dia akan menghampirimu dan dia telah menunggu saat ini " ucap nya dengan tersenyum sinis.


Ayah Clarissa ia sedikit bingung dengan perkataan Raja Basil ia berpikir apa Raja Basil telah mengetahui akan kedagan kerajaan matahari, namun ia tersenyum setelah nya karna menurut nya itu tidak masalah karna menurutnya jika Raja Basil hanya menyadri kedatangan Raja Bas dan tidak dengan kedatangan kerajaan Voresham yang akan menyeranngya berasamaan dengan pasukan kerajaan mtahari


Di tempat Alika.


"Queen ternyata mereka benar - benat membawa banyak pasukan" ucap Alexis


"aku tidak menyangka ke datangan kita kesini malah membawa perang untuk kita dan kerajaan phonix" ucap Alika yang merasa bersalah.


Alex dan yang lainnya mengangguk.


"mau bagaimana lagi, itu semua pun karna pria tua itu, dan lagi Raja Basil tidak mempermasalahkan hakl ini bukan" ucap Vania.


Alika terdiam dia sungguh sangat berasalah akan hal ini, Raja Basil selain peperangan para rakyat pun mulai membenci nya.


Ana yang mengerti dengan perasaan Alika pun berkata "Queem maka sekarang kaubtidak bisa acuh lagi pada kerajaan mtahari bukan, selain membuat nama mu menjadi buruk mereka pun kini membuat nama Raja Basil buruk bahkan di depan Rakyatnya"


Alika mengangguk"kau benar Ana, awalnya aku tidak perduli dengan nama baikku namun jika mereka telah memabawa orang lain itu adalah sebuah kesalahan yang besar,


Alex, Roger setelah Raja Basil dan orang - orang kerajaan matahari keluar dari lingkungan itu kalian langsung buat sebuah aray dan jangan biarkan siapa pun keluar termasuk tuan Jaxton dan Clarissa " lanjut Alika.


Alex dan Roger pun mengangguk mengerti, dan mulai fokus pada Raja Basil yang mulai meninggalkan lingkungan tersebut dan mulai mendekati arena untuk membuat sebuah aray.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


yuk vote like dan komen 🤗🤗🤗😘

__ADS_1


nb : dalam waktu dekat author mau revisi dulu dengan novel ini 🤗


__ADS_2