Pindah Dimensi Alika

Pindah Dimensi Alika
mengusir


__ADS_3

Raja Basil telah tiba dan semua orang pun mendadak hening, karna Raja Basil ia tanpa sadar mengeluarkan energi nya, yang membuat semua orang yang berada disana terdiam, takut dan bahkan badannya bergetar.


Raja Basil pun duduk di kursi kebesarannya dan menatap tajam pada semua orang yang ada di hadapannya.


''mohon maaf yang mulia apa anda bisa menahan energi anda, mohon maaf bila saya lancang'' seorang pengawal degan badan bergetar memeberanikan diri mengatakan hal ini pada Raja Basil, yang lansung di balas tatapan tajamnya, namun detik kemudian ia menetralkan kembali kekuatannya yang membuat semua orang kembali tenang.


Semua orang kembali berbisik dan saling bertanya ada apa dengan Raja Basil yang terlihat marah atau emosi, begitu pun orang - orang yang ada di meja Alika dan sekitarnya.


''Queen sepertinya Raja Basil telah mendengar rumor tentang mu'' ucap Vania


''wah, ternyata benar, energi yang dia miliki sungguh kuat dan menakutkan'' ucap Roger


''aku rasa Raja Basil benar - benar serius dengan mu Queen, bahkan dia marah mendengar mereka membicarakanmu'' ucap Ana tersenyum dan yang di angguki yang lainnya.


''cik sudahlah biarkan saja, lagi pula dia belum tentu marah akan hal ini bukan''


''tapi aku yakin jika dia marah karna kau di hina'' ucap Vania.


Alika tidak memperdulikan teman - teman yang terus menggodannya.


Raja Basil telah tiba dan tak lama acara pun di mulai, tidak ada yang formal, kerajaan membiarkan semua nya berbaur dan di buat senyaman mungkin agar acara berjalan meriah dan ramai.


Begitu pun Alika dan teman - temannya menikmati ke indahan festival di malam hari yang di hiasi dengan bergam macam lampion yang di buat dan di terbangkan ke langit.


Seorang pengawal menghampiri Raja Basil.


''yang mulia''


''kau menemukannya''

__ADS_1


pengawal itu meangguk ''nona Clarissa yag menyebarkan rumor terasebut dengan menyuruh seorang wanita, dan kami telah menangkap wanita tersebut''


''kerja bagus, apa wanita itu akan mengakui jika Carissa yang menyutuh nya?"


''awalnya dia bungkam yang mulia, namun kami teus memaksa dan menyiksa nya, hingga akhirnya dia membuka mulutnya dan berkata, jika Nona Clarissa yang telah menyuruh dan membayarnya''


''baguslah dengan begitu kali inibaku bisa menghunknya, lalu bagaimana dengan Alika'' tanya Raja Basil


''nona Alika terlihat tenang dan tidak terpancing emosi setelah mendengar rumor tidak baik tentangnya''


Raja Basil tersenyum ia tahu Alika tidak akan mudah di Provikasi.


Sebelumnya saat ia sampai di tempat Festival ia mendengar banyak orang yang telah menjelek jelek kan Alika bahkan mereka mengatakan jika Alika menyerahkan tubuhnya pada Raja Basil begitu saja, tentu Raja Basil sangat emosi dan marah, wanita yang ia puja dan yang ia sayangi di bicarakan seperti itu, meski ia sudah tahu siapa yang menyebabkan rumor ini menyebar, namun ia tetap memerintahkan pengawalnya untuk menangkap dan mencari bukti agar bisa menghukumnya.


''diman dia''


''nona Alika sedang bersama teman - teman nya dan sekrang menuju danau ingin menaiki perahu yang mulia''


Di pinggir danau Alika berdiri ingin menaiki perahu bersama Ana dan Vania sedangkan Alex dan Roger mereka lebih memilih tetap berada di meja nya, namun ada tiga orang wanita yang mengahalinganya bahkan menatap menatap Alika, Ana dan Vania sinis.


Tiga orang di depan Alika terlihat satu seperti seorang bangasawan namun dua orang yang bersama denganya adalah seorang dayang, dan wanita bangsawan itu menatap remeh ke arah Alika.


''kau yang bernama Alika'' ucapnya sambil melihat tampilan Alika dari atas sampai bawah, ''ternyata benar kau hanya seorang petualang, cih aku heran mengapa yang mulia raja lebih memilih wanita seperti mu'' lanjut wanita tersebut.


Alika hanya memandang dingin pada wanita di depannya, termasuk Ana dan Vania.


Alika yang sudah sangat kesal yang sejak ia berjalan menuju tepi danau karna banyak nya wanita yang mencegat nya dan menghina, kini ia sudah cukup bersabar, tatapan dingin nya berubah menjadi tatapam yang tajam pada wanita bangsawan di depannya dan tanpa sadar Alika pun mengeluarkan Energi nya hingga wanita bangsawan itu terlihat ketakutan namun ia tahan semampunya.


''wanita seperti ku, memang apa salahnya dengan wanita seperti ku, semua pria bahkan semua orang bebas menyukai orang dengan keinginan, mereka termasuk Raja Basil''

__ADS_1


Dengan sedikit bergetar wanita bangsawan itu membalas perkataan Alika ''kasta mu jauh di bawah ku bahkan Raja Basil, aku tidak ingin Ratu kerajaan phonix, berasal dari kasta yang rendah, bakan seorang wanita yang rela begitu saja menyerahkan tubuhnya''


''Kasta, apa yang kau banggakan dengan kasta, bagiku kasta tidak menjamin apapun, kasta hanya sebuah tingkatan, karna mereka memiliki harta dan kehormatan, namun tak banyak dari mereka ternasuk kau, orang yang bagiku tidak pantas di hormati, hanya karna kau mempunyai kasta yang tinggi dan membuatmu tidak memiliki etika, bahkan membuat etikamu lebih rendah dari kasta yang kau miliki hanya karna kau memiliki sebuah kasta di atas mereka''


''cih kau wanita petualang memang nya apa yang kau tahu, dengar ini pergilah ke tempat mu berada kau tidak di inginkan di sini, dan apa kau tuli lihatlah mereka mengataimu bahkan menyuruh mu untuk pergi dari sini''


''benar kau pergilah dari sini'' ucap serentak dari beberapa wanita yang sejak tadi melihat dan mendengarkan percakapan Alika dan seorang wanita bangsawan tersebut, dan wanita bangsawan itu tersenyum sinis ke arah Alika.


Clarissa dari kejauhan tersenyum melihat Alika di perlakukan sepeti itu oleh banyak nya wanita, bahkan semua orang memgusir Alika.


''kau lihat sendiri bukan, banyak yang tidak menginginkan mu disini, bahkan tidak ada yang menerimamu menjadi seorang Ratu kerjaan phonix, seorang ****** seperti mu tidak ada tempat disini''


Tepi danau ramai dengan banyaknya orang yang melihat dan mendengarkan percakapan Alika dan Wanita bangsawan tersebut, ada yang ikut menghina Alika dan mengusir nya dan ada pula yang hanya diam menyimak apa yang akan terjadi selanjutnya.


Alika menatap orang - orang di sekelilingnya dengan tatapan datarnya.


''aku berada disini karna Raja Basil mengundangku, dan kalian tidak bisa mengusirku dari sini, kecuali jika Raja Basil sendiri yang mengusirku''


Vania dan Ana sejak tadi sudah sangat emosi melihat Queennya di perlakukan seperti itu, namun Queen nya berkata untuk tidak ikut campur dan biarkan Queennya saja yang menghadapi mereka.


''cih omong kosong, yang mulia tidak mungkin mengundangmu pasti kau sendirilah yang merayunya dan memintanya agar kau bisa berada di festival ini, bahkan kau minta agar di tempatkan di tempat para tamu kerajaan, pargilah dari sini'' ucap nya tegas dan di ikuti lleh semua orang mengusir Alika.


''siapa kalian berani mengusirnya.....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


otw nex episode ....


**maafkan baru up othor baru ada kuota 😩😩🙈

__ADS_1


yuk vote like dan komen 🤗🤗**


__ADS_2