
Pangeran Cullen menjatuhkan pedangnya karna terkejut meihat kemampuan lawannya, namun dengam cepat ia pun kembali mengambil pedangnya.
Pangeran Cullen dengan pedangnya dan beraama kedua pengawalnya yang akan kembali menyerang Roger, meski takut namun ia memberanikan dirinya, karna ia juga cukup percaya diri dengan kemampunya, karna ke mampuan beladiri dan kemampuan berpedang nya termasuk salah satu yang terkuat di kerajaan Matahari, setelah Putra Mahkota kerajaan Matahari.
''kalian berani membantah dan melawan Pangeran ini maka bersiaplah dengan hukuman yang akan datang pada kaliam"
''silahkan kami akan menunggu, kami tidak takut''
Roger tersenyum menanggapi apa yang di katakan Pangeran Cullen itu, meski ia sudah terpojok namun tetap saja mengeluarkan kata - kata yang mengancam, sedangkan yang di ancam tidak merasa terancam sedikitpun.
''kau, kalian berdua tunggu apa lagi cepat bunuh lelaki ini '' perintahnya pada kedua pengawal nya.
Pangeran Cullen berpikir dengan menyingkirkan pria di hadapannya yang punya ilmu spiritual yang tinggi, maka ia akan mudah membawa Alika.
Pikirnya yang hanya Roger sajalah yang bisa teleport padahal semua yang ada di meja tersebut kecuali Ana bisa melakukannya, dan bahkan energi spiritual mereka sama tingginya dengan Roger, tapi tidak dengan Alika yang lebih mempunyai energi spiritual yang tidak terbatas.
Kedua pengawal itu pun menarik pedangnya dan mulai menyerang Roger, namun Roger hanya menghindar dari serangan mereka, meski ia sudah sangat gatal ingin membunuhnya, namun karna Queen nya mengatakan untuk tidak membunuh maka ia pun menurut menaham dirinya agar tidak mebunuh pria menyebalkan di depannya.
''apa kau hanya bisa menghindar dasar pengecut'' ucap Pangeran Cullen.
Pangeran Cullen yang kesal karena kedua pengawal itu hanya menebas angin saja sejak tadi dan kini kedua pengawal itu kehabisan nafasnya karna terus menerus malawan namun hanya lelah yang mereka rasakan.
__ADS_1
''dan apa kau hanya berdiam diri dan tak berani melawanku, maka siapa disini yang pengecut'' jawab balik Roger dengan nada mencibirnya, yag membuat Pangeran Cullen sudah sangat di kuasai amarahnya.
Mendengar perkataan Roger, Pangeran itu pun langsung berbalik dan kini ia menjadi kan Alika sandranya langsung, dengan pedang yang berada di leher Alika dan tangan satunya lagi yang memegang bahunya, yang sontak membuat Alex, Ana dan Vania pun menggeram marah, namun mereka tidak terlalu khawatir karna Alika tidak akan mudah di lukai oleh Pangeran Cullen.
''singkirkan tangan kotormu dari tubuhku'' ucap Alika dengan nada dinginya.
''apa kau masih bisa berisikap ketus padaku ketika nyawamu bisa saja menghilang seketika, nona '' ucap Pangeran Cullen.
''apa kau tidak mendengar, singkirkan tangan kotormu ini dan pergilah dari sini '' kata Queen yang tidak memperdulikan ucapan pangeran Cullen.
''cih, nona aku benar - benar akan melukai mu kali ini '' ucap kembali Pageran Cullen yang merasa kesal karna wanita di hadapanya benar - benar tidak menhormatinya dan bahkan tidak takut dengan dengannya.
''pangeran Callen aku mengatakan untuk terakhir kalinya pergilah dari sini dan tinggalkan kami jika kau tidak ingin menyesal setelahnya'' sarkas Alika yang kini sudah terpancing emosi, namun ia mencoba tetap tenang, jika tidak ia akan mengeluarkan semua energinya dan itu akan sangat merepotkannya di kemudian hari, karna orang - orang akan mengetahui kekuatan Alika dengan energi spiritual yang tidak terbatas.
Mereka berempat justru tersenyum remeh ke arah Pangeran itu karna melihat Alika yang sudah di kuasai emosinya dan menyayangkan akan sikap pangeran Cullen yang tidak mau menurut dengan apa yang di katakan Queenya.
Alika menghela nafasnya dan menenangkan dirinya, lalu ia melihat ke arah Alex dan Roger.
" kalian berdua uruslah bedebah ini dan Vania bawa Ana bersamamu kita pergi dari sini, dan kalian berdua buatlah dia tidak bisa berjalan, itu hukuman untuknya karna telah berani menganggu waktu makan siangku, dan karna selalu merendahkan wanita''
"hey nona kau percaya diri sekali bisa keluar dari sini aku bahkan sudah menghubungi pihak kerajaan untuk membawa pasukan agar bisa menangkap kalian semua, dan kau akan menjadi pemuas nafsuku" ucap nya dan lalu ia tertawa senang merasa yakin jika Alika akan berhasi di bawa oleh nya.
__ADS_1
Pangeran ketiga yang memang sudah meminta seseorang untuk melapor ke pihak istana agar segera menolongnya, ketika ia menyadari Roger menggunakan tehnik teleportasinya, tanpa di sadari siapapun karna ia memiliki pengawal bayangan yang diberi perintah yang mulia Raja ayah nya, untuk selalu melindungi anak - anak nya.
''cih bermimpilah kau bisa mendapatkanku''
setelah mengatakan itu Alika menganggukan kepalanya ke arah Vania dan menghilang dari pandangan semua orang, yang membuat mata pangeran Cullen dan pengawalnya membola sempurna tak percaya dengan apa yang ia lihat, seorang wanita yang di anggapnya lemah namun ternyata ia bukanlah tandingannya, dan sekarang ia menatap Alex dan Roger dengan tatapan horor.
''Queen kami telah memberikan kesempatan untuk mu pergi namun kau sangat keras kepala, maka terimalah hukuman mu'' aq1sarkas Alex yang sejak tadi sudah menahan amarahnya.
''Queen, siapa. kalian sebernarnya '' Pangeran Cullen yang sudah mulai benar - benar ketakutan, bahkan kedua pengawalnya pun hanya terdiam tidak berani menolong tuanya.
''siapa kami kau tidak berhak mengatahui nya '' lanjut Alex lalu menganggukkan kepalanya ke arah Roger, dan dengan cepat mereka berdua memotong kedua kaki pangeran Cullen dengan sihir menyerangnya, karna pesan sang Ratunya yang meminta agar pangeran itu di buat tidak bisa berjalan.
''berterimakasih lah, karna kami memotong kakimu tanpa rasa sakit'' Roger memandang Pangeran Cullen yang terduduk di lantai dengan air mata yang mengalir dan iapun sangat marah tidak terima dengan apa yang menimpanya kini.
Sedangkan kedua pengawal itu pun ikut terduduk melihat tuanya dengan kaki yang terpotong terpisah dari lututnya, tanpa ada darah sedikitpun, pengawal itu mentap Alex dan Roger dengan badan yang bergetar.
Alexpun memandang Pangeran Cullen dan mengatakan ''mungkin ini hukumanmu karna telah mempermainkan banyak wanita, ah dan apa para wanita akan tetap menyukaimu jika seperti ini '' lanjut Alex menatap remeh ke arah Pangeran Cullen.
Pangeran Cullen menatap Alex dan Roger dengan emosi yang menggebu dan rasa penyesalan karna menganggu orang salah ''aku pastikan kalian akan mendapatkan ganjarannya di masa depan, kerjaan Matahari tidak akan melepas kalian begitu saja ''
Alex dan Roger tersenyum ''maka kami akan menunggu waktu itu tiba'' kata Alex.
__ADS_1
''baiklah, kami pergi dan terimalah hukuman dari Queen kami '' setelah mengatakan itu Alex dan Roger menghilang dari pandangan Pangeran Cullen menuju perbatasan.