Pindah Dimensi Alika

Pindah Dimensi Alika
BAB 24


__ADS_3

''Alex yang ku dengar menurut cerita jika kerajaan cahaya adalah yang terkuat dari ke empat benua '' tanya Alika dan di angguki oleh Ana.


''memang kerajaan cahaya di rumorkan seperti itu namun kami dan terlebih yang mulia, tidak pernah merasa seperti itu, namun ketika peperangan itu meski kalah jumlah kami tetap bisa mengimbangi dan Raja Geraldo kalah dan mati di tangan yang mulia, dengan sisa kekuatan yang mulia miliki , setelah kejadian perang itu yang mulia mengatakan akan menghilang dari benua ini, dan mengatakan jika kami ingin terus berada disini kami akan di tidurkan oleh yang mulia dan ketika waktunya tiba dengan seseorang yang telah di temukan yang mulia untuk meneruskan tahta kami akan terbangun dengan sendirinya , ''


''bagaimana kakek melakukannya , ?''


''menggunakan batu permata itu Queen ''


''apa batu itu juga bisa membawaku kembali ketempat asalaku pikir Queen ''


''kau tau kegunaan batu permata itu ''.


Alex mengangguk ''batu permata itu mempunyai kekuatan sebagai aray pelindung istana ini , dan kegunaan lainnya seperti menjelajah waktu namun hanya bisa digunakan sekali dan yang mulia telah menggunakannya untuk menemukanmu Queen , dan alat itu hanya akan menurut pada seorang raja atau ratu disni dengan meneteskan darahmu pada batu permata tersebut , lalu soal kami yang tertidur dengan panjang karna kami masuk ke dalam kalung dimensi yang akan secara otomatis jika bukan pemiliknya akan tertidur dan terbangun jika berada diluar itu salah satu alasan untuk menjaga kalung dimensi yang di miliki anda Queen karna begitu banyak harta yang berada di sana ''


Queen sedikit kecewa jika ia tidak bisa kembali ke tempat asalnya ,namun tak mengapa baginya, mungkin memang ini sudah takdir untuknya.


''harta ?, setauku harta yang ada di kalung dimensi hanya koin yang bertumpuk di salah satu gedung istana ini dan mungkin ikut keluar juga ''


Alex menggeleng ''yang mulia mengatakn jika sungai yang ada di kalung dimensi mempunyai kegunaan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit bahkan yang hampir mati sekalipun , dan sungai itu pun tidak akan pernah habis atau mengering jika terus di ambil ''


''sungguh. wah aku baru mengatahuinya. namun jika begitu seharusnya ketika kakek sakit meminum air sungai itu ia akan sembuh bukan tapi kakek tidak melakukannya ,''


''jika seorang itu memang sudah waktunya pergi maka air sungai yang di sebut dengan sungai surgawi oleh yang muliapun tak bisa membantunya '' Quenn mengngguk mengerti


''lalu apa hal yang lainnya ''


''kau mungkin sudah tau jika apa yang kau pikirkan di kalung dimensi kau akan mendapatkan apa yang kau inginkan ''


''ash benar dan itu yang selalu membantuku jika ku dalam kesulitan ,'' Queen tak pernah selalu memanfaatkan kalung dimensi hanya jika dirinya dalam kesulitan dan terdesak saja , dan itu pula yang di katakan oleh mendiang kakeknya.


''jika kau masih bisa menggunakan kekutannmu. maka pergunkanlah dengan baik itu akan membuatmu semakin kuat dan jika kau selalu memanfaatkan kalung dimensi kau tidak akan pernah berkembang , pergunkanlah jikakau sedang terdesak saja ''


petuah sang kakek yang selalu di ingat alika yang menjadikan nya wanita yang mandiri dan tidak manja meski ia tahu kalung dimensi yang di berikan kakeknya mempunyai hal yang luar biasa .


''Alex apa batu pertama yang kau maksud bisa menjadi aray pelindung istana ini bisa menyamarkannya dan dengan begitu istana ini tidak akan di lihat oleh orang lain ?''

__ADS_1


Alex mengangguk ''apa kau ingin melakukannya ?''


''ya , sampai keadaan kerjaan ini bisa kembali pulih aku tidak ingin kerajaan lain mengatahui dulu jika kerajaan cahaya telah kembali , biarlah kita memperkuat diri terlebih dahulu ''


Alex mengangguk mengerti.


'' baiklah sudah cukup karna hari sudah malam kita lanjutkan besok saja kau istirahatlah Alex ''


''baik Queen , saya , pamit ''


''Ana kau pun istirahat , kau pegilah ke paviliun mawar kau bisa menempatinya disana , oh Alex kau antarlah Ana lebih dulu ke paviliun mawar '' Alex pun mengangguk.


''mari nona ''?


Ana mengangguk dan mengikuti Alex.


******


Ke esokan harinya Alika tengah bersiap , dia tidak lagi memakai pakaian ke bangsawanan ratunya, hanya menggunakan pakaian yang biasa ia kenankan , yaitu celana jeans sobek dan t-shir pendek dengan rambut dikucir kuda dan sepatu warna putih nya .


''Queen '' Ana yang melihat Alika tidak mengenakan gaunya pun heran dan Alika yang sadar dengan keheranan Ana pun berkata.


'' aku tidak suka harus selalu menggunakan pakaian seperti itu . membuatku susah untuk bergerak , kau bawa makanan, apa kau yang membuatnya ''


Anaa menghela nafasnya, nona nya ini memang benar berbeda dengan wanita yang lainnya pikirnya '' ya Queen aku yang membuat kau makanlah ''


Alika mengangguk ''kita makan bersama '' dan di angguki oleh Ana karna ia sudah tau jika Alika tidak pernah ingin di bantah kemauannya .


saat ini Alika , Ana dan Alex sedang berada di ruang dimana senjata - senjata yang di rebutkan tersimpan .


'' Alex apa ini batu permata yang kau maksud ?'' tunjuk Queen pada batu permata yang tersimpan rapih di atas meja dengan di tutupi kain putih yang sedikit berdebu dan di buka oleh Queen .


Alex mengangguk '' ya Queen kau cobalah teteskan darah mu ''


Alikapun menggores jarinya dan meneteskan darah ke batu permata itu dan cahaya terangpun muncul . mereka bertiga menutup matanya karna cahaya yang sangat menyilaukan mata hingga cahaya itu meredup dan batu permata itu nampak semakin indah .

__ADS_1


Alex tersenyum karna batu permata teesebut menerima Queen sebagai ratu di kerajaan cahaya ini .


''Queen cobalah kau ucapkan beberapa kata perintah apa yang kau inginkan dari batu permata ini ''


Queen tidak menjawab tapi ia menghampiri batu permata itu dan menempelkan tangan nya ke batu permata dan berkata.


'' buatlah aray pelindung untuk melindungi kerajaan cahaya dan buatlah ilusi agar mereka dari luar tidak melihat kerjaan cahaya yang telah berdiri , dan hanya orang - orang yang telah di terima di kerajaan cahaya saja yang bisa melihatnya ''


setelah mengatakan itu cahaya terang mencul kembali namun cahaya itu keluar berbentuk lurus ke atas menembus atap istana dan menyebar ke seluruh kerjaan cahaya dan terlihat seperti kerajaan yang berada di dalam ruang kaca yang besar.


Alika dan Ana pun tampak takjub melihat nya , mereka melihat dari jendela di ruangan tersebut , sedangkan Alex dia terlihat biasa saja karna dia pernah melihat ini sebelumnya.


Setelah itu Alika pun berbalik dan berjalan mengarah ke sebuah peti besar di sudut ruangan yang sudah beedebu .


''apa peti ini yang kau maksud ''


''ya Queen , cobalah untuk membukanya ''


''apa aku harus meneteskan darah lagi '' karna ia melihat peti tersebut tertutup rapat dan tidak ada lubang kunci untuk membuka .


Alex hanya mengangguk, dan helaan nafas terdengar dari Alika, ia mulai menggoreskan kembali jari nya dan di teteskan nya ke arah peti tersebut , peti pun terbuka dan terlihat ada 2 buah senjata dan 1 gelang emas cantik .


Alex , Alika dan Ana pun melihat ke dalam peti itu.


''wah senjata nya keren sekali Queen dan gelang ini pun sangatlah cantik '' Ana yang takjub melihat benda - benda.


''Alex kau tau senjata - senjata ini ''


Alex mengangguk '' ini adalah katana , tombak dan gelang yang berfungsi beregenerasi pada pemiliknya. ini adalah peninggalan dari leluhur yang melegenda di kerjaan cahaya ini karna 3 benda ini memang berhubungan, karna telah di isi kekuatan yang hanya akan berfungsi jika ketiga nya digunkan oleh satu orang saja , jika terpisah hanya akan seperti senjata biasa saja, aku tak menyangka jika yang mulia bisa menemukan senjata - senjata ini ''


''gelang beregenerasi , apa maksudnya ?'' fokus Alika pada gelang yang tidak mengerti dengan fungsi beregenerasi .


''gelang ini jika di pakai pemiliknya akan menyerap ke dalam kulit hingga tidak akan terlihat orang lain dan membuat si pemakai tidak akan mudah terluka dan jika terluka gelang ini akan langsung menyembuhkan luka tersebut dengan cepat bahkan yang luka parah sekalipun ''


Queen dan Ana terpaku mendengar kekuatan gelang tersebut '' benar jika di gunakan oleh orang jahat itu akan sangat berbahaya pikir mereka .''

__ADS_1


__ADS_2