
Rosaline yang sudah duduk dekat dengan ayahnya, "ayah kau tau, wanita itu yang telah mempermalukanku tempo hari di toko pakaian"
Rosaline yang mengatakan ke pada ayahnya dan menunjuk dengan tangannya, ke arah Alika yang berada di sebrangnya, Alika yang tau di bicarakan oleh Rosalin ia tidak peduli sama sekali, lain hal nya dengan Alex dan yang lainnya yang menatap tajam ke arah Rosaline, namun Rosaline tidak peduli dan tidak merasa takut, karna ia merasa aman bersama ayahnya dan lagi sekarang ia sedang berada di dalam istana.
Ayahnya pun melihat ke arah Alika namun dahinya mengkerut''kau yakin dia seorang petualang, jika benar, mengapa bisa seoarang petualang bisa hadir di acara seperti ini" dan lagi ia berpikir jika Alika dan yang lainya, wanita yang di tuduhkan anaknya seorang petualang, tidak terlihat seperti seorang petualang pada umumnya yang pernah ia lihat dan prnah ia temui.
''ya aku melihatnya mengenakan pakaian yang biasa di gunakan para petualng, dan entahlah aku juga tidak mengerti ayah, mengapa wanita itu bisa berada disini, namun yang aku dengar dia di undang langsung oleh Putra Mahkota dengan plakat resmi dari keraajaan, cik mungkin saja wanita itu telah menggoda Putra Mahkota'' ucap Rosaline dengan wajah yang kesal dan tidak rela jika Putra Mahkota tertarik pada wanita lain dan bukan pada dirinya.
''sudahlah jangan kau pikirkan itu dulu, belum tentu wanita petualang itu yang akan di pilih Putra Mahkota bukan, kau fokus saja bagaimana caranya agar Putra Mahkota bisa tertarik padamu'' Nona Rosaline pun mengangguk mengerti karna ia pun sangat menginginkan hal ini, ia sangat percaya diri karna dia adalah wanita yang tercantik dikerajaan Dominik, namun jika di bandingkan dengan Putri Angelina dia lah yang tercantik, tetapi ia tetap mengklaim dirinya yang tercantik, terlepas dari Putri kerajaan Dominik.
.YANG MULIA RAJA BESERTA PERMAISURI , PUTRA MAHKOTA DAN PUTRI ANGELINE MEMASUKI AULA.
Teriakan sang kasim yang sontak mereka semua yang hadir disana berdiri dari tempat duduknya ,dan membungkukkan badanya tanda hormat, namum tidak dengan Alika dan yang lainnya, mereka ikut berdiri namun tidak membungkukkan badannya, mereka hanya menganggukan kepalanya singkat.
__ADS_1
Raja Desmon pun melihat ke arah Alika dan yang lainnya karna tidak membungkukkan badannya, lalu pandangannya tertuju pada Alexis yang juga di sadari Alexis dengan di berikan senyuman oleh Alexis karna ia pikir jika Raja Desmon masih mengingatnya.
benar, itu benar dia kesatria Alexis ia masih hidup, Raja Desmon semakin penasaran dengan identitas Alika yang di maksud oleh anaknya.
"Alex apa kau mengenal Raja Desmon" tanya Alika yang membuat Ana terkejut namun tidak dengan Roger dan Vania yang sudah mengetahuinya, karna Alikabyagvmelihat keterkejutan Raja Desmon ketika milhat ke arah Alex.
"benar Queen aku kira dia sudah tidak mengenaliku karna sudah sangat lama bukan"
"benar, dan sehausnya kau pun sudah berumur dan mempunyai anak seperti Raja Desmon" ucap Vania yang membuat Alika dan Ana tersentak dengan kenyataan yang mereka lupakan, jika mereka hanya tertidur dengan cukup lama, namun umurnya yang tetap dengan umurnya yang masih sama saat mereka tertidur yaitu sekitar 19 tahun seumuran dengan Alika saat ini.
Raja Desmon telah duduk di tempatnya beserta Permaisuri dan Putra mahkota, Raja Desmon, ia hanya mempunyai satu orang istri yang setia dengannya yaitu Permaisuri Fidelya August dan mereka dikaruniai dua orang anak yaitu Putra Mahkota Daniel August dan Putri Angeline August, mereka hanya berbeda dua tahun.
Raja Deamon pun menyuruh mereka yang ada di aula untuk kembali duduk, dan saat ia akan mengataka acara akan di mulai karna ia mengira semua tamu telah hadir, namun sang kasim kembali berteriak.
__ADS_1
.YANG MULIA RAJA BASIL ARSENIO CAVAN DARI KERAJAAN PHONIX MEMASUKI AULA.
Sontak semua pun ikut kembali beradiri beserta Yang Mulia Raja Desmon dan keluarga nya, Alika ia merasa heran dengan kedatangan Raja ini karna dia yang sangat di hormati bahkan dengan yang punya acara sekalipun, yang seorang Raja disini, yang memaksanya untuk ikut berdiri berasama yang lainnya, ia lupa jika Ana pernah mengatakan tentang kerajaan Phonix yang menjadi kerajaan terkuat di ke empat benua, karna ia memiliki kekuatan serta sihir, yang mungkin setara dengan Alika.
Ketika Raja itu masuk, Alika sempat terkejut namun ia tetap menetralkan ekspresinya dengan wajah datarnya. lain dengan Alex dan yang lainya, mereka memikirkan hal yang sama, jika pria itu benar -benar bukan pria yang bisa di remehkan, terbukti jika dia adalah Pria berkuasa di ke empat benua dan yang membuat mereka, semakin waspasa terhadapnya, untuk melindungi Queen mereka, karna mereka berpikir jika Raja Basil mempunyai rencana terhadap Queen mereka yang tidak ingin terjadi sesuatu pada jungjunganya.
Raja itu adalah Pria bertopeng setengah di wajahnya, yang memperhatikan dan menghampiri Alika ketika dirinya di serang.
Raja Basil tersenyum ke arah Alika yang membuat semua wanita bahkan semua orang yang berada disana terkejut, karna Raja Basil yang sulit tersentuh oleh siapapun, apalagi wanita, yang banyak menginnginkan berada di sisinya, mereka membelalakan matanya tidak percaya, bahkan wanita yang berada di sana dalam hatinya menjerit tidak terima.
Alika tidak membalas senyuman pria itu, Alika hanya menatap datar ke arah Raja Basil, Raja Basil yang sudah tertarik dengan Alika sejak awal, dengan kekuatan yang Alika miliki bahkan identitas tersembunyi di balik nya yang telah ia ketahui, yang semakin membuatnya tertarik akan sosok Alika, sosok wanita yang jarang ia jumpai, sikap yang beda dengan wanita lainya bahkan dengan orang lain, mereka yang mempunyai tahta yang dengan mudah menyombongkan diri dengan tahta yang mereka miliki, tapi justru Alika menyembunyikannya dan ia penasaran dan ingin mencari tahu mengapa Alika menyembunyikan statusnya bahkan kekutan yang masih tersembunyi di diri Alika yang dia rasakan.
Raja Deamon yang sadar akan ketertarikan Raja Basil terhadap wanita yang ia curigai sebagai penerus Kerajaan Cahaya, ia tersenyum masam, jika benar identitas wanita itu seperti yang ia pikirkan, maka Kerajaan Cahaya dan Phonix jika di gabung akan sangat sulit untuk ia mengejarnya bahkan untuk menjadi setara dengan mereka pun akan sangat mustahil.
__ADS_1
''Baiklah saya sebagai Raja Kerajaan Dominik sangat berterimaksih kepada yang mulia Raja Basil yang telah bersedia datang ke acara perayan ulang tahun Putra Mahkota Kerajaan Dominik'' Raja Desmon kemudian sedikit membungkukakan badanya beserta keluarga dan mereka semua yang hadir, Raja Basil kemudian mengankat tangannya memberi isyarat agar tidak perlu memberikan hormatnya dan berkata ''lanjutkanlah acaranya'' kemudian ia duduk dikursi yang telah di sediakan dan kebetulan ia berhadapan dengan Alika.