Pindah Dimensi Alika

Pindah Dimensi Alika
BAB 25


__ADS_3

Queen Alika masih terdiam dengan apa yang ia ketahui kali ini.


''Alex apa mungkin yang di maksud artefak langka itu adalah gelang ini ?'' tanya Alika pada Alexis.


''ya Queen dan yang kedua adalah kalung dimensi yang kau kenakan '' jawab Alex.


Alika tercekat ''aku mengerti sekarang mengapa banyak orang yang menginginkan kedua benda ini, tapi bagaimana mereka tahu dengan adanya kalung di mensi ini ''


''benar Queen maka akan sangat berbahaya jika orang jahat yang menggunkannya, Queen kau dan kita dan juga semua yang berada disini benar - benar harus menjaga semua ini agar tidak terjatuh pada orang yang salah,


dan soal kalung dimensi aku pun tidak mengetaui nya namun mungkin saat dahulu sekali jika kalung dimensi banyak yang menggunkan nya namun karna kekuatan dan kelebihannya banyak yang menghilangkannya karna membuat semua memperebutkan kalung dimensi dan lagi perang saudara oun mungkin akan terjadi karna menginginkan kalun dimensi tersebut '' jawab Alex


Sedangkan Ana yang sejak tadi terdiam ia sangat takjub dengan apa yang ia lihat dan ketahui, bahkan sampai tidak bisa mengelurkan kata - kata.


''namun mungkin kita tak perlu terlalu khawatir karna benda - benda ini yang memilih tuan mereka '' lanjut Alex.


''itu benar bahkan kakek pun tidak bisa menguasai ini, aku benarkan kan ?'' tanya Alika


Alex mengangguk ''namun tetap saja kita harus bisa menjaganya karna mungkin merekapun mencari cara agar bisa mengusai benda - benda ini ''

__ADS_1


Queen mengangguk mengerti.


''apa kau ingin mencoba menggunakan ini siapa tau benda ini akan memilihmu ?'' tawar Alex.


Queen terdiam ''apa aku mesti mencoba nya, apa aku jika gagal kekutan atau kemampuan ku akan tersegel seperti kakek ?'' jawab Alika merasa takut apa yang terjadi pada kakeknya terjadi padanya juga.


Alex menggeleng ''tidak Queen kau tidak memiliki ilmu sihir lagi pula jika kau mencoba sekali dan jika benda tersebut tidak menerimamu tidak akan terjadi apapun, kecuali jika kau memaksa dan mencoba terus - memerus untuk menguasainya '' jelas Alex.


Queen Alika menganghuk mengerti '' lalu bagaimana aku harus melakukannya ''? Tanya Alika lagi.


''kau pegang dan serap energi yang keluar dari ketiga benda tesebut dan gelang itu kau pakailah dan jika benda - benda tersebut menerimamu maka benda - benda itu akan masuk ke dalam dirimu dan akan keluar jika kau membutuhkan nya, kau tau Queen setauku benda - benda ini hanya bisa di kuasai dan di gunakan jika dirinya benar - benar seseorang yang telah terpilih dan orang yang berhati bersih '' Alex menjelaskan kembali pada Alika.


Alika tidak menjawab namun ia melangkah dan mendekati ketiga benda itu walau Alika tidak yakin tapi ia ingin mencobanya.


Saat Alika menyerapnya, ia merasakan perasaan hangat, dan ketika menyerapnya gelang yang di pakaipun perlahan menyerap kedalam kulitnya dan kemudian munculah sebuah tato berbentuk senjata katana dan tombak di lengan kanan


Sontak Alex dan Ana yang melihat itu pun, terkejut karna ketiga benda itu menerima Queen Alika sebagai tuannya, meeeka pun saling menatao dan tersenyum senang dengan pencapainya Queennya.


Sedangkan Alika yang masih merasakan energi yang masuk kedalam dirinya, ia merasakan jika dirinya bertambah kuat bahkan semakin kuat, dan Alika pun bertambah kecantikan nya dan tubuh yang semakin terlihat segar dan kulit nya yang tambah putih bersih, katana dan tombak dengan ujungnya melengkung serti bulan yang ia pegang perlahan menghilang dan berbentuk cahaya dan lalu masuk ke dalam tato di lengan kanan Alika.

__ADS_1


Alika membuka matanya dan melihat Alex dan Ana yang masih terkejut melihat Alika yang berhasil menguasai ketiga benda tersebut dan Alika yang bertambah kuat dan kecantikan nya yang melibihi seorang dewi sekalipun, dan lagi kekuatan energi nya yang mneyebar tanpan ia sadari.


''Alex , Ana '' panggil Alika yang menyadarkan mereka yang masih terpaku melihat dirinya.


Sontak Alex dan Ana pun menunduk tidak berani menatap Queen Alika, yang energi kekuatannya bertambah dan menekan Alex dan Ana yang tak di sadari oleh Alika.


''ada apa , mengapa kalian menunduk ''? Heran Alika.


''ampun Queen bisakah anda menguasai diri agar energi anda tidak keluar, karna kami cukup tertekan dengan energi kuat yang keluar dari anda, mohon ampun jika hamba lancang '' Alex mengatakan dengan nada bergetar dan sambil menunduk karna energi yang sangat kuat pada diri Alika dan kecantikan Alika yang bisa membuatnya khilaf ia takut menyukai jungjungannya sendiri , sedangkan Ana yang tidak sanggup mengeluarkan sepatah katapun dan hanya menunduk tidak berani melihat jungjungannya, bahkan Ana seperti tidak sangguo untuk terus berdiri.


Alika menautkan keningnya bingung yang mendengar Alex berbicara sangat formal padanya dan ia melihat dirinya pada cermin usang yang ada di ruangan itu ,ia sedikit tercengang dengan perubahan pada dirinya dan ia pun mulai menyadari jika mereka tertekan dengan kekuatan baru yang masuk pada dirinya dan ia mulai mencoba menahan kekuatannya agar tidak keluar dan menekan siapapun di didekatnya dan mereka pun kembali ke seperti semula .


''maafkan aku , aku belum terbiasa dengan kekuatan baru yang masuk dalam tubuhku '' ucap sambil terkekeh.


''tidak apa Queen kami mengerti dan selamat anda bisa mengusai ketiga benda tersebut .'' kata Alex sambil tersenyum dan Ana pun ikut mengangguk dan tersenyum pada Alika.


Alika tersenyum dan mengangguk ''sudahlah aku berusaha untuk menggunakannya jika dalam ke adaan terdesak saja dan di gunakan untuk hal yang positif, dan aku tidak ingin kalian menggunakan kata - kata formal lagi padaku, kalian mengerti '' perintah Alika yang sangat tidak suka jika ada yang berbicra formal padanya, Alika dia ingin di anggap setara dan jangan ada kasta mmyang memisahkan mungkin kecuali jika itu dalam hal serius mereka akan berbicara dengn formal.


Alex dan Ana pun merekapun mengangguk serempak, mengerti dengan apa yang di inginkan oleh Queenya.

__ADS_1


Queenya yang sederhana yangvtidak mempermasalahkan pangkat atau kasta yang bahkan dirinya seorang ratu di kerajaan.


Alex dan Ana tersenyum pada Queenya yabg di balas senyuman manis dari Queen Alika.


__ADS_2