
Alex dan yang lainnya yang telah menceritakan kejadian di istana, dan rencana seseorang pada kerajaan ini, menatap Queen nya seolah bertanya apa tindakan yang akan diblakukan olehnya.
''jadi apa kita akan membantu kerajaan ini" tanya Alex ada Queennya.
'' entahlah kita lihat nanti, ku rasa Raja Basil pun tidak akan selemah itu jika harus membuat kita membantunya, lagi pula dia juga sudah mengetahui akan hal ini"
Alex mengangguk" benar, aku juga tidak heran jika Raja Basil akan mengetahui rencana mereka mengingat kekuatan dan ke ahliannya"
''Queen bukankah mereka menginginkan identitasmu"? tanya Vania.
''cik, biarkan saja aku tidak ingin menonjolkan diriku, biarkan mereka mengetahuinya sendiri, bukan dari ku atau dari kalian, lagi pula aku tidak yakin mereka akan langsung percaya begitu saja jika mereka mengetahui identitas asli ku, karna kerajaan Cahaya di mata mereka telah hilang dan akan menjadi omong kosong jika aku atau kalian yang mengatakannya,
sekarang kita hanya perlu waspada atau berhati - hati dalam hal apapun, dan jika mereka mengusik kita, baru kita bergerak, tapi jika tidak biarkan Raja Basil yang membereskannya, bukankah dia Raja terkut di ke empat benua, maka untuk masalah seperti ini seharusnya dia mampu membereskannya bukan"? lanjut Alika kembali.
Alex dan yang lainnya pun mengangguk setuju mendengar jawaban Queennya.
''baiklah ini sudah sangat larut, kembali lah ke kediaman kalian untuk istrahat''
Mereka Alex dan yang lainnya pun pamit dan kembali ke kediaman mereka, sedangkan Alika ia masuk ke ruan dimensinya.
......................
Kesokan pagi nya di Istana terlihat begitu banyaknya orang yang tengah sibuk untuk persiapan festival nanti malam, Alika sempat heran melihat mereka yang sudah sibuk di pagi hari yang sedangkan acaranya saja akan di gelar pada malam hari.
bukankah acara festival yang akan di laksanakan pada malam hari tapi mereka sudah sangat sibuk di pagi hari, cik, aku benar - benar tidak mengerti dengan cara berpikir mereka semua di zaman ini,l.
__ADS_1
Sedangkan di sebuah Ruangan di Aula istana kerajaan Phonix, Raja Basil tengah terlihat marah mendengar permintaan para pejabat istana.
"yang mulia, anda sebagai Raja semesti melihat latar belakang dari wanita yang akan anda nikahi nantinya" ucap pejabat 1
"benar yang mulia kami tidak menyetujui anda jika anda lebih memilih wanita petualang itu menjdi Ratu di kerajaan ini, mungkin jika hanya sebagai selir kami tidak akan keberatan" pejabat 2
"ya, yang mulia dan kami mengusulkan Nona Clarissa yang menjadi Ratu di Istana ini, bukan kah nona Clarissa juga dekat dengan anda dan dia adah anak salah satu mentri di istana ini yang sudah banyak berkontribusi untuk kerajaan ini" pejabat 3
Para pejabat istana terus menerus mendesak Raja Basil agar tidak menjadikan Alika sebagai Ratu kerajaan ini dan menurut mereka Clarissa kandidat yang cocok untuknya, bukan hanya dia yang dekat dengan Raja Basil tapi juga karna Clarissa dan ayah nya mempunyai banyak dukungan di dalam istana atau pun luar.
Mereka pun ada yang berpendapat jika bukan Clarisaa yang di jadikan Ratu makan Raja Basil di minta mencari Cqlon Ratu dari kasta yang pantas.
"SIAPA KALIAN BERANI MENGATURKU, Aku akan menikah dengan siapa pun, itu bukan urusan kalian, ini hidup ku dan aku adalah Raja kalian, kalian tidak berhak mengaturku, aku tidak peduli apapun identitas wanita yang akan ku jadikan Ratu"
"aku tidak peduli kalian setuju atau tidak, dan jika kalian tidak menyetujui akan keputusanku kalian bisa meninggalkan kerajaan ini" ucap Raja Basil tegas yang membuat mereka para pejabat di istana saling berbisik satu sama lain.
Mereka tidak menyangka jika Raja Basil lebih memilih wanita yang hanya seorang petualang dari pada para pejabat yang suda banyak berkontribusi untuk nya, untuk kerajaan Phonix.
Sedangkan Raja Basil tersenyum miring menatap para pejabat di hadapannya, di kira nya Raja Basil akan mudah bagi mereka di berikan saran atau perintah, apa lagi untuk menikahi atau menjadi kan seorang wanita itu sebagi ratu.
"kalian menginginkan kasta yang pantas untuk di jadikan Ratu bukan, maka Alika pun ia sudah lebih dari pantas untuknku jadi kan Ratu, san aku tidak bisa mengatakan indentitas nya sekarang"
Setelah mengatakan hal itu Raja Basil keluar Ruangan dengan senyuman miring nya, ia mengetahui rencana ini, rencana agar para pejabat memberobtak ke padamya hanya karna sebuah identitas kasta untuk di jadikan Ratu, karna hasutan seseorag yang memang juga telah ia ketahui apa rencana sebenarnya di balik ini semua, Raja Basil tidk memiliki rencana apapun dia akan mengikuti bagaimana mereka.
Setelah kepergian Raja Basil di ruangan itu, para pejabat mulai saling berbisik atas apa yang di katakan Raja Basil, jika Alika memiliki identitas yang lebih dari pantas untuk di jadikannya Ratu.
__ADS_1
Mereka serempak berpikir jika apa Alika menutupi indentitasnya ?
sam halnnya dengan Ayah Clarissa yang sejak awal sudah mencurigai akan identitas Alika yag sebenarnya, ia sedikit khawatir jika Alika memiliki kekuatan di belakangnya untuk membantu Raja Basil ketika rencana nya akan ia jalankan.
Ayah Clarissa pun memerintahkan seseorang untuk mencari tahu tentang siapa Alika sebenarnya.
Sedangkan Clarissa ia sudah tidak perduli lagi dengan Raja Basil, sekarang ia hanya ingin jika Raja Basil dan kekuasaan nya akan hancur, dan jika perlu ia juga menginginkan kematian Alika yang menurutnya Alika lah pemyebab Raja Basil tidak menerimanya.
Sedangkan Alika, wanita yang di perdebatkan mereka terlihat tenang, malah Alika kini ia sedang menikmati bunga - bunga yang ada di paviliunnya bersama Ana dan Vania, seolah mereka tidak tahu dan tidak peduli dengan apa yang terjadi di istana ini.
"Alex aku benar - benar kagum dengan Queen yang bisa bersikap tenang dan tidak mudah di provoksi oleh orang lain" tanya Roger.
Alex mengangguk " benar Queen ia selalu tenang dalam menghadapi masalah apapun, ia tidak akan mengambil tindakan apapun tanpa tidak berpikir lebih dulu"
"mungkin karna memang dia sudah benar - benar berpengalaman dalam menghadapi masalah apapun di kehidupannya dulu"
''benar Queen pernah mengatakan jika memang jdahulu nya Queen adalah seorang agen kepolisian yang selalu berhadapan dengan para musuh atau penjahat yang sangat berbahya" lanjut Alex
dan Roger pun mengangguk menyahuti apa yang di katakan Alex, maka tidak heran jika Queen nya bisa bersikap tenang dalam masalah apapun, seolah ia sudah mengetahui apa rencanya yang akan ia lakukan nanti nya ketika menghadapi para musuh.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
othor mulai bingung ngasih judul 😅😅🤣🙈🙈
vote komen and like terimakasih sebelumnya 🤗🤗
__ADS_1