
Saat ini Alika, Ana dan Alex berada di luar istana tepatnya berada di sebuah gazebo sambil memakan makanan ringan dan cofee yang Alika buat di ruang dimensinya .
''Alex apa teman - temanmu dan para prajurit sudah berangkat untuk melaksanakan tugas dari ku ?'' tanya Alika.
''sudah Queen mereka telah menyebar ke semua kerajaan di benua timur ini yang menjadi awal perjalanan mereka '' jawab Alex.
''kerajaan apa yang dekat disini ?''
''kerajaan matahari Queen, apa kau ingin mengunjungi kerajaan tersebut ?.''
''mungkin jika ku bosan berada disini '' jawab Alika sambik mengedikan kedua bahunya.
''Queen kau tau Raja dari kerajaan matahari itu sangat menyukai wanita bahkan ia memiliki harem dan yang ku dengar jika Raja itu mempunyai selir lebih dari 10 '' kali ini Ana yang bercerita .
''cih.. menjijikan ,, kalian tau aku sangat tidak menyukai pria seperti itu dan sekarang aku melarang dengan tegas pria yang berada di kerajaan cahaya hanya boleh memiliki satu orang istri''' tegas Alika.
Alex dan Ana mengangguk serempak seolah setuju dengan apa yang Queen Alika utarakan sebagai perintah atau aturan mutlak dari seorang Ratu.
''Ana kau tau setelah kerajaan cahaya menghilang apa pernah kau dengar kerajaan mana yang terkuat ''? Tanya Alika.
Alex pun menatap Ana karna ia pun penasaran kerajaan mana yang terkuat di zaman ini .
''kerajaan Phonik yang terletak di benua selatan , dan bahkan dari yang ku dengar jika raja kerajaan Phonik, dan Raja nya adalah Raja yang sangat kejam dan sangat kuat, semua kerajaan pun tunduk pada mereka namun menurut rumor jika beliau adalah Raja yang sangat tampan '' ucap Ana..
''kau pernah melihatnya ''? Tanya Alika.
Ana menggeleng ''lalu dari mana kau tau jika ia tampan '' kata Queen
"aku kan berkata jika itu hanya lah rumor yabg beredar. ''jawab Ana
Alika tersenyum dan mengngguk "ah aku jadi benar - benar ingin berpetualang ''
__ADS_1
''mengapa tidak Queen, sebelum kerjaan ini benar - benar pulih dan belum ada nya rakyat disini bukankah kau bisa berpetulang terlebih dahulu, dan mungkin dalam perjalanmu kau bisa menemukan orang - orang yang tepat untuk berada di kerajaan cahaya ini '' Alex yang mengutarakan pendapatnya dan disetujui oleh Ana.
Alika pun sedikit berpikir dan detik kemudian ia mengangguk setuju.
''baiklah, lalu baiknya kita mulai dari mana ?" tanya Alika
''di benua timur ini kan belum kau jelajahi semua Queen ada 3 kerajaan lagi di benua ini ?'' sarkas Ana
''3 kerjaan, apa kau pernah singgah di salah satu kerjaan di benua ini ?'' Alex bertanya dan penasaran kerajaan mana yang Queen datangi sebelum sampai disini .
Queen mengangguk ''aku singgah di kerajaan awan dan sepertinya kita mulai dari kerjaan matahari yang terdekat lebih dahulu '' dan setujui oleh Ana dan Alex.
''Ana apa kau ingin berlatih bela diri kau bisa meminta Alex untuk mengajari mu , Alex apa kau mau mengajari Ana sebelum kita berpetualang ?'' lanjut Alika.
'' tentu Queen '' jawab Alex sambil tersenyum ke arah Ana dan Ana yang di berikan senyuman oleh ex pun tersipu malu dengan wajah yang memerah ia menundudukan kepalanya agar tak terlihat oleh Alika dan Alex,
namun Alika melihatnya dan menyadari nya , Alika yang memang berencana menjodohkan Alex dan Ana yang menurutnya cocok namun jika mereka tidak memiliki ketertarikan satu sama lain tidak akan memaksakanya .
''tentu Queen kau sudah di berikan kekuatan dari sejak awal kau mncabut pedang es biru dan ketiga benda legenda tersebut maka ku tinggal melatih nya da menguasainya ''
'''baiklah dan kau yang akan mengajari ku dan Ana, skarang kau punya dua orang murid , kau siap ?''
''baik Queen , namun aku hanya bisa mengarahkan apa yang ku ketahui saja selebihnya untuk kekutanmu kau yang akan mengetahui nya apa yang harus kau lakukan ''
''aku mengerti '' jawab Queen.
*****
Kini Alika sedang berlatih menggunakan kekuatan yang ia dapatkan ketika menjadi ratu dan kekuatan baru yang baru di serap kemarin dua senjata katana dan tombak walaupun sebenarnya Alika telah mengusai senjata tajam dalam bentuk apapun , namun Alika mesti melatih lagi karna senjata tajamnya kali ini mempunyai kekutan yang mesti ia kuasai , seperti pedang es biru ketika ia melatih nya dan mulai menebas apapun , dan tebasan dari pedang es biru tersebut menjadikan apapun yang di tebasnya menjadi sebuah bongkahan es dan hancur seketika .
Alika sempat tercengang dengan apa yang ia lihat dan detik berikutnya ia tersenyum senang dengan apa yang di milikinya .
__ADS_1
Kali ini katana dan tombak , dan mulai lebih dulu dengan katana nya , ia memang sudah biasa menggunakannya hingga ia hanya tinggal mengusai kekeuatan yang ada pada katana dan tombak , namun ketika ia mencoba menggunakan katana itu dan ia memegangnya , ia mengarahkan katana itu ke depan karna merasakan energi yang akan keluar dari katana tersebut . dan membuatnya tercengang dan membelalakan matanya terkejut karna katana itu yang seperti membuat bayangan nyata dengan begitu banyaknya katana yang melesat keluar hingga membuat puluhan pohon langsung tumbang seketika , Ana dan Alex yang melihat pun membelalakan matanya , sungguh senjata yang sangat berbahaya dan mengerikan pikir mereka .
Alika tak menyangka jika katana ini mempunyai kekuatan yang luar biasa ia pikir senjata ini sangat cocok jika berada dalam sebuah peperangan atau sedang dalam ke adaan terkepung , lanjut ia mencoba menggunakan tombak, ia sedikit kesulitan ketika mencoba menggunakannya, karna bentuknya yang panjang, namun ia coba gunakan dan kuasai , tombak ini juga mempunyai kekuatan yang sama hebatnya dengan katana, ia hanya tinggal mengibaskan ke depan namun efeknya mebuat pohon yang ada di depannyapun tumbang tanpa harus menyentuhnya , Alika berpikir jika kedua senjata yang berbahaya ini hanya ia gunakan ketika ia benar - benar terdesak .
''Queen kedua senjata ini sungguh sangat berbahaya '' Alex mengatan hal tersebut pada alika dan di angguki oleh Ana.
''benar , aku tak menyangka jika kedua senjata ini sangat mengerikan bahkan lebih berbahaya dari senjata yang ku miliki '' sontak membuat Ana mengingat ketika Alika meledakan sesuatu ke arah perampok sebelum datang kemari.
''benar Queen kedua senjata ini sangat berbahaya dan mengerikan , jika senjata yang kau miliki hanya meeledak dan bisa tanpa membunuhnya , namun kedua senjata ini sudah pasti akan terbunuh dan malah akan terpotong tubuhnya '' Ana bergidik ngeri membayang kan jika pohon - pohon yang di depannya adalah manusia .
''meledak , apa senjata mu yang bisa meledak Queen ?''
Alika pun mengeluarkan pistolnya ''seperti ini '' lalu ia menembak burung yang sedang singgah di salah satu pohon , dan burung itupun mati dan terjatuh , Alexpun terkejut dengan apa yang Alika miliki .
''Alex akupun berencana akan memberikan semua prajurit dan juga kesatria untuk bisa menggunakan senjata ini , ini namanya senjata api , yaitu pistol , senjata ini ada berbagai bentuk dan cocok di gunakan dalam jarak jauh , kegunaan nya pun hampir sama dengan panah dengan mengarah ke satu titik namun pistol ini hanya menggunakan sebuah peluru yang dapat di isi ulang, dan menggunakannya pun mudah kau hanya tinggal tekan atau menarik pelatuknya seperti ini '' lanjut Queen sambil mencontohkannya pada Alex.
Alex mengangguk antusias dengan senjata yang akan Queen nya berikan ''kau ingin mencobanya '' tawar Alika pada Alex dan Alex pun mengangguk .
Alex memegang pistol tersebut ''kau arahkan ke satu titik cobalah ke pohon itu dan tarik pelatuknya seperti ini '' Alex mengangguk mengerti dan segera mencobanya.
dorrr ...
Dengan satu kali percobaan Alex bisa menggunkan pistol tersebut.
'' bagus, lalu kau cobalah pada benda hidup atau hewan seperti burung yang aku tembak tadi''
Alexpun mengedarkan pandangannya dan menemukan target yang cocok yaitu target se ekor burung yang sedang berdiam di salah satu pohon yang tertebas oleh Queenya dan ia mulai mengarahkan pistolnya dan dorrr... ia berhasil burung itu tertembak dan ia sangat puas dengan apa yang ia pelajari hari ini dengan senjata barunya .
''baguslah kau bisa dengan cepat menguasainya , kau simpanlah pistol itu , ingat jangan kau gunakan pada sembarang orang , kau mengerti ,'' Alex mengangguk.
'' dan kau nanti yang akan mengajari semua prajurit dan ksatria untuk menggunakan senjata api itu '' lanjut Alika.
__ADS_1
Alex pun kembali mengangguk mengerti .