
Peperangan yang terjadi di luar aray pun terjadi di dalam aray pelindung yang telah di buat oleh Alex dan Vania, namun bedanya disana para rakyat kerajaan Phonix yang memandang benci ke arah Clarissa dan tuan Jaxton, mereka sangat menyesal karna telah mempercayai tuan Jaxton yang bahkan mereka pun sangat menghormatinya.
"kami tidak percaya ini, kalian menjadi pengkhianat kerajaan sendiri" ujar salah satu rakyat disana.
"benar, kami tidak percaya ini, kalian benar - benar tidak pantas untuk hidup" ujar salah satu Rakyat lainnya.
Suara riuh pun terjadi mereka setuju dengan apa yang di katakan oleh teman mereka, mereka pun akhirnya melempari mereka dengan bebatuan yang ada di sekitar mereka.
Para pejabat yang melihatpun tidak bisa berbuat apa apa, mereka hanya menghindar dan melindungi diri karna amukan para rakyat, terlebih mereka tidak adanya prajurit yang bisa menenangkan para rakyat yang bisa mereka perintahkan.
Tuan Jaxton dan Clarissa tidak bisa berbuat apa apa mereka hanya bisa menunduk dan menghindar sebisa mereka, karna tangan, kaki yang terikat dan juga mulut yang tidak bisa berbicara, namun tetap lemparan batu itu tetap mengenai mereka hingga luka pada tubuh mereka yang terus bertambah.
Rasa kesal, marah, sakit dan malu mereka rasakan bersamaan, sesal spertinya mereka tidak merasakannya mereka malah menyumpahi serapah raja Basil agar segera mati di peperangan ini.
Raja Basil yang telah membawa putra mahkota Aziel dari kerajaan Voresham yang telah berubah menjadi iblis yang bisa menyerang siapapun yang karna telah di kuasai amarah, iblis yang masuk dalam diri manusia karna manusia itu sendiri yang telah bersekutu dengannya, iblis itu tidak bisa melihat lawan dan kawan dalam benak nya hanya ia ingin membunuh banyak manusia agar tertunduk padanya.
"hahahahaha aku akan menguasai wilayah ini, dan menyebar ke semua wilayah, dan kau manusia manusia kalian akan menjadi budakku" ujar sang iblis lantang.
Raja Basil mendengar dan melihat itu tidak merasa takut sedikit pun iya hanya fokus untuk memperkuat kekuatannya dan energinya untuk bisa mengalahkan iblis itu.
"Iblis"
"dia kalah"
Alika mengangguk "apa dia kuat"
"mungkin, aku belum pernah melawan iblis, Alika apa kau akan membantuku melawannya"
"tentu, karna akan menjadi buruk jika kau kalah"
__ADS_1
Raja Basil tersenyum dia tidak ingin terlalu percaya diri dalam melawn iblis.
Iblis itu memulai penyerangannya, ia menyemburkan api ke sembarang arah, hingga terjadilah kebakaran diama dimana bahkan mengenai mereka para pasukan kerajaan, Raja Basil dengan sigap memasang perisai untuknya dan dirinya.
"ternyata dia terlalu terburu buru" ujar Alika ia pun dengan cepat mngeluarkan katananya.
"berhati hatilah" ujar raja Basil san Alika pun mengangguk.
Alika mengeluarkan katananya dan mengarahkan pada sang iblis dengan sekali serang katana ibu terus menerus menusuk nya namun iblis itu tidak terlihat terluka parah.
"haha kalian tidak bisa mengalahkanku, hey kau wanita cantik aku akan membuatmu menjadi istriku, kemarilah kau akan aman"
"cik, dia tidak akan mau bersanding denganmu yang buruk rupa" yang juga ikut melesatkan sebuah serangan dari sihirnya yang berupa petir yang langsung menyambar ke arah sang iblis.
Iblis itu terpental namun tidak mengalahkannya raja Basil terus menerus menyerangnya dengan kekeutaan sihir petir nya begitupun dengan Alika dengan katana yang terus menerus menembus tubuh iblis.
Semua pasukan kerajaan Voresaham mereka hanya terdiam tidak biaa berbuat apapun karna kekuatan mereka yang jauh berada di bawah Alika dan Raja Basil, termasuk Raja Qamar ia sungguh kecewa dengan putra mahkota karna telah bersekutu dengan sang iblis.
Pasukan kerajaan matahari tidak terima jungjungan di perlakukan seperti itu mereka terlihat marah dan semakin menyerang Alex dan yang lainnya dan juga pasukan kerajaan phonix.
Raja Qamar, dengan berat hati meski memebantu Alika dan Raja Basil, ia merasa berat karna tubuh yang di gunakan aang iblis adalah anaknya.
Raja Qamar ikut melesatkan serangan sihirnya bersamaan Alika dan Raja Basil, sang iblis sangat kuat meski telah di gempur olwh serangan serangan yang sangat kuat.
"dia sungguh kuat" ucap Alika.
Raja Basil mengangguk "dia kuat namun di seorang iblis, yang sangat ingin menguasi manusia, namun pasti iblis itu memilki kelemahan"
"kita harus cari kelemahanya" ucap Alika.
__ADS_1
"hanya segitukah kekuatan kalian hahhaha sekarang gilirannku" ujar sang iblis dengan melesatkan serangan nya ke arah Alika dan Raja Basil, Mereka terpental cukup jauh dengan luka menggores tubuh nya.
Sura Batuk terdengar dari keduanya, Alika dan Raja Basil bahkan darah oun keluar dari mulut mereka
"Alika, kau tak apa" tanya Raja Basil khawatir.
"tidak, kau tidak perlu khawatir kan aku" ujar Alika dia dengan diam diam mngeluarkan sebotol dua botol minuman dan satu di berikan pada Raja Basil dan satu nya Alika minum.
"minumlah itu akan membuatmu pulih kembali" ucap Alika dan Raja Basil oun meminum air itu.
Di kejauhan Alika dan Raja Basil melihat Rja Qamar yang menyerang sang iblis namun ia pun malah terpental cukup jauh.
"manusia manusia lemah, kalian tidak pantas untuk hidup, haha" ujar sang iblis dia pun seperti melakukan sebuah ritual dan yang di sadari oleh raja Basil.
"gawat hentikan dia, dia akn memanggil sebangsa" ujar raja Basil dan ketika itu pula Alika dan Raja Basil kembali mengeluarkan serangannya meski tidak mempan karna sab iblis yang juga memiliki regenerasi seperti Alika namun mereka terus menerus menyerag agar iblis itu gagal memanggil yang lainnya, begitu pun Raja Qamar yang ikut membantu Alika.
Alika, raja Basil terlihat terengah engah begitupun dengan Raja Qamar.
"apa iblis sekuat itu bahkan serangan kita tidak bisa membuaynya terluka" ucap Alika yang tidak sadar jika dirinya pun memiliki kekuatan regenerasi.
"kita harus cepat menemukan kelemahan itu" ujar Raja Basil.
"kelemahan, aku pernah mendengar cerita ini jika iblis atau ilmu hitam hanya bisa di kalahkan oleh kekuatan cahaya"
"kekuatan cahaya" tanya Raja Basil sedangkan Alika hanya menyimak.
Raja Qamar mengangguk "benar, saat itu kerajaan cahaya yang masih berdiri raja kerajaan memusnahkan ilmu hitam atau sang iblis yang menyerang nya, dengan sihir cahaya yang di hanya di miliki oleh nya namun sayangnya saat ini kerajaan itu sudah tidak ada"
Penjelasan Raja Qamar membuat Raja Basil menoleh ke arah Alika.
__ADS_1
"mungkin kau bisa membuktikanya dengan ini"
"aku tidak tahu, aku belum pernah menggunakanya, bahkan aku tidak mngerti" ujar Alika yang merasa ragu.